Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 300
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran “memasang alarm” jelang peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Dari Aula Serba Guna Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (18/2/2026), ia menekan seluruh OPD, pemerintah kabupaten/kota, hingga relawan agar mengawal distribusi bantuan secara ketat dan bebas manipulasi.

“Ini program besar. Jangan main-main dengan data penerima. Kalau koordinasi lemah, yang terjadi di lapangan adalah kebocoran dan salah sasaran,” tegas Agustiar.

Ia meminta seluruh lini bekerja satu komando dan siap turun langsung ke titik-titik rawan masalah. “Bupati, camat, lurah, kepala desa, sampai relawan wajib bergerak. Saya tidak mau ada warga berhak yang tercecer,” katanya.

Gubernur menegaskan KHBS berdiri di atas prinsip keadilan sosial, bukan kepentingan politik. “Tidak ada urusan partai, suku, atau agama. Ukurannya hanya satu: layak atau tidak layak menerima,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga mengingatkan aparat pengawas dan penegak hukum ikut mengawal distribusi. “Skala penyaluran ini masif. Pengawasan harus setara masifnya,” tandasnya.

Plt. Kepala Diskominfosantik Kalteng Rangga Lesmana memaparkan Pemprov mengunci proses klaim dengan mesin EDC agar setiap transaksi terekam digital. “Semua klaim tercatat. Kartu dipindai, bantuan diverifikasi. Sistem ini menutup celah manipulasi,” jelas Rangga.

Kepala Dinsos Kalteng Eddy Karusman menyatakan KHBS menyalurkan paket pangan senilai Rp150.000 dan bantuan tunai Rp250.000 melalui Bulog dan Bank Kalteng kepada 279.434 keluarga di 13 kabupaten dan 1 kota.

“Penerima kami tetapkan berbasis data resmi dan verifikasi lapangan. Relawan Huma Betang memantau, memvalidasi, dan melaporkan titik distribusi,” kata Eddy.

Pemprov Kalteng menargetkan KHBS bukan sekadar bagi-bagi bantuan, tetapi instrumen perlindungan sosial yang bersih dari titipan, tepat sasaran, dan bisa dipertanggungjawabkan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RAPBD 2027 Disorot, DPRD Kalteng Desak Karhutla dan Kemiskinan Jadi Prioritas

    RAPBD 2027 Disorot, DPRD Kalteng Desak Karhutla dan Kemiskinan Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026 DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (15/9/2026), berlangsung dengan sorotan tajam dari fraksi-fraksi terhadap Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kalteng Riska Agustina ini dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, yang hadir mewakili Gubernur […]

  • 21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Presiden Prabowo Subianto membuka sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan bekerja dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Jumat (14/8/2026). Pidato tersebut tidak sekadar menyajikan deretan angka. Prabowo menggunakan capaian di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga ekonomi rakyat sebagai gambaran arah pemerintahannya. […]

  • SMAN 1 Palangka Raya Kembali Rayakan HUT Sekolah Ke-67 Tahun

    SMAN 1 Palangka Raya Kembali Rayakan HUT Sekolah Ke-67 Tahun

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Enam puluh tujuh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. SMAN 1 Palangka Raya kembali merayakan hari jadinya dengan semangat kebersamaan yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, alumni, hingga masyarakat, Senin (3/8/2026) pagi. Sekolah yang beralamat di Jalan Ais Nasution No. 2, Palangka Raya ini telah menjadi saksi lahirnya ribuan lulusan yang kini […]

  • Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya

    Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Siswa di sejumlah sekolah Kalimantan Tengah mulai pekan ini bakal pulang lebih awal. Bukan karena libur, tapi karena setiap jam pelajaran kini dipersingkat, dari yang biasanya 45 menit menjadi hanya 30 menit. Kebijakan ini bukan tanpa sebab: kabut asap yang kian tebal di sejumlah wilayah dinilai sudah mengganggu proses belajar mengajar. […]

  • Sumber Air Terbatas, DPRD Kalteng Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Karhutla

    Sumber Air Terbatas, DPRD Kalteng Dorong Solusi Jangka Panjang Atasi Karhutla

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 91
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayabirneo – Persoalan minimnya sumber air di kawasan gambut kembali menjadi sorotan dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, khususnya saat memasuki musim kemarau. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sutik, mengatakan keterbatasan pasokan air di lokasi kebakaran membuat proses pemadaman api menjadi tidak mudah. “Selama ini untuk […]

  • Dentuman Misterius Menggema hingga Bandung, Ternyata Ini Asal Suaranya!

    Dentuman Misterius Menggema hingga Bandung, Ternyata Ini Asal Suaranya!

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 49
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Suara dentuman disertai gemuruh yang terdengar di sejumlah wilayah Jawa dan Lampung dalam beberapa hari terakhir sempat membuat warga bertanya-tanya. Fenomena tersebut bahkan dilaporkan terasa hingga sejumlah kawasan di Jawa Barat. Penjelasan mengenai suara misterius itu kini mengarah pada aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang masih mengalami erupsi secara […]

expand_less