Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Musda XI Golkar Dibuka, Edy Pratowo: Mesin Partai Harus Dipanaskan dari Sekarang

Musda XI Golkar Dibuka, Edy Pratowo: Mesin Partai Harus Dipanaskan dari Sekarang

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 25 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Partai Golkar Kalimantan Tengah mulai memanaskan mesin politiknya. Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya yang digelar di Aquarius Boutique Hotel, Sabtu (25/7/2026), bukan sekadar agenda memilih ketua baru, tetapi menjadi panggung konsolidasi untuk menentukan arah pergerakan partai menghadapi dinamika politik ke depan.

Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan Musda harus menjadi momentum membangun organisasi yang lebih solid, bukan sekadar pergantian kepengurusan.

“Musda merupakan forum tertinggi partai di tingkat kota. Di sinilah kita mengevaluasi kepengurusan, menyusun program kerja, dan memperkuat organisasi agar semakin siap menjawab tantangan,” ujar Edy.

Menurutnya, seluruh kader memiliki tanggung jawab menjaga kekompakan. Ia mengingatkan bahwa kekuatan Golkar tidak hanya ditentukan oleh figur pemimpin, tetapi juga oleh soliditas hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Musda XI membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020–2026, penyusunan program kerja baru, rekomendasi politik, hingga pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya.

Edy menilai forum tersebut harus menghasilkan keputusan yang benar-benar mencerminkan aspirasi kader, sehingga kepengurusan baru memiliki legitimasi kuat untuk membawa organisasi lebih progresif.

“Melalui musyawarah untuk mufakat, kita ingin melahirkan keputusan terbaik demi kemajuan Partai Golkar dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengingatkan bahwa Golkar tidak boleh puas hanya mengandalkan sejarah sebagai partai besar. Menurutnya, perubahan sosial dan perkembangan teknologi menuntut partai untuk terus berbenah.

“Golkar harus hadir dengan solusi nyata. Persoalan ekonomi, pelayanan publik, UMKM, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat harus menjadi fokus perjuangan kita,” tegas Fairid.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader yang selama lima tahun terakhir tetap menjaga soliditas organisasi dan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar.

Bagi Golkar, Musda XI bukan hanya soal memilih nakhoda baru. Forum ini menjadi ujian apakah partai mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, modern, dan mampu mengonsolidasikan seluruh kekuatan politik di Palangka Raya. Dari forum inilah arah perjuangan Golkar lima tahun ke depan mulai ditentukan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Kalteng Tegaskan Kedamangan Tak Boleh Melemah, Lembaga Adat Diminta Tetap Jadi Penjaga Hukum dan Budaya

    Pemprov Kalteng Tegaskan Kedamangan Tak Boleh Melemah, Lembaga Adat Diminta Tetap Jadi Penjaga Hukum dan Budaya

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas soal masa depan lembaga adat. Di tengah derasnya arus modernisasi, Kedamangan diminta tidak kehilangan peran dan wibawa, tetapi justru harus semakin kuat sebagai penjaga hukum adat, pelestari budaya Dayak, sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial. Penegasan itu disampaikan dalam kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Kebijakan […]

  • Gas Melon Langka, Stok Aman: Siapa Bermain di Balik Distribusi Elpiji 3 Kg?

    Gas Melon Langka, Stok Aman: Siapa Bermain di Balik Distribusi Elpiji 3 Kg?

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram kembali memicu tanda tanya besar di Kalimantan Tengah. Di satu sisi, pemerintah memastikan stok dan kuota distribusi dalam kondisi aman. Namun di sisi lain, masyarakat tetap kesulitan mendapatkan gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah. Kondisi yang bertolak belakang itu kini menjadi sorotan Dinas […]

  • Jelang Tahun Baru, Bupati Barito Timur Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

    Jelang Tahun Baru, Bupati Barito Timur Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Tamiang Layang – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengambil langkah cepat dengan menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya intensitas hujan yang menyebabkan genangan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan perbatasan antar kabupaten. Penetapan status darurat tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Barito Timur Nomor 130/187/PEM/XII/2025 tentang Tanggap […]

  • Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DAYABORNEO — Indonesia menegaskan komitmennya pada diplomasi dialog dan pembangunan inklusif dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Forum global tersebut mengusung tema “A Spirit of Dialogue” sebagai ajakan membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks. Dikutip dari akun Facebook nya, Dalam forum itu, Presiden RI Prabowo Subianto […]

  • Ain Koto Akui Salah, Sebut Aksi Celana Dalam Spontan dan Bantah Ada Niat Melecehkan

    Ain Koto Akui Salah, Sebut Aksi Celana Dalam Spontan dan Bantah Ada Niat Melecehkan

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ain Nasriko alias Ain Koto akhirnya memberikan penjelasan terkait aksi celana dalam yang menjadi polemik saat penampilan Band R.A.S.Y.A dalam kegiatan penggalangan dana korban Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Usai menjalani Sidang Adat di Aula Kantor Kecamatan Jekan Raya, Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Jumat (25/9/2026), Ain menemui awak media dan menyampaikan […]

  • Kalimantan Tengah Lahir dari Perlawanan Rakyat Dayak

    Kalimantan Tengah Lahir dari Perlawanan Rakyat Dayak

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kalimantan Tengah tidak lahir dari hadiah kekuasaan. Provinsi ini lahir dari tekanan, tuntutan, dan perjuangan panjang masyarakat Dayak yang merasa tanah mereka selama bertahun-tahun hanya menjadi halaman belakang pembangunan di Pulau Kalimantan. Jauh sebelum resmi berdiri pada 23 Mei 1957, suara kemarahan rakyat pedalaman sudah menggema dari Barito, Kapuas, hingga Kotawaringin. Masyarakat Dayak saat itu […]

expand_less