Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » RKAB Bikin Pekerja Tertekan, DPRD Sentil Disnaker Kalteng: Jangan-Jangan Datanya Saja Tak Punya!

RKAB Bikin Pekerja Tertekan, DPRD Sentil Disnaker Kalteng: Jangan-Jangan Datanya Saja Tak Punya!

  • account_circle fe
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor pertambangan mulai menimbulkan kekhawatiran baru. Di tengah aktivitas perusahaan yang terdampak kebijakan tersebut, nasib para pekerja yang terkena imbas justru dinilai belum memiliki gambaran data yang jelas.

DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mendesak pemerintah daerah segera membuka dan memperjelas data pekerja yang terdampak RKAB, terutama mereka yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun karyawan yang terpaksa dirumahkan perusahaan.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, bahkan mempertanyakan keseriusan pendataan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalteng.

Menurutnya, hingga kini DPRD belum menerima laporan resmi mengenai jumlah pekerja yang terdampak kebijakan tersebut.

“Dari Dinas Tenaga Kerja belum ada melapor secara resmi ke kita, berapa yang terdampak. Kita berkeyakinan jangan-jangan mereka pun tidak punya data seperti itu,” ujar Junaidi, belum lama ini.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena data pekerja terdampak dinilai sangat penting untuk menentukan langkah pemerintah. Tanpa angka yang jelas, sulit bagi pemerintah menghitung seberapa besar dampak kebijakan RKAB terhadap masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertambangan.

Junaidi meminta Disnakertrans tidak hanya menunggu laporan perusahaan. Pendataan, kata dia, harus dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui pekerja yang benar-benar kehilangan pekerjaan maupun mereka yang hanya dirumahkan dan mengalami penurunan pendapatan.

“Apakah hak-hak mereka sudah dipenuhi oleh perusahaan, itu memang harusnya mereka ada data dan wajib mereka laksanakan bimbingan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan perusahaan agar tetap memenuhi seluruh hak pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah diminta hadir melakukan pengawasan sekaligus memberikan bimbingan kepada perusahaan yang melakukan PHK maupun merumahkan karyawannya.

Bagi DPRD Kalteng, persoalan RKAB bukan hanya menyangkut aktivitas produksi perusahaan. Ada nasib pekerja dan keluarga yang ikut dipertaruhkan ketika aktivitas perusahaan terganggu.

Karena itu, Junaidi menegaskan pemerintah harus memastikan dampak kebijakan tersebut tidak membuat pekerja menjadi pihak yang paling dirugikan.

Kini pertanyaannya tinggal satu: berapa sebenarnya jumlah pekerja Kalteng yang terdampak RKAB dan bagaimana nasib mereka? (fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp2 Miliar Dikembalikan, Pintu Tersangka Dugaan Korupsi KPU Kotim Mulai Terbuka

    Rp2 Miliar Dikembalikan, Pintu Tersangka Dugaan Korupsi KPU Kotim Mulai Terbuka

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Penyelidikan dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Umum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) senilai Rp40 miliar kian mengerucut. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah tak lagi sekadar mengumpulkan petunjuk, tetapi mulai menekan aktor-aktor kunci dalam pusaran perkara anggaran 2023–2024 tersebut. Kamis (22/1/2026), penyidik memeriksa Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi dan […]

  • 1.020 PNS Kalteng Dipetakan, Linae Aden Dorong Penempatan Pegawai Berbasis Kompetensi

    1.020 PNS Kalteng Dipetakan, Linae Aden Dorong Penempatan Pegawai Berbasis Kompetensi

    • calendar_month Sen, 19 Okt 2026
    • account_circle neha
    • visibility 19
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Penempatan aparatur sesuai kemampuan menjadi pekerjaan penting bagi pemerintah daerah. Sebab, kualitas pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh jumlah pegawai, tetapi juga oleh kecocokan antara kompetensi, tanggung jawab, dan posisi yang mereka jalankan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memetakan potensi dan kompetensi 1.020 Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Profiling Aparatur Sipil […]

  • Freddy Ering Sentil Belanja APBD Kalteng: Jangan Kejar Proyek Besar Saat Anggaran Terbatas

    Freddy Ering Sentil Belanja APBD Kalteng: Jangan Kejar Proyek Besar Saat Anggaran Terbatas

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ruang fiskal Kalimantan Tengah yang terbatas membuat DPRD Kalteng meminta pemerintah tidak salah menentukan prioritas. Perubahan APBD 2026 didorong lebih fokus pada kebutuhan yang benar-benar mendesak, bukan sekadar mengejar pembangunan fisik berskala besar. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, menegaskan sejumlah sektor tidak boleh kehilangan dukungan anggaran. […]

  • Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

    Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membawa suara daerah ke jantung kekuasaan nasional. Ia menghadiri Diseminasi hasil pemantauan dan evaluasi peraturan daerah yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Forum ini menjadi panggung penting untuk menguji apakah produk hukum daerah benar-benar berpihak […]

  • Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ketika perang, krisis ekonomi, dan persaingan geopolitik membentuk tatanan global baru, Indonesia memilih kembali meneguhkan pijakan pada fondasi yang telah menyatukan bangsa selama puluhan tahun. Dari Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (01/06/2026), Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh kepentingan sesaat, […]

  • PODSI Kalteng Pasang Target Besar, Tradisi Emas Dayung Ingin Dikembalikan

    PODSI Kalteng Pasang Target Besar, Tradisi Emas Dayung Ingin Dikembalikan

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Tengah mulai menata ulang kekuatan. Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PODSI Kalteng menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk membenahi organisasi sekaligus menyusun strategi agar prestasi dayung kembali berbicara di tingkat nasional. Ketua Pengprov PODSI Kalteng periode 2026-2030, Prof. Juni Gultom, menilai pembenahan harus dimulai dari […]

expand_less