Agustiar Sabran Dorong Sinergi Pemprov dan Polri Jaga Kondusivitas Kalteng
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 18 Feb 2026
- visibility 175
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan Polri tingkat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2026, Rabu (18/2/2026).
DAYABORNEO, Palangkaraya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menekankan pentingnya peran Kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai prasyarat utama percepatan pembangunan. Pesan tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan Polri tingkat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Tahun 2026, Rabu (18/2/2026).
Dalam arahannya, Agustiar menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas kontribusi nyata mereka menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Menurutnya, tantangan Kalimantan Tengah tidak ringan karena wilayahnya luas, memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, serta masyarakat yang majemuk dari berbagai latar belakang budaya.
Agustiar mengingatkan bahwa kearifan lokal masyarakat Dayak yang hidup dalam filosofi rumah betang mengajarkan nilai kebersamaan, kesetaraan, kejujuran, dan kepatuhan terhadap hukum adat maupun hukum negara. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus menjadi rujukan bersama dalam membangun rasa aman dan memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Nilai rumah betang mengajarkan kita hidup berdampingan dengan damai. Ini sejalan dengan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Agustiar.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menjadikan masyarakat lokal sebagai tuan rumah di daerah sendiri. Upaya tersebut, menurutnya, dilakukan melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan lapangan kerja agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga.
Agustiar menilai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan menjadi kunci agar program pembangunan berjalan efektif. Ia berharap Polri terus meningkatkan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan transparan, sekaligus tetap tegas dalam penegakan hukum terhadap setiap bentuk pelanggaran.
“Kita tidak bisa bergerak sendiri. Dengan sinergi yang kuat, keamanan terjaga, pembangunan berjalan, dan kesejahteraan masyarakat bisa kita wujudkan bersama,” tegasnya. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar