Prabowo Genjot Hilirisasi, 13 Proyek Baru Siap Jalan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Jum, 24 Apr 2026
- visibility 188
- comment 0 komentar

Dok. FB Setkab RI.
DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mempercepat agenda hilirisasi nasional dengan mendorong pembangunan proyek baru di 13 lokasi strategis di Indonesia. Langkah ini dibahas dalam pertemuan bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, di Kediaman Hambalang, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026).
Pertemuan tersebut menyoroti perkembangan program hilirisasi yang kini memasuki tahap ekspansi. Pemerintah tidak hanya fokus pada sektor mineral dan energi, tetapi mulai mengarahkan investasi ke sektor yang lebih luas, termasuk waste to energy, industri berbasis sumber daya alam, pertanian, padat karya, hingga garmen.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa hilirisasi harus menjadi strategi besar transformasi ekonomi nasional. Ia meminta agar kebijakan ini tidak terjebak pada sektor ekstraktif semata.
“Hilirisasi harus diperluas ke sektor pertanian dan perikanan, agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tegasnya.
Dengan memperluas hilirisasi ke sektor tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan produktivitas sekaligus penyerapan tenaga kerja. Industri padat karya seperti garmen juga menjadi fokus karena dinilai mampu memberikan dampak cepat terhadap penciptaan lapangan kerja.
Dengan dorongan langsung dari Presiden, hilirisasi kini diposisikan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia—menuju industri bernilai tambah tinggi dan daya saing global yang lebih kuat. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar