Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Universitas Republik Indonesia, Kampus Khusus Cetak Calon Pemimpin Bangsa

Universitas Republik Indonesia, Kampus Khusus Cetak Calon Pemimpin Bangsa

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

DAYABORENO, Jakarta – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menghadirkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai institusi pendidikan tinggi yang memiliki misi berbeda dari perguruan tinggi pada umumnya. Kampus ini disiapkan sebagai pusat pembinaan calon pemimpin nasional yang akan mengisi berbagai posisi strategis di pemerintahan maupun badan usaha milik negara (BUMN).

Keberadaan URI ditandai dengan pelantikan Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Bersamaan dengan itu, pemerintah mulai memperkenalkan konsep besar yang menjadi dasar pembentukan universitas tersebut.

Gubernur URI Donny Ermawan menjelaskan bahwa universitas ini merupakan bagian dari desain pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara berkelanjutan. URI akan menjadi penghubung antara pendidikan umum, pendidikan kepemimpinan, hingga pembinaan aparatur negara.

“Bapak Presiden menginginkan adanya integrasi pendidikan, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, hingga pendidikan pemerintahan, sehingga lahir pemimpin-pemimpin yang memiliki kapasitas dan karakter kuat,” ujar Donny.

Menurutnya, URI tidak hanya akan menjalankan fungsi akademik seperti kampus pada umumnya, tetapi juga menjadi pusat pengembangan kepemimpinan nasional. Lulusannya tetap memperoleh gelar sarjana, namun dibekali kurikulum yang menitikberatkan pada kepemimpinan, integritas, wawasan kebangsaan, serta tata kelola pemerintahan.

Sebagai bagian dari pengembangannya, pemerintah menargetkan pembangunan 10 kampus URI di berbagai wilayah. Kampus utama akan dibangun di Bogor di atas lahan eks perkebunan PTPN, sementara kegiatan awal universitas untuk sementara berlangsung di gedung Kementerian BUMN, Jakarta.

Donny mengungkapkan, URI juga akan terhubung dengan Sekolah Unggulan Garuda dan diperkuat melalui integrasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Bahkan, LAN nantinya tidak hanya membina aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menjadi pusat pengembangan kepemimpinan bagi pegawai BUMN.

Saat ini, URI telah memulai program perdananya dengan membina 399 pegawai baru BUMN. Seluruh pembiayaan operasional universitas tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembentukan URI mengadopsi praktik yang telah diterapkan di sejumlah negara yang memiliki lembaga khusus untuk menyiapkan calon pemimpin nasional.

“Kita ingin memiliki sistem yang mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat karena mereka akan mengemban amanah negara,” ujar Prasetyo.

Melalui Universitas Republik Indonesia, pemerintah berharap lahir generasi pemimpin baru yang profesional, berintegritas, serta siap menjawab tantangan pembangunan Indonesia dalam jangka panjang. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Program MBG Terbongkar, Eks Kepala BGN Jadi Tersangka

    Korupsi Program MBG Terbongkar, Eks Kepala BGN Jadi Tersangka

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi salah satu proyek strategis pemerintahan untuk meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia kini terseret pusaran dugaan korupsi. Kejaksaan Agung menetapkan tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai tersangka dalam perkara tata kelola program MBG periode 2025–2026. Ketiga tersangka adalah mantan Kepala BGN berinisial DH, mantan […]

  • Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Sengketa lahan yang menyeret nama PT Asmin Bara Baronang kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, dewan secara terbuka mempertanyakan keseriusan perusahaan dalam menyelesaikan konflik dengan masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya menemukan titik akhir. Tak hanya persoalan lahan, DPRD juga mengangkat sejumlah […]

  • 16 Tahun GERDAYAK, Dari Menjaga Budaya hingga Menyiapkan Masa Depan Dayak

    16 Tahun GERDAYAK, Dari Menjaga Budaya hingga Menyiapkan Masa Depan Dayak

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Memasuki usia ke-16 tahun, GERDAYAK Indonesia berupaya mempertegas perannya sebagai organisasi yang tidak hanya menjaga identitas budaya Dayak, tetapi juga ikut menyiapkan masyarakat menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan dunia kerja yang terus berubah. Ketua Umum DPP GERDAYAK Indonesia, Yansen A. Binti, mengatakan organisasi yang dipimpinnya kini fokus membangun kualitas sumber daya […]

  • LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    LBH Antang Damang Resmi Berdiri, Jangan Takut Bela Rakyat Kecil

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelantikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Antang Damang di Palangka Raya, Rabu (22/04/2026), membawa pesan keras dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah: hukum harus hadir untuk semua, bukan hanya untuk mereka yang punya akses dan kekuatan. Melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberadaan LBH […]

  • Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

    Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Cilacap – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan keras yang langsung menyita perhatian publik saat meresmikan groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026). Di tengah pidato yang menekankan pentingnya optimisme dan kerja nyata untuk bangsa, Prabowo menyentil keras pihak-pihak yang dinilainya terus membangun narasi pesimisme terhadap masa depan Indonesia. “Mungkin […]

  • Dana Jalan Nasional Tinggal Rp300 Miliar, DPRD: Jangan Korbankan Masyarakat Kalteng

    Dana Jalan Nasional Tinggal Rp300 Miliar, DPRD: Jangan Korbankan Masyarakat Kalteng

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 26
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemangkasan anggaran pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Alokasi dana yang sebelumnya mencapai sekitar Rp1 triliun kini hanya tersisa sekitar Rp300 miliar, angka yang dinilai jauh dari cukup untuk menjaga kondisi infrastruktur di provinsi terluas di Indonesia itu. Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, […]

expand_less