Gubernur Agustiar Sabran: Jangan Biarkan Dayak Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sab, 6 Jun 2026
- visibility 105
- comment 0 komentar

Dok. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat menghadiri Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 GERDAYAK Indonesia.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 GERDAYAK Indonesia tidak sekadar menjadi ajang seremonial organisasi masyarakat Dayak. Dari panggung peringatan itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan yang lebih dalam: masyarakat Dayak harus bersatu, memperkuat kapasitas diri, dan mengambil peran utama dalam pembangunan daerah.
Di hadapan pengurus GERDAYAK se-Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Hotel Bahalap Palangka Raya, Sabtu (6/6/2026),
Agustiar menegaskan bahwa tantangan masyarakat Dayak hari ini bukan lagi sekadar menjaga identitas budaya, melainkan memastikan generasi mudanya mampu bersaing dan menjadi pelaku utama pembangunan.
“Warisan terbesar yang bisa kita tinggalkan bukan hanya tanah dan kekayaan alam, tetapi nilai persatuan, keteladanan, dan semangat pengabdian untuk daerah,” tegas Agustiar.
Pesan tersebut muncul di tengah besarnya potensi Kalimantan Tengah yang terus menjadi perhatian nasional. Kekayaan sumber daya alam, posisi strategis Pulau Kalimantan, hingga peluang investasi yang terus tumbuh menuntut hadirnya sumber daya manusia lokal yang siap mengambil kesempatan.
Karena itu, Agustiar mengingatkan bahwa persatuan masyarakat Dayak tidak boleh berhenti pada slogan dan simbol budaya semata.
“Danum itah, petak itah, harus itah jaga. Menjaga tanah dan air bukan hanya soal melindungi alam, tetapi juga memastikan anak-anak daerah memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Agustiar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan HUT GERDAYAK sebagai momentum memperkuat persaudaraan, meningkatkan semangat pengabdian, dan memperluas kolaborasi untuk mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Umum DPP GERDAYAK Indonesia Yansen A. Binti menegaskan organisasinya akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia Dayak, termasuk membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan kedinasan dan berbagai program pendidikan strategis lainnya.
“GERDAYAK berkomitmen menjaga persatuan, menjunjung hukum adat, dan mendukung pembangunan daerah melalui penguatan kualitas sumber daya manusia Dayak,” ujar Yansen.
Dalam perayaan tersebut, GERDAYAK Indonesia juga menyerahkan penghargaan “Tingang Menteng Bapenyang Simpei” kepada Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas pembangunan di Kalimantan Tengah.
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar