Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

KPK Kawal Ketat Program Sekolah Rakyat: Cegah Penyalahgunaan Anggaran

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

DAYABONEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program sosial pemerintah, khususnya Program Sekolah Rakyat, guna memastikan setiap tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari potensi penyimpangan anggaran.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi antara pimpinan KPK dan Kementerian Sosial (Kemensos) di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (8/5/2026).

Pertemuan itu menyoroti pentingnya pengawasan sejak tahap awal, terutama dalam proses pengadaan barang dan jasa, agar kualitas program yang diterima masyarakat benar-benar sesuai dengan tujuan pembangunan sosial pemerintah.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan, pengawasan terhadap program strategis nasional tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga harus memastikan kualitas hasil yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, program dengan nilai sosial besar harus dijalankan dengan kehati-hatian, perencanaan matang, dan kontrol yang kuat.

“Tujuan program ini sangat baik. Namun, pengadaan dalam bentuk apa pun harus dilandaskan pada pengawasan, ketelitian, dan prinsip antisipatif,” ujar Setyo.

KPK juga telah melakukan pemetaan potensi risiko pada sejumlah skema pengadaan di lingkungan Kemensos sejak April 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi agar potensi kebocoran anggaran dapat ditutup sejak proses perencanaan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan pihaknya menyambut baik pengawasan aktif dari KPK. Ia menilai kolaborasi tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan program pemerintah benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Kami sudah berkomitmen dari awal agar program-program strategis ini tidak ternodai dengan praktik-praktik korupsi,” tegas Saifullah.

Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo menambahkan, kualitas barang yang diterima penerima manfaat juga menjadi perhatian utama. Ia menekankan bahwa spesifikasi barang harus sesuai dengan perencanaan dan besaran anggaran yang telah disusun.

“Kualitas barang yang diterima harus diawasi dan benar-benar sesuai dengan anggaran yang diajukan,” katanya.

Melalui penguatan pengawasan lintas lembaga ini, pemerintah ingin memastikan program sosial nasional berjalan bersih, efektif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kalteng Minta Pembangunan Diiringi Perluasan Lapangan Kerja

    DPRD Kalteng Minta Pembangunan Diiringi Perluasan Lapangan Kerja

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 59
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi penting bagi Kalimantan Tengah untuk terus memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, seusai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (17/8/2026). Menurut […]

  • Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 21
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka datang ke Palangka Raya, untuk melihat kondisi di lapangan, termasuk dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat, Kamis (10/9/2026). Kedatangan Gibran bersama rombongan melalui Bandara Tjilik Riwut. Ia disambut Gubernur […]

  • Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen

    Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah perlambatan ekonomi global yang masih membayangi banyak negara besar, Indonesia justru mencatat lompatan pertumbuhan yang impresif. Pemerintah mengumumkan ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20—mengungguli sejumlah kekuatan ekonomi dunia seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Korea Selatan, hingga Arab Saudi. Capaian tersebut menjadi sorotan dalam rapat […]

  • LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Antang Damang di Palangka Raya, Rabu (22/04/2026), membawa pesan keras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: hukum harus hadir untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang punya akses dan kekuatan. Melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberadaan LBH […]

  • BNN Run 2026 Gaungkan Perang Melawan Narkoba

    BNN Run 2026 Gaungkan Perang Melawan Narkoba

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Ribuan warga memadati kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (28/6/2026), untuk mengikuti BNN Run 2026 dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI). Di balik semarak olahraga pagi itu, terselip pesan tegas: perang melawan narkoba tidak boleh berhenti. Sekitar 3.000 peserta dilepas langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Kepala […]

  • Ramai Disebut ODGJ, Benarkah Pelaku Mengalami Gangguan Jiwa?

    Ramai Disebut ODGJ, Benarkah Pelaku Mengalami Gangguan Jiwa?

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah derasnya spekulasi yang beredar di media sosial, kepolisian meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi kejiwaan RB (23), pria yang mengamuk menggunakan mandau dan melukai dua warga di kawasan Jalan G Obos, Palangka Raya, Minggu (7/6/2026). Pasca peristiwa yang menggegerkan warga tersebut, berbagai informasi bermunculan yang menyebut pelaku merupakan Orang Dengan […]

expand_less