Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Artikel » Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

Algoritma Media Sosial Jadi “Guru Liar”: Ancaman Sunyi yang Membentuk Pola Pikir Anak

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 63
  • comment 0 komentar

Di balik layar ponsel yang tampak sederhana, ada kekuatan besar yang diam-diam membentuk cara berpikir anak-anak: algoritma media sosial. Tanpa disadari, sistem ini bekerja seperti “guru liar”—mengajarkan nilai, preferensi, bahkan cara pandang hidup, tanpa kurikulum yang jelas dan tanpa pengawasan langsung.

Fenomena ini bukan isapan jempol. Seiring meningkatnya penetrasi internet di kalangan anak dan remaja, durasi konsumsi konten digital juga melonjak signifikan. Anak-anak kini menghabiskan berjam-jam setiap hari di platform media sosial, dari menonton video pendek hingga berinteraksi dalam ruang digital yang nyaris tanpa batas. Dalam kondisi ini, algoritma berperan sebagai “penentu arah”—menyodorkan konten yang terus disesuaikan dengan kebiasaan dan minat pengguna.

Masalahnya, algoritma tidak dirancang untuk mendidik, melainkan untuk mempertahankan perhatian. Artinya, konten yang muncul bukan selalu yang terbaik, tetapi yang paling menarik dan memicu interaksi. Ini membuka ruang besar bagi paparan konten dangkal, sensasional, bahkan berpotensi merusak nilai-nilai dasar anak.

Analisis sederhana menunjukkan bahwa anak yang terpapar konten berulang dari algoritma cenderung mengalami penguatan pola pikir tertentu—baik itu positif maupun negatif. Dalam banyak kasus, konten viral yang berulang dapat membentuk persepsi realitas yang bias. Anak bisa menganggap sesuatu yang populer sebagai sesuatu yang benar, tanpa proses berpikir kritis.

Lebih jauh, efek “echo chamber” atau ruang gema memperparah situasi. Algoritma cenderung menampilkan konten serupa secara terus-menerus, sehingga anak terjebak dalam sudut pandang yang sempit. Ini berisiko menghambat perkembangan empati, toleransi, dan kemampuan memahami perbedaan.

Di sinilah letak ancaman sesungguhnya. Ketika algoritma mengambil alih peran edukatif, maka fungsi keluarga—khususnya orang tua—mulai tergeser. Tanpa pendampingan, anak akan lebih percaya pada apa yang mereka lihat di layar dibandingkan nilai yang diajarkan di rumah.

Namun, kondisi ini bukan tanpa solusi. Kunci utama tetap pada penguatan peran orang tua dalam mendampingi anak di ruang digital. Literasi digital menjadi kebutuhan mendesak, bukan hanya bagi anak, tetapi juga bagi orang tua. Pengawasan aktif, pembatasan waktu layar, serta dialog terbuka tentang konten yang dikonsumsi menjadi langkah penting untuk menyeimbangkan pengaruh algoritma.

Selain itu, peran pemerintah dan platform digital juga tidak bisa diabaikan. Regulasi yang lebih ketat terhadap konten anak serta transparansi algoritma menjadi bagian dari upaya perlindungan generasi muda.

Pada akhirnya, algoritma hanyalah alat. Namun tanpa kendali, ia bisa menjadi “guru liar” yang membentuk generasi tanpa arah. Pertanyaannya kini, siapa yang lebih dominan dalam mendidik anak—orang tua atau algoritma? Jawabannya akan menentukan wajah masa depan Indonesia. (red)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

    Gubernur Agustiar Ultimatum OPD: Jangan Main-Main dengan Data Penerima KHBS

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 230
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran “memasang alarm” jelang peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Dari Aula Serba Guna Rumah Jabatan Gubernur, Rabu (18/2/2026), ia menekan seluruh OPD, pemerintah kabupaten/kota, hingga relawan agar mengawal distribusi bantuan secara ketat dan bebas manipulasi. “Ini program besar. Jangan main-main dengan data penerima. Kalau koordinasi […]

  • DPD Gerindra Kalteng Gelar Bukber, Perkuat Sinergi dengan Pemda

    DPD Gerindra Kalteng Gelar Bukber, Perkuat Sinergi dengan Pemda

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPD Partai Gerindra Kalimantan Tengah memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat komunikasi politik dan kebersamaan sosial melalui kegiatan buka puasa bersama di Kantor DPD Gerindra Kalteng, Minggu (22/2/2026). Kegiatan yang dihadiri kader, simpatisan, tokoh masyarakat, serta Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran itu dikemas dengan pembagian sembako kepada masyarakat yang hadir. Dalam sambutannya, […]

  • Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

    Gubernur Agustiar Rombak Pejabat Pemprov: Stop Kerja Seremonial

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran kembali mengguncang struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Kalteng. Enam pejabat tinggi pratama resmi dilantik di Istana Isen Mulang, Selasa (26/5/2026), dengan pesan keras: jabatan bukan tempat nyaman, tetapi medan pengabdian untuk rakyat. Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/153/2026 tentang Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan […]

  • Inflasi Kalimantan Tengah Januari 2026 Naik ke 4,09 Persen

    Inflasi Kalimantan Tengah Januari 2026 Naik ke 4,09 Persen

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 322
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan harga kembali menghantam Kalimantan Tengah di awal 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari 2026 mencapai 4,09 persen, dipicu lonjakan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat. Kenaikan inflasi tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang melonjak dari 106,06 pada Januari 2025 […]

  • BMKG Ingatkan Warga Palangka Raya Waspada Hujan Lebat dan Petir Selasa Ini

    BMKG Ingatkan Warga Palangka Raya Waspada Hujan Lebat dan Petir Selasa Ini

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan potensi hujan lebat hingga disertai petir di Kota Palangka Raya pada Selasa (17/2/2026). Peringatan ini menyusul analisis dinamika atmosfer yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, kondisi cuaca dipengaruhi oleh keberadaan wilayah […]

  • Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    Inflasi Kalteng Tembus 5,06 Persen, BPS Soroti Lonjakan Biaya Hunian dan Jasa

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) Februari 2026 menembus angka 5,06 persen. Kenaikan ini mencerminkan tekanan harga yang semakin terasa pada kebutuhan pokok masyarakat, terutama di sektor perumahan dan jasa. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, membeberkan data tersebut dalam rilis resmi, Senin (2/3/2026). “IHK Kalimantan Tengah […]

expand_less