Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Bongkar Celah Anggaran di Barito Timur

KPK Bongkar Celah Anggaran di Barito Timur

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 102
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar sejumlah celah dalam tata kelola anggaran di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III, KPK menemukan berbagai anomali dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa yang dinilai rawan disusupi praktik penyimpangan.

Temuan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5).

KPK menyoroti praktik usulan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD lintas daerah pemilihan, ketidaksesuaian data anggaran, hingga indikasi pengondisian proyek pengadaan barang dan jasa.

Plt Direktur Korsup Wilayah III KPK Imam Turmudhi mengatakan pokir seharusnya lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan menjadi ruang kompromi kepentingan yang berpotensi memunculkan manipulasi anggaran.

“Kalau sudah ada penetapan pagu, kita yang jadi mencari-cari program. Dari situ muncul modus lintas dapil dan mengambil pokir lainnya,” tegas Imam, dikutip dari KPK, Selasa (26/5/2026) malm.

Berdasarkan data KPK, terdapat 55 usulan pokir lintas dapil dari total 376 usulan yang terealisasi pada 2026. Selain itu, ditemukan 36 usulan pokir senilai Rp5,5 miliar yang disetujui namun tidak tercatat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

KPK juga menemukan perbedaan data antara SIPD dan dokumen kerja Pemkab Barito Timur. Dalam SIPD tercatat 56 usulan pokir senilai Rp13,3 miliar, sedangkan dokumen kerja pemda mencatat 205 kegiatan dengan nilai Rp15,7 miliar.

Tak hanya itu, sektor pengadaan barang dan jasa turut menjadi perhatian serius. KPK menemukan dominasi pengadaan langsung mencapai 57 persen, indikasi pemenang proyek berulang, kesamaan alamat IP antara penyedia dan pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga dugaan persekongkolan proyek.

“Tinggal tanggung jawab dari bupati, wakil bupati, kepala dinas, hingga anggota DPRD memastikan prosesnya berjalan akuntabel,” tambah Imam.

KPK juga menyoroti tingginya belanja hibah dan bantuan keuangan di tengah menurunnya APBD Barito Timur tahun 2026. Meski demikian, Pemkab dan DPRD Barito Timur menyatakan terbuka terhadap evaluasi dan pengawasan KPK demi memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Edy Ajak Deprindo Bersinergi Wujudkan Pembangunan Perumahan di Kalteng

    Wagub Edy Ajak Deprindo Bersinergi Wujudkan Pembangunan Perumahan di Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 24
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya membangun kolaborasi dengan pelaku usaha sektor properti sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu mitra strategis yang diharapkan berperan aktif adalah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Developer Properti Indonesia (Deprindo) Kalimantan Tengah. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo […]

  • Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Sengketa lahan yang menyeret nama PT Asmin Bara Baronang kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, dewan secara terbuka mempertanyakan keseriusan perusahaan dalam menyelesaikan konflik dengan masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya menemukan titik akhir. Tak hanya persoalan lahan, DPRD juga mengangkat sejumlah […]

  • Karhutla Mengintai 2026, BPBD Kalteng Peringatkan Daerah Jangan Lengah Hadapi Musim Kemarau

    Karhutla Mengintai 2026, BPBD Kalteng Peringatkan Daerah Jangan Lengah Hadapi Musim Kemarau

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali membayangi Kalimantan Tengah pada 2026. Menghadapi potensi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla secara daring, sebagai langkah awal memperketat kewaspadaan lintas daerah, Kamis (22/1/2026). Rapat ini melibatkan Kepala Pelaksana BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, BMKG Provinsi […]

  • Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    Pancasila Tidak Boleh Kalah oleh Korupsi

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah dunia yang semakin tidak menentu, ketika perang, krisis ekonomi, dan persaingan geopolitik membentuk tatanan global baru, Indonesia memilih kembali meneguhkan pijakan pada fondasi yang telah menyatukan bangsa selama puluhan tahun. Dari Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (01/06/2026), Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa masa depan Indonesia tidak boleh ditentukan oleh kepentingan sesaat, […]

  • Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menekan Kalimantan Tengah. Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan memunculkan kekhawatiran terhadap kesehatan. Situasi tersebut mendorong Anggota Fraksi PAN DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, meminta pemerintah bergerak lebih serius. Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada […]

  • Awal 2026, Presiden Tinjau Pembangunan Hunian Pascabencana di Aceh Tamiang

    Awal 2026, Presiden Tinjau Pembangunan Hunian Pascabencana di Aceh Tamiang

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 172
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Aceh Tamiang — Mengawali hari pertama Tahun 2026, Pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat terdampak bencana. Upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi prioritas utama agar warga dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan 600 unit pertama dari total […]

expand_less