Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 516
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan.

Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang telah melalui tahapan pelayanan di tingkat kabupaten/kota. Namun realitas di lapangan menunjukkan banyak pasien datang langsung tanpa mengikuti prosedur tersebut.

“Seharusnya ada proses berjenjang. Dari daerah dulu, baru ke provinsi. Tapi yang terjadi, banyak langsung ke sini,” ujarnya, di Kantor Gubernur, Selasa (21/4/2026) pagi.

Kondisi ini, kata dia, menciptakan tekanan berlapis di ruang IGD. Data internal menunjukkan peningkatan kunjungan pasien yang tidak diimbangi dengan distribusi layanan di daerah. Akibatnya, kapasitas layanan yang sebenarnya dirancang untuk rujukan lanjutan justru dipenuhi kasus-kasus yang seharusnya bisa ditangani di tingkat awal.

Gubernur juga menyoroti persoalan administratif, terutama terkait kepesertaan BPJS Kesehatan. Ia mengungkapkan adanya pasien dengan status tidak aktif atau tidak tertib administrasi, yang pada akhirnya berdampak pada pembiayaan layanan.

“Kalau tidak sesuai mekanisme, beban itu bisa jatuh ke APBD provinsi. Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.

Ia menilai, jika pola ini terus berlangsung, bukan hanya pelayanan yang terganggu, tetapi juga keberlanjutan anggaran kesehatan daerah bisa terancam. Karena itu, pembenahan sistem dinilai menjadi langkah mendesak.

Pemerintah Provinsi, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk memperkuat layanan di rumah sakit wilayah serta mendorong peningkatan kapasitas fasilitas kesehatan kabupaten/kota. Selain itu, pengembangan layanan baru juga diproyeksikan untuk mengurangi ketergantungan pada RSUD Doris.

“Kalau alurnya dijalankan dengan benar, sebenarnya cukup. Jangan semua ditumpuk di satu titik,” katanya.

Gubernur berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, dapat disiplin mengikuti sistem rujukan agar pelayanan kesehatan berjalan lebih efektif dan merata.

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 16 Tahun GERDAYAK, Dari Menjaga Budaya hingga Menyiapkan Masa Depan Dayak

    16 Tahun GERDAYAK, Dari Menjaga Budaya hingga Menyiapkan Masa Depan Dayak

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Memasuki usia ke-16 tahun, GERDAYAK Indonesia berupaya mempertegas perannya sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga identitas budaya Dayak, tetapi juga ikut menyiapkan masyarakat menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan dunia kerja yang terus berubah. Ketua Umum DPP GERDAYAK Indonesia, Yansen A. Binti, mengatakan organisasi yang dipimpinnya kini fokus membangun kualitas sumber daya […]

  • KPK Akhiri Penyidikan Kasus Tambang Nikel Rp2,7 T Bupati Konawe Utara

    KPK Akhiri Penyidikan Kasus Tambang Nikel Rp2,7 T Bupati Konawe Utara

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 198
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Dalam dinamika penegakan hukum tindak pidana korupsi, keputusan penghentian perkara kerap memantik perhatian publik. Hal itu pula yang terjadi saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan menghentikan penanganan kasus dugaan korupsi dan suap izin pertambangan nikel yang sempat menyeret nama mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman. KPK melalui Juru Bicaranya, Budi Prasetyo, menjelaskan […]

  • Pemprov Kalteng dan Bawaslu Siapkan Benteng Informasi Pemilu, Perang Terbuka Lawan Hoaks

    Pemprov Kalteng dan Bawaslu Siapkan Benteng Informasi Pemilu, Perang Terbuka Lawan Hoaks

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memasang kuda-kuda menghadapi dinamika Pemilu dengan menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi ini dibahas serius dalam audiensi dan rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Aula Kanderang Tingang Diskominfosantik Kalteng, Selasa (27/1/2026). Langkah ini menegaskan sikap Pemprov Kalteng untuk tidak memberi ruang […]

  • OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    OTT Bea Cukai: KPK Kejar Satu Tersangka, Aset Rp40,5 Miliar Disita

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 266
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkeras sikap dalam pengusutan dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Lembaga antirasuah itu secara terbuka mengultimatum pemilik PT Blueray berinisial JF (John Field) untuk segera menyerahkan diri setelah melarikan diri saat upaya penindakan dilakukan. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan […]

  • Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    Optimisme Ekonomi Kalteng 2026 Harus Dijaga dengan Kerja Nyata

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, optimisme Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2026 patut diapresiasi. Saat banyak daerah mulai waspada terhadap ancaman perlambatan ekonomi dunia, Kalimantan Tengah justru melihat peluang untuk tetap tumbuh melalui kekuatan sektor pertanian, hilirisasi industri, dan investasi daerah. Optimisme itu bukan tanpa alasan. Kalimantan Tengah […]

  • Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan lagi sekadar mengenang perjuangan melawan penjajahan di masa lalu. Di era modern saat ini, kebangkitan bangsa juga dimaknai sebagai perjuangan menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Di Kalimantan Tengah, semangat kebangkitan itu hidup melalui upaya masyarakat Dayak mempertahankan warisan budaya leluhur agar tidak hilang […]

expand_less