Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
  • visibility 78
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Tidak semua anak berani meninggalkan rumah demi mengejar masa depan. Namun, bagi Resi Septriasa, mimpi lebih besar daripada rasa takut berpisah dengan kampung halaman.

Lulusan SMP Negeri 5 Selat, Kabupaten Kapuas, itu memilih merantau ke Palangka Raya untuk mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 2 Palangka Raya, Rabu (24/6/2026).

Keputusan itu diambil dengan satu tujuan sederhana: memiliki bekal keterampilan agar bisa segera bekerja setelah lulus.

Di saat sebagian teman seusianya memilih sekolah yang lebih dekat dari rumah, Resi justru menempuh jalan berbeda. Baginya, kualitas pendidikan lebih penting daripada jarak yang harus ditempuh.

“Saya memilih jurusan Akuntansi karena setelah lulus nanti saya ingin langsung bekerja dan tidak berencana melanjutkan kuliah. Saya memilih SMKN 2 Palangka Raya karena menurut saya sekolahnya bagus dan fasilitasnya juga bagus,” ujar Resi.

Keputusan itu bukan sekadar memilih sekolah. Itu adalah pilihan hidup. Artinya, ia harus meninggalkan keluarga, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan hidup lebih mandiri di ibu kota provinsi.

Di balik langkahnya tersimpan harapan sederhana yang dimiliki banyak anak daerah: memperoleh pendidikan terbaik agar masa depan tidak berhenti di tempat kelahirannya.

Resi mengaku proses SPMB yang dijalaninya berlangsung mudah. Seluruh tahapan dimulai melalui pendaftaran secara daring, kemudian dilanjutkan dengan wawancara di sekolah.

“Pendaftarannya tidak susah. Awalnya dilakukan secara online, kemudian datang ke sekolah untuk wawancara. Selama proses pendaftaran semuanya berjalan lancar dan tidak ada kendala,” katanya.

Baginya, pelayanan panitia juga cukup membantu. Informasi yang diberikan jelas sehingga setiap tahapan dapat diikuti tanpa kesulitan berarti.

Cerita Resi sesungguhnya bukan hanya tentang seorang siswi yang ingin masuk SMK. Kisah ini mencerminkan bagaimana sekolah vokasi kini menjadi magnet baru bagi pelajar dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah.

Mereka rela menempuh perjalanan jauh, meninggalkan zona nyaman, bahkan hidup jauh dari orang tua demi memperoleh keterampilan yang diyakini mampu membuka pintu dunia kerja.

Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan kerja yang semakin ketat, pilihan Resi menjadi potret keberanian generasi muda Kalimantan Tengah. Sebab bagi mereka, merantau bukan sekadar berpindah kota, tetapi langkah pertama untuk mengubah masa depan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

    Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah, Kabupaten Katingan menaruh harapan besar kepada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebagai forum untuk mencari terobosan baru dalam pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Katingan menilai tantangan yang dihadapi desa saat ini semakin kompleks. Selain dituntut […]

  • Kapolda Buka Kronologi Tragedi Katingan: Operasi Narkoba Berubah Jadi Serangan Brutal

    Kapolda Buka Kronologi Tragedi Katingan: Operasi Narkoba Berubah Jadi Serangan Brutal

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Fakta-fakta baru di balik gugurnya tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan mulai terkuak. Operasi penindakan terhadap jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, berubah menjadi aksi penyerangan brutal setelah massa diduga terprovokasi dan mengepung aparat yang tengah menjalankan tugas negara. Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan membeberkan kronologi lengkap […]

  • Defisit Rp149 Miliar, DPRD Bongkar Rapuhnya Fiskal Kalteng

    Defisit Rp149 Miliar, DPRD Bongkar Rapuhnya Fiskal Kalteng

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 192
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menjadi sorotan tajam. DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengungkap masih rapuhnya struktur fiskal daerah setelah APBD Tahun Anggaran 2025 ditutup dengan defisit sebesar Rp149,53 miliar. Ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer pemerintah pusat dinilai menjadi persoalan mendasar yang harus segera dibenahi. Temuan tersebut disampaikan dalam Rapat […]

  • 300 Titik Karhutla Kepung Kalteng, DPRD Minta Polisi Teliti Sebelum Tetapkan Tersangka

    300 Titik Karhutla Kepung Kalteng, DPRD Minta Polisi Teliti Sebelum Tetapkan Tersangka

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 20
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah kian mengkhawatirkan. DPRD mencatat sekitar 300 titik kebakaran tersebar di wilayah ini, dengan asap yang mulai membahayakan kesehatan masyarakat, Selasa (15/9/2026). Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sugiyarto, menyebut angka 300 titik tersebut menjadikan penanganan karhutla sebagai persoalan besar yang membutuhkan […]

  • Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman […]

  • Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus CPO–POME

    Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus CPO–POME

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penegakan hukum di sektor komoditas strategis nasional kembali menguat. Kejaksaan Agung membuka tabir dugaan praktik manipulasi ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan produk turunannya yang diduga berlangsung secara sistematis selama periode 2022 hingga 2024. Melalui penyidikan yang berjalan intensif, Tim Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menetapkan 11 […]

expand_less