Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » DPRD Kalteng Prioritaskan Raperda Konflik Pertanahan Pada Sidang II 2026

DPRD Kalteng Prioritaskan Raperda Konflik Pertanahan Pada Sidang II 2026

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mulai menggeber agenda Masa Persidangan II Tahun 2026. Melalui Rapat Badan Musyawarah (Banmus), DPRD bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyusun ulang jadwal kegiatan legislatif, dengan Raperda Konflik Pertanahan muncul sebagai salah satu isu paling krusial yang akan dibahas dalam waktu dekat.

Rapat Banmus berlangsung di Ruang Rapat Gabungan DPRD Kalteng, Senin (2/2/2026), dan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Kalteng Junaidi, didampingi Wakil Ketua II Muhammad Anshari. Sejumlah pimpinan dan anggota Komisi I hingga Komisi IV turut hadir bersama Sekretariat DPRD dan tenaga ahli.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diwakili Asisten Administrasi Umum Sunarti, yang menegaskan komitmen eksekutif mengikuti ritme pembahasan DPRD. Namun, ia menekankan pentingnya fleksibilitas jadwal agar tidak berbenturan dengan agenda strategis pemerintah daerah.

“Kami mengikuti alur yang telah disepakati. Jika terjadi benturan agenda dengan kegiatan Pemprov, kami akan menyampaikan penyesuaian,” kata Sunarti secara terbuka.

Sorotan utama rapat mengarah pada keputusan DPRD untuk mengakomodir Raperda Konflik Pertanahan, yang dijadwalkan dibahas pada Februari 2026. Raperda ini akan dikawal melalui Panitia Khusus (Pansus) lintas komisi, melibatkan Komisi II, Komisi III, dan Komisi IV.

Junaidi menyebut DPRD sengaja memadatkan jadwal pembahasan untuk mengejar target penyelesaian seluruh Raperda sebelum akhir Maret 2026. DPRD juga membuka opsi pelaksanaan rapat secara paralel di ruang berbeda demi efisiensi waktu.

Selain pembahasan Raperda, DPRD memasukkan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sektor perkebunan dan pertambangan. Agenda ini dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan persoalan konflik lahan yang kerap muncul di Kalimantan Tengah.

Banmus juga menyepakati pengaturan jam rapat yang lebih ketat, serta meniadakan agenda konsultasi dari jadwal resmi DPRD. Konsultasi hanya akan dilakukan secara insidentil dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini menegaskan sikap DPRD Kalteng untuk mengefektifkan kerja legislasi, sekaligus mendorong percepatan penyelesaian regulasi yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video Viral Ucapan Ultah Istri Gubernur, Agustiar Sebut Ada yang Menggerakkan 40 Akun

    Video Viral Ucapan Ultah Istri Gubernur, Agustiar Sebut Ada yang Menggerakkan 40 Akun

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 79
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Polemik video viral ucapan selamat ulang tahun untuk Aisyah Thisia Halijam, istri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, kembali menjadi sorotan. Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, Agustiar mengungkap dugaan adanya pihak yang menggerakkan sejumlah akun untuk memperbesar isu tersebut. Pernyataan itu disampaikan Agustiar saat menerima Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan di […]

  • DPRD Kalteng Kritik Kinerja Satpol PP: Dampak ke Masyarakat Dinilai Belum Terlihat

    DPRD Kalteng Kritik Kinerja Satpol PP: Dampak ke Masyarakat Dinilai Belum Terlihat

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalteng dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Meski realisasi keuangan Satpol PP tercatat mencapai 90,03 persen, DPRD menilai capaian tersebut belum sejalan dengan kualitas dampak pelayanan […]

  • Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh kembali jadi borok tahunan. Ombudsman RI membuka fakta pahit: 652 aduan pekerja soal maladministrasi THR sepanjang 2023–2025 belum tuntas ditangani. Negara dinilai masih setengah hati melindungi hak normatif buruh, sementara perusahaan bandel terus mengulang pelanggaran menjelang THR 2026. Anggota Ombudsman RI Robert Na […]

  • Presiden Prabowo Kunjungi Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Perbatasan Terdepan

    Presiden Prabowo Kunjungi Miangas, Tegaskan Negara Hadir hingga Perbatasan Terdepan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Miangas — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kehadiran negara hingga titik terdepan Indonesia dengan mengunjungi Pulau Miangas, Jumat (9/5/2026). Kunjungan ke pulau paling utara Indonesia itu dilakukan usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina. Pesawat yang membawa Presiden tiba sekitar pukul 10.45 WITA. Kehadiran kepala negara di wilayah perbatasan tersebut […]

  • Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Tekan Krisis Sampah Lewat Ekonomi Sirkular

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 102
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Banyumas – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini menegaskan dorongan pemerintah terhadap pengelolaan sampah modern berbasis teknologi dan ekonomi sirkular. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung alur pengolahan sampah dari hulu hingga hilir. Ia mengamati bagaimana teknologi […]

  • Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

    Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 235
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Kinerja ekspor batu bara Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mengalami penurunan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor komoditas batu bara terkoreksi hingga 20,27 persen secara kumulatif, menjadi US$22,17 miliar atau setara Rp371,3 triliun dengan asumsi kurs Rp16.748 per dolar AS. Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan capaian periode yang […]

expand_less