Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 6 Mei 2026
- visibility 69
- comment 0 komentar

Dok. BPMI Satpres
DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah perlambatan ekonomi global yang masih membayangi banyak negara besar, Indonesia justru mencatat lompatan pertumbuhan yang impresif. Pemerintah mengumumkan ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20—mengungguli sejumlah kekuatan ekonomi dunia seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Korea Selatan, hingga Arab Saudi.
Capaian tersebut menjadi sorotan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran ekonomi Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Selasa (5/5/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa angka tersebut menunjukkan Indonesia tidak hanya mampu bertahan dari tekanan global, tetapi juga tampil sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru dunia.
“Dengan pertumbuhan 5,61 persen, Indonesia berada di posisi teratas dibanding banyak negara G20. Ini menandakan fondasi ekonomi nasional sangat kuat dan arah kebijakan pemerintah berjalan efektif,” kata Airlangga.
Pertumbuhan tinggi itu ditopang oleh inflasi yang tetap terkendali di level 2,42 persen, surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut, serta kepercayaan konsumen yang tetap tinggi—indikator yang menunjukkan konsumsi domestik, investasi, dan stabilitas pasar berada dalam kondisi sehat.
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebut fundamental ekonomi Indonesia saat ini termasuk yang paling resilien di kawasan Asia. Ia juga optimistis nilai tukar rupiah memiliki ruang penguatan seiring membaiknya sentimen pasar terhadap prospek ekonomi nasional.
“Momentum ini harus dijaga. Ketika dunia melambat, Indonesia justru punya peluang menjadi pusat pertumbuhan baru yang diperhitungkan secara global,” ujarnya.
Dengan capaian ini, pemerintahan Prabowo mengirim pesan kuat: di tengah gejolak ekonomi dunia, Indonesia tidak sedang bertahan—Indonesia sedang melaju. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar