Kamis, 30 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » APBD Kalteng 2026 Ditetapkan Rp5,4 Triliun

APBD Kalteng 2026 Ditetapkan Rp5,4 Triliun

  • account_circle fe
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 194
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,4 triliun. Penetapan tersebut tertuang melalui Berita Acara Persetujuan Bersama Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kalteng 2026 yang disepakati dalam rapat paripurna bersama DPRD Kalteng.

Penetapan anggaran tahun depan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan berbagai program strategis, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tantangan fiskal yang masih ketat. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh alokasi belanja harus diarahkan pada kebutuhan prioritas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Berdasarkan struktur APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp5,1 triliun lebih, sementara belanja daerah ditetapkan sebesar Rp5,4 triliun lebih. Dengan demikian, APBD Kalteng mengalami defisit sekitar Rp333 miliar lebih. Defisit tersebut ditutup melalui penerimaan pembiayaan yang juga sebesar Rp333 miliar lebih, sehingga pembiayaan netto berada pada posisi yang sama.

Pemerintah provinsi menyebutkan bahwa kondisi anggaran yang terbatas menuntut tata kelola yang lebih disiplin dan akuntabel. Fokus belanja diarahkan pada peningkatan pelayanan publik, penguatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pengendalian inflasi daerah.

“Dengan anggaran yang terbatas, harus dimanfaatkan secara efektif, efisien, dan optimal untuk kepentingan masyarakat. Setiap rupiah uang rakyat wajib kita pertanggungjawabkan penggunaannya,” tegas Wagub Kalteng Edy Pratowo beberapa waktu lalu.

Melalui APBD ini, pemerintah berharap akselerasi pembangunan dapat tetap berjalan, terutama untuk mendorong pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan pondasi fiskal daerah. Tahun 2026 disebut sebagai momentum konsolidasi pembangunan, sekaligus penguatan kapasitas fiskal di tengah dinamika ekonomi nasional. (red-fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    Gubernur Agustiar: Iduladha Melahirkan Kepedulian, 16 Hewan Kurban Diserahkan

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa Hari Raya Iduladha tidak boleh berhenti sebagai ritual tahunan semata. Di tengah semangat pembangunan daerah, Iduladha harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial, solidaritas, dan persaudaraan masyarakat Kalimantan Tengah. Pesan itu disampaikan saat Gubernur melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan jemaah di Masjid Raya Nurul Islam […]

  • Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 224
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengingatkan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga stabilitas hubungan industrial menjelang penetapan upah minimum tahun 2026. Melalui arahan langsung Menteri Dalam Negeri, proses penetapan upah diminta berjalan tepat waktu, transparan, dan kondusif demi melindungi kepentingan pekerja serta dunia usaha. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa gubernur menjadi aktor […]

  • Kalteng Tumbuh Lebih Cepat, Sinyal Ekonomi Daerah Makin Kuat

    Kalteng Tumbuh Lebih Cepat, Sinyal Ekonomi Daerah Makin Kuat

    • calendar_month Sab, 20 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 180
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada tahun 2025 menunjukkan performa yang menjanjikan di tengah dinamika ekonomi regional. Dibandingkan provinsi lain di Pulau Kalimantan, Kalteng berhasil membukukan pertumbuhan yang relatif kuat, menjadi indikator penting keberlanjutan pembangunan lokal. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa ekonomi Kalteng tumbuh sebesar 5,36 persen secara tahunan […]

  • Seremoni Kartini atau Investasi Masa Depan? Pemprov Kalteng Dorong PAUD Tak Sekadar Ajang Lomba

    Seremoni Kartini atau Investasi Masa Depan? Pemprov Kalteng Dorong PAUD Tak Sekadar Ajang Lomba

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 173
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kalimantan Tengah diwarnai lomba fashion show dan mewarnai anak usia dini. Namun di balik panggung penuh warna itu, Pemerintah Provinsi Kalteng mengirim pesan tegas: pendidikan anak usia dini tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Senin (27/4/2026), menghadirkan Bunda PAUD […]

  • Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

    Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini memicu diskusi publik karena berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan awal puasa pada 19 Februari 2026. Muhammadiyah menegaskan keputusan tersebut berdasar pendekatan astronomi global melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, […]

  • Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Alat berat mulai bekerja. Dinding yang selama puluhan tahun berdiri kokoh kini rata dengan tanah. Gedung Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang menjadi saksi lahirnya berbagai kebijakan pengelolaan hutan, kini hanya menyisakan kenangan. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pembongkaran sebuah bangunan. Namun bagi Kalimantan Tengah, hilangnya gedung tersebut menyimpan pertanyaan […]

expand_less