Agustiar Sabran Minta Orang Tua Jangan Lepas Tanggung Jawab
- account_circle D'Borneo
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 22
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran didampingi istri menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan tegas kepada seluruh orang tua di Bumi Tambun Bungai. Di tengah derasnya pengaruh media sosial, narkoba, pergaulan bebas, hingga kekerasan terhadap anak, keluarga diminta tidak lengah dan tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan karakter kepada sekolah.
Pesan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (26/7/2026).
Menurut Agustiar, ancaman terhadap generasi muda semakin nyata. Karena itu, keluarga harus kembali menjadi benteng pertama yang membentuk karakter, moral, dan masa depan anak.
“Mendidik anak memang bukan tugas yang mudah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak agar lahir generasi yang berakhlak, berkualitas, dan siap menghadapi masa depan,” tegas Agustiar.
Ia menekankan, membangun Kalimantan Tengah tidak cukup hanya dengan jalan, jembatan, atau gedung megah. Yang jauh lebih penting adalah menyiapkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Agustiar meminta para orang tua tidak hanya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga meluangkan waktu mendampingi anak, mengawasi pergaulan mereka, serta menanamkan nilai agama, adat, dan budaya lokal sejak dini.
“Komitmen itu harus diwujudkan dalam langkah nyata. Ciptakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah anak, sehingga mereka tumbuh menjadi Generasi Emas yang mampu membawa Kalimantan Tengah semakin maju,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba mewarnai dan Senam Anak Ceria. Bantuan turut diberikan kepada keluarga yang memiliki anak berisiko stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan ketahanan keluarga.
Ribuan warga memadati Bundaran Besar untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua BKOW, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, peringatan HAN dan HARGANAS bukan sekadar agenda tahunan. Momentum ini menjadi pengingat bahwa masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga oleh keberhasilan keluarga dalam melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap bersaing di masa depan. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar