Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ketika perang, krisis ekonomi, dan persaingan geopolitik membentuk tatanan global baru, Indonesia memilih kembali meneguhkan pijakan pada fondasi yang telah menyatukan bangsa selama puluhan tahun.

Dari Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (01/06/2026), Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh kepentingan sesaat, melainkan oleh nilai-nilai Pancasila yang lahir dari sejarah dan jati diri bangsa sendiri.

Dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81, Presiden menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar warisan para pendiri bangsa, melainkan pedoman yang harus menjadi dasar setiap kebijakan negara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional.

Menurut Prabowo, Pancasila merupakan konsensus besar yang memungkinkan Indonesia tetap berdiri sebagai satu bangsa meski terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya yang berbeda.

“Pancasila adalah konsensus agung yang memungkinkan bangsa kita hidup dalam satu negara dan satu bangsa,” tegas Presiden.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi sama seperti delapan dekade lalu. Jika dahulu Indonesia berjuang merebut kemerdekaan, kini perjuangan terbesar adalah memastikan kemerdekaan itu menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Karena itu, Presiden menegaskan bahwa tugas sejarah pemerintahannya adalah melakukan transformasi ekonomi menuju sistem yang benar-benar berlandaskan Pancasila.

“Tugas sejarah saya sebagai Presiden ke-8 adalah melakukan transformasi ekonomi nasional menuju ekonomi yang sungguh-sungguh berdasarkan Pancasila,” ujarnya.

Prabowo menekankan bahwa kekayaan alam Indonesia harus dikelola untuk kepentingan rakyat, bukan hanya menjadi sumber keuntungan bagi segelintir pihak. Ia juga mengingatkan bahwa agenda perubahan tersebut tidak akan berjalan tanpa tantangan.

Korupsi, penyelundupan, dan berbagai praktik ekonomi ilegal, menurut Presiden, masih menjadi ancaman nyata terhadap cita-cita keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila.

“Kita akan menghadapi perlawanan dari kelompok yang suka korupsi, penyelundupan, dan tindakan ekonomi ilegal,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bangsa yang besar tidak boleh takut mengambil keputusan sulit. Baginya, Pancasila harus menjadi kekuatan yang mengarahkan Indonesia menuju negara yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat.

Di usia ke-81 tahun, Pancasila kembali ditegaskan bukan sekadar simbol negara, melainkan senjata moral untuk memastikan kekayaan bangsa kembali kepada rakyat dan masa depan Indonesia tetap berada di tangan bangsa Indonesia sendiri. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa yang Ditemukan Inspektorat? Hasil Pemeriksaan Marka Biru Sudah Diserahkan ke Gubernur

    Apa yang Ditemukan Inspektorat? Hasil Pemeriksaan Marka Biru Sudah Diserahkan ke Gubernur

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Misteri di balik polemik marka jalan berwarna biru yang viral di Kota Palangka Raya mulai menemukan titik terang. Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh proses pemeriksaan terhadap proyek yang menuai kritik publik itu telah rampung dan hasilnya sudah berada di tangan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Meski belum mengungkap isi lengkap […]

  • KPK Bongkar Celah Korupsi Kehutanan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp355 Triliun

    KPK Bongkar Celah Korupsi Kehutanan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp355 Triliun

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat langkah pencegahan korupsi di sektor kehutanan dengan meluncurkan dua kajian strategis yang menyoroti tata niaga kayu dan pelepasan kawasan hutan. Langkah ini dinilai mendesak di tengah besarnya potensi kebocoran penerimaan negara serta masih tingginya angka perkara korupsi yang membelit sektor pengelolaan sumber daya alam tersebut. Peluncuran kajian dilakukan […]

  • PODSI Kalteng Pasang Target Besar, Tradisi Emas Dayung Ingin Dikembalikan

    PODSI Kalteng Pasang Target Besar, Tradisi Emas Dayung Ingin Dikembalikan

    • calendar_month Ming, 30 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Tengah mulai menata ulang kekuatan. Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) PODSI Kalteng menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk membenahi organisasi sekaligus menyusun strategi agar prestasi dayung kembali berbicara di tingkat nasional. Ketua Pengprov PODSI Kalteng periode 2026-2030, Prof. Juni Gultom, menilai pembenahan harus dimulai dari […]

  • Program MBG Disorot, DPRD Kalteng: Jangan Sampai Gagal di Lapangan

    Program MBG Disorot, DPRD Kalteng: Jangan Sampai Gagal di Lapangan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksanaan program MBG di Kalimantan Tengah mulai menuai sorotan serius. Anggota DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, menegaskan pihak legislatif tidak akan tinggal diam melihat berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Ia mengungkapkan, DPRD telah menerima sejumlah laporan masyarakat yang mengindikasikan pelaksanaan program belum berjalan maksimal. Persoalan yang muncul tidak hanya bersifat […]

  • Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendorong perubahan arah pendidikan tinggi saat menghadiri Wisuda Gelombang I Tahun 2026 di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kamis (23/4/2026). Momentum wisuda yang meluluskan 723 mahasiswa itu sekaligus diwarnai peluncuran Program D1 Vokasi Pertanian dan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall. Namun bagi pemerintah […]

  • DPRD Kalteng Minta Pembangunan Diiringi Perluasan Lapangan Kerja

    DPRD Kalteng Minta Pembangunan Diiringi Perluasan Lapangan Kerja

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi refleksi penting bagi Kalimantan Tengah untuk terus memperkuat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, seusai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (17/8/2026). Menurut […]

expand_less