300 Titik Karhutla Kepung Kalteng, DPRD Minta Polisi Teliti Sebelum Tetapkan Tersangka
- account_circle fe
- calendar_month Sel, 15 Sep 2026
- visibility 19
- comment 0 komentar

Dok. Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sugiyarto
PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kian mengkhawatirkan. DPRD mencatat sekitar 300 titik kebakaran tersebar di wilayah ini, dengan asap yang mulai membahayakan kesehatan masyarakat, Selasa (15/9/2026).
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sugiyarto, menyebut angka 300 titik tersebut menjadikan penanganan karhutla sebagai persoalan besar yang membutuhkan perhatian serius semua pihak.
Sugiyarto mengapresiasi langkah tim gabungan yang telah bergerak menangani karhutla di lapangan. Tim tersebut melibatkan BPBD, kepolisian, dan sejumlah unsur terkait lainnya.
Meski begitu, ia menegaskan pencegahan harus lebih diperkuat. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran yang dapat memperparah kondisi, baik yang dilakukan secara sengaja maupun akibat kelalaian.
Sugiyarto juga meminta kepolisian lebih cermat dalam menangani perkara karhutla, termasuk saat menetapkan tersangka. Menurutnya, unsur kesengajaan pelaku perlu ditelaah secara teliti agar penegakan hukum tepat sasaran.
“Yang lebih penting adalah bagaimana kita menyadarkan masyarakat supaya jangan sampai terkait dengan kebakaran ini menjadi bom waktu bagi kita,” kata Sugiyarto.
Ia menilai kondisi asap saat ini sudah cukup berbahaya, sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar rumah perlu memperhatikan perlindungan kesehatan diri masing-masing.
Menurut Sugiyarto, dampak karhutla tidak hanya menyasar kesehatan warga. Aktivitas sekolah dan roda ekonomi masyarakat juga berpotensi terganggu seiring memburuknya kualitas udara akibat asap.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat pencegahan lewat penyuluhan kepada masyarakat, sembari memastikan titik-titik kebakaran yang sudah terjadi segera ditangani melalui berbagai upaya pemadaman.
Sugiyarto menambahkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan masker dalam jumlah besar. Masker tersebut rencananya akan segera dibagikan kepada masyarakat sebagai salah satu langkah pencegahan dari sisi kesehatan di tengah kondisi udara yang memburuk. (fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar