Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Pemprov Kalteng Bongkar Masalah Koperasi Merah Putih: Legalitas Ada, Aktivitas Mandek

Pemprov Kalteng Bongkar Masalah Koperasi Merah Putih: Legalitas Ada, Aktivitas Mandek

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara terbuka mengungkap persoalan mendasar yang menghambat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di daerah. Meski ribuan koperasi telah berbadan hukum, sebagian besar belum mampu bergerak karena minimnya infrastruktur fisik dan kesiapan usaha.

Fakta tersebut mengemuka dalam Rapat Temu Mitra Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tahun 2026 yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, di Aula Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Senin (19/01/2026). Rapat ini dihadiri para kepala Dinas Koperasi kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Mewakili Plt. Sekda Kalteng Leonard S. Ampung, Herson menyampaikan bahwa rapat ini digelar sebagai bentuk respons tegas atas Instruksi Presiden RI Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik koperasi.

“Masalahnya jelas. Koperasi Merah Putih sudah dibentuk, legalitasnya lengkap, tapi tidak bisa jalan karena bangunan, gerai, dan fasilitas pendukung belum tersedia,” tegas Herson tanpa basa-basi.

Ia memaparkan, hingga saat ini terdapat 1.542 Koperasi Merah Putih di Kalimantan Tengah yang telah berbadan hukum. Namun, baru 145 unit usaha yang benar-benar terverifikasi aktif. Pemprov Kalteng menargetkan pembangunan sekitar 400 gerai sebagai langkah awal menggerakkan roda koperasi di desa dan kelurahan.

“Kalau koperasi hanya berhenti di atas kertas, itu bukan pemberdayaan ekonomi. Ini harus kita akhiri. Koperasi harus hidup, beroperasi, dan menghasilkan,” ujarnya lantang.

Herson menekankan, rapat temu mitra ini bukan forum seremonial, melainkan ajang evaluasi keras dan jujur terhadap kinerja koperasi di masing-masing daerah. Pemerintah kabupaten/kota diminta tidak lagi menunggu, tetapi aktif mencari solusi sesuai kondisi wilayahnya.

“Kita butuh kesepahaman dan keberanian mengambil keputusan. Koperasi Merah Putih harus menjadi kekuatan ekonomi rakyat, bukan sekadar laporan administrasi,” pungkasnya.

Pemprov Kalteng menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan operasional koperasi secara serius agar benar-benar berdampak bagi ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat Bumi Tambun Bungai.

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Antang Damang di Palangka Raya, Rabu (22/04/2026), membawa pesan keras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: hukum harus hadir untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang punya akses dan kekuatan. Melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberadaan LBH […]

  • Apa yang Ditemukan Inspektorat? Hasil Pemeriksaan Marka Biru Sudah Diserahkan ke Gubernur

    Apa yang Ditemukan Inspektorat? Hasil Pemeriksaan Marka Biru Sudah Diserahkan ke Gubernur

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Misteri di balik polemik marka jalan berwarna biru yang viral di Kota Palangka Raya mulai menemukan titik terang. Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh proses pemeriksaan terhadap proyek yang menuai kritik publik itu telah rampung dan hasilnya sudah berada di tangan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Meski belum mengungkap isi lengkap […]

  • Wagub Kalteng Tagih Peran Nyata Kadin, Dunia Usaha Jangan Jadi Penonton Pembangunan

    Wagub Kalteng Tagih Peran Nyata Kadin, Dunia Usaha Jangan Jadi Penonton Pembangunan

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah. Di tengah besarnya potensi investasi dan ambisi mendorong pertumbuhan ekonomi, dunia usaha diminta tidak hanya hadir dalam forum-forum organisasi, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan daerah. Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo saat […]

  • Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    Mahasiswa Kelompok BBK Unair Ajak Warga Bakalrejo Sulap Sampah Dapur Jadi Eco Enzyme

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Tumpukan sampah bioorganik dari aktivitas rumah tangga masih menjadi momok di banyak daerah, termasuk Desa Bakalrejo. Sampah dapur yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menyumbang sekitar 30 persen timbunan limbah, kini mulai dilawan dengan cara berbeda. Kelompok Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga turun langsung ke tengah warga […]

  • Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kalimantan Tengah. Memasuki pertengahan Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sedikitnya 472 kejadian karhutla yang telah melalap sekitar 456,78 hektare lahan. Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menilai kondisi tersebut harus […]

  • Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memperkuat fondasi program bantuan biaya kuliah Huma Betang Sejahtera (HBS) agar benar-benar menyentuh mahasiswa yang membutuhkan. Di tengah tingginya biaya pendidikan, Pemprov menegaskan tidak ingin ada generasi muda Kalimantan Tengah yang gagal mengenyam bangku kuliah hanya karena persoalan ekonomi. Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) […]

expand_less