Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Bongkar Celah Anggaran di Barito Timur

KPK Bongkar Celah Anggaran di Barito Timur

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar sejumlah celah dalam tata kelola anggaran di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah III, KPK menemukan berbagai anomali dalam proses perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa yang dinilai rawan disusupi praktik penyimpangan.

Temuan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi pencegahan korupsi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/5).

KPK menyoroti praktik usulan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD lintas daerah pemilihan, ketidaksesuaian data anggaran, hingga indikasi pengondisian proyek pengadaan barang dan jasa.

Plt Direktur Korsup Wilayah III KPK Imam Turmudhi mengatakan pokir seharusnya lahir dari kebutuhan masyarakat, bukan menjadi ruang kompromi kepentingan yang berpotensi memunculkan manipulasi anggaran.

“Kalau sudah ada penetapan pagu, kita yang jadi mencari-cari program. Dari situ muncul modus lintas dapil dan mengambil pokir lainnya,” tegas Imam, dikutip dari KPK, Selasa (26/5/2026) malm.

Berdasarkan data KPK, terdapat 55 usulan pokir lintas dapil dari total 376 usulan yang terealisasi pada 2026. Selain itu, ditemukan 36 usulan pokir senilai Rp5,5 miliar yang disetujui namun tidak tercatat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

KPK juga menemukan perbedaan data antara SIPD dan dokumen kerja Pemkab Barito Timur. Dalam SIPD tercatat 56 usulan pokir senilai Rp13,3 miliar, sedangkan dokumen kerja pemda mencatat 205 kegiatan dengan nilai Rp15,7 miliar.

Tak hanya itu, sektor pengadaan barang dan jasa turut menjadi perhatian serius. KPK menemukan dominasi pengadaan langsung mencapai 57 persen, indikasi pemenang proyek berulang, kesamaan alamat IP antara penyedia dan pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga dugaan persekongkolan proyek.

“Tinggal tanggung jawab dari bupati, wakil bupati, kepala dinas, hingga anggota DPRD memastikan prosesnya berjalan akuntabel,” tambah Imam.

KPK juga menyoroti tingginya belanja hibah dan bantuan keuangan di tengah menurunnya APBD Barito Timur tahun 2026. Meski demikian, Pemkab dan DPRD Barito Timur menyatakan terbuka terhadap evaluasi dan pengawasan KPK demi memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Tetap Aman

    Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Tetap Aman

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Istana Merdeka, untuk memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Senin (27/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bahlil menegaskan bahwa kondisi energi Indonesia saat ini masih aman dan terkendali. Ia memastikan kualitas bahan […]

  • Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 222
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengingatkan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga stabilitas hubungan industrial menjelang penetapan upah minimum tahun 2026. Melalui arahan langsung Menteri Dalam Negeri, proses penetapan upah diminta berjalan tepat waktu, transparan, dan kondusif demi melindungi kepentingan pekerja serta dunia usaha. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa gubernur menjadi aktor […]

  • Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

    Prabowo Ubah Tata Kelola Ekspor SDA, Negara Ambil Kendali Komoditas Strategis

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 35
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah besar dalam membenahi tata kelola sumber daya alam nasional dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Kebijakan tersebut diumumkan langsung Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Melalui aturan baru itu, pemerintah menetapkan ekspor […]

  • IGD Diduga Kewalahan, DPRD Kalteng Didesak Sidak RSUD Doris Sylvanus

    IGD Diduga Kewalahan, DPRD Kalteng Didesak Sidak RSUD Doris Sylvanus

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Sorotan tajam mengarah ke layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Arif M. Norkim secara terbuka mendesak DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk tidak tinggal diam dan segera turun melakukan inspeksi mendadak (sidak). Desakan itu bukan tanpa alasan. Arif menyebut kondisi IGD kerap dipenuhi […]

  • NTP Tembus 136,33! Sinyal Kuat Daya Beli Petani Kalteng Mulai Bangkit

    NTP Tembus 136,33! Sinyal Kuat Daya Beli Petani Kalteng Mulai Bangkit

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Kabar baik datang dari sektor pertanian Kalimantan Tengah. Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026 menembus angka 136,33 atau naik 1,23 persen dibanding Januari yang berada di posisi 134,67. Angka ini menjadi sinyal tegas bahwa daya beli petani Kalteng mulai menguat. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Agnes Widiastuti, menyampaikan lonjakan tersebut […]

  • Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    Belanja Daerah Lamban, Mendagri Ultimatum Pemda

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 145
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekan pemerintah daerah agar tidak lengah mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang tutup tahun anggaran. Ia menegaskan, rendahnya realisasi belanja daerah berpotensi menghambat perputaran ekonomi dan melemahkan daya beli masyarakat. Arahan itu disampaikan Tito saat memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun […]

expand_less