Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Minyakita Dijual Rp21.000, Ada yang Tidak Beres dalam Tata Niaga Sawit?

Minyakita Dijual Rp21.000, Ada yang Tidak Beres dalam Tata Niaga Sawit?

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya –  Kalimantan Tengah selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Namun di tengah melimpahnya produksi sawit, masyarakat justru harus membeli minyak goreng bersubsidi Minyakita dengan harga yang jauh di atas ketentuan pemerintah.

Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, S.St.Pi., menyoroti kondisi tersebut setelah menemukan harga Minyakita di pasaran mencapai sekitar Rp21.000 per liter. Angka itu jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Melambungnya harga Minyakita, menurut Bambang, memunculkan pertanyaan serius mengenai tata niaga dan distribusi minyak goreng di daerah yang selama ini menjadi salah satu penopang industri sawit nasional.

“Ini menjadi pertanyaan besar. Kita daerah penghasil sawit, tetapi masyarakat masih membeli minyak goreng bersubsidi dengan harga yang jauh di atas ketentuan pemerintah,” kata Bambang, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya dianggap sebagai gejolak harga biasa. Pemerintah perlu menelusuri rantai distribusi Minyakita secara menyeluruh, mulai dari produsen, distributor, hingga tingkat pengecer.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai Kalimantan Tengah seharusnya mampu menikmati manfaat lebih besar dari industri sawit, terutama melalui pengembangan sektor hilir yang menghasilkan produk jadi untuk kebutuhan masyarakat.

Namun yang terjadi saat ini justru sebaliknya. Daerah menghasilkan bahan baku dalam jumlah besar, sementara masyarakat masih menghadapi harga minyak goreng yang sulit dijangkau.

“Kalau produksi sawit besar tetapi harga minyak goreng tetap tinggi, berarti ada yang harus dibenahi dalam sistemnya,” tegasnya.

Bambang juga menyoroti adanya perusahaan yang memiliki kemampuan memproduksi minyak goreng, namun hasil produksinya belum sepenuhnya tersedia untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Ia menduga terdapat sejumlah persoalan yang perlu dikaji lebih jauh, mulai dari aspek perizinan, distribusi, hingga tata niaga yang berpotensi memengaruhi harga di tingkat konsumen.

“Jangan sampai Kalimantan Tengah hanya menjadi penghasil bahan mentah, sementara rakyat tetap membeli produk turunannya dengan harga mahal,” ujarnya.

Karena itu, Bambang mendesak instansi terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap distribusi Minyakita di Kalimantan Tengah. Jika ditemukan penyimpangan dalam rantai pasok maupun penjualan di atas HET, pemerintah diminta mengambil langkah tegas.

Bagi Bambang, persoalan Minyakita bukan sekadar soal harga minyak goreng, melainkan cerminan sejauh mana kekayaan sumber daya alam daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang hidup di atasnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Mimbar Pengajian, Pemprov Kalteng Dorong Kebangkitan Moral Muslimah

    Dari Mimbar Pengajian, Pemprov Kalteng Dorong Kebangkitan Moral Muslimah

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berjalan dengan pendekatan material semata. Melalui Pengajian Muslimah dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Pemprov Kalteng menguatkan pesan kebangkitan moral dan spiritual kaum perempuan sebagai pilar utama ketahanan sosial. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka […]

  • KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    KPK Siap Lelang 108 Aset Rampasan Koruptor Senilai Rp311 Miliar

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Uang hasil korupsi tidak selalu berakhir dalam bentuk rekening rahasia atau tumpukan uang tunai. Sebagian berubah menjadi rumah mewah, apartemen, kendaraan, barang elektronik, hingga barang-barang bermerek. Kini, aset-aset tersebut akan kembali ke negara melalui mekanisme lelang yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada 18 Juni 2026 mendatang, KPK akan melelang 108 aset […]

  • Kalimantan Tengah Tancap Gas Menuju Lumbung Pangan Nasional

    Kalimantan Tengah Tancap Gas Menuju Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 307
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Pulang Pisau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan ambisinya menjadikan daerah ini sebagai lumbung pangan nasional melalui percepatan Program Optimalisasi Lahan. Komitmen itu ditunjukkan dalam Panen Raya Demplot Padi PT Pupuk Indonesia di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (10/2/2026). Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo hadir mewakili Gubernur Agustiar Sabran bersama […]

  • Universitas Republik Indonesia, Kampus Khusus Cetak Calon Pemimpin Bangsa

    Universitas Republik Indonesia, Kampus Khusus Cetak Calon Pemimpin Bangsa

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DAYABORENO, Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menghadirkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki misi berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya. Kampus ini disiapkan sebagai pusat pembinaan calon pemimpin nasional yang akan mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan maupun badan usaha milik negara (BUMN). Keberadaan URI ditandai dengan pelantikan Donny Ermawan […]

  • Jelang Tahun Baru, Bupati Barito Timur Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

    Jelang Tahun Baru, Bupati Barito Timur Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Tamiang Layang – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Timur mengambil langkah cepat dengan menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya intensitas hujan yang menyebabkan genangan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan perbatasan antar kabupaten. Penetapan status darurat tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Barito Timur Nomor 130/187/PEM/XII/2025 tentang Tanggap […]

  • Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

    Kapuas Paling Tertekan, Inflasi Tembus 5 Persen

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan kenaikan harga di Kalimantan Tengah belum merata. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Kabupaten Kapuas menjadi daerah dengan inflasi tertinggi di provinsi ini, sementara Kabupaten Sukamara mencatat laju kenaikan harga paling rendah sepanjang Juni 2026. Selisih inflasi antarwilayah tersebut menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat di setiap daerah menghadapi tekanan […]

expand_less