Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025. Namun di balik capaian tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap persoalan yang dinilai jauh lebih penting, yakni belum tepatnya formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) dalam mencerminkan kebutuhan fiskal daerah.

Catatan inilah yang menjadi perhatian Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang. Menurutnya, penghargaan WTP seharusnya tidak membuat pemerintah pusat cepat puas, sementara persoalan ketimpangan fiskal daerah masih terjadi.

Dalam Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI, Rabu (1/7/2026), BPK RI menegaskan bahwa pengelolaan APBN dan APBD harus semakin terintegrasi sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). Di sisi lain, auditor negara juga menemukan bahwa skema DAU tahun 2025 belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil celah fiskal di berbagai daerah.

Bagi Teras Narang, temuan tersebut bukan sekadar catatan administratif, melainkan sinyal bahwa formula transfer ke daerah masih perlu dievaluasi secara menyeluruh.

“Kalau indikator kebutuhan fiskal belum menggambarkan kondisi sebenarnya, dampaknya tentu ada daerah yang menerima anggaran tidak sesuai kebutuhan pembangunan. Ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Mantan Gubernur Kalimantan Tengah itu menilai reformasi kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) menjadi kebutuhan mendesak, terutama di tengah ruang fiskal pemerintah yang semakin terbatas. Menurutnya, setiap rupiah anggaran harus benar-benar diarahkan pada daerah yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah pusat tidak mengambil jalan pintas melalui kebijakan yang justru memperlemah kemampuan fiskal daerah. Sebaliknya, pembinaan, pendampingan, serta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah perlu diperkuat agar pembangunan berjalan lebih efektif.

Teras turut mendukung rekomendasi DPD RI yang meminta pemerintah segera mengevaluasi sistem TKD untuk memperkuat pemerataan pembangunan, memberikan afirmasi lebih besar kepada wilayah kepulauan dan daerah 3T, serta meningkatkan perhatian pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pengelolaan keuangan negara bukan hanya raihan opini WTP, melainkan sejauh mana APBN mampu menghadirkan keadilan fiskal bagi seluruh daerah di Indonesia. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inflasi Kalimantan Tengah Januari 2026 Naik ke 4,09 Persen

    Inflasi Kalimantan Tengah Januari 2026 Naik ke 4,09 Persen

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 466
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tekanan harga kembali menghantam Kalimantan Tengah di awal 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) Provinsi Kalimantan Tengah pada Januari 2026 mencapai 4,09 persen, dipicu lonjakan harga berbagai komoditas kebutuhan masyarakat. Kenaikan inflasi tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang melonjak dari 106,06 pada Januari 2025 […]

  • Rutan Palangka Raya Usulkan Remisi Natal untuk 111 WBP, Ada Nama Ben Brahim

    Rutan Palangka Raya Usulkan Remisi Natal untuk 111 WBP, Ada Nama Ben Brahim

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 253
    • 0Komentar

    DAYA BORNEO, Palangka Raya – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya mengajukan usulan pemberian remisi khusus kepada ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari hak narapidana yang telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan melalui Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Tri […]

  • SMAN 1 Palangka Raya, dari SMA Bandar Veteran hingga Menjadi Sekolah Unggulan

    SMAN 1 Palangka Raya, dari SMA Bandar Veteran hingga Menjadi Sekolah Unggulan

    • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Di balik status sebagai salah satu sekolah tertua di Kalimantan Tengah, SMA Negeri 1 Palangka Raya menyimpan sejarah panjang yang jarang diketahui publik. Sekolah ini awalnya berdiri atas swadaya masyarakat pada 1959 dengan nama SMA Bandar Veteran, sebelum akhirnya resmi menyandang nama SMA Negeri 1 Palangka Raya. Kepala SMA Negeri 1 […]

  • Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

    Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Ketika musim kemarau tiba, aktivitas pembakaran hutan tidak bisa dibenarkan. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan aturan tetap berlaku, termasuk terhadap pembakaran yang dikaitkan dengan alasan tertentu maupun kearifan lokal. Edy menyebut pemerintah daerah sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur batas aktivitas pembakaran. Regulasi tersebut membedakan kegiatan yang diperbolehkan […]

  • Edy Pratowo Salurkan Bantuan KHBS Meski di Tengah Ancaman Karhutla

    Edy Pratowo Salurkan Bantuan KHBS Meski di Tengah Ancaman Karhutla

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2026
    • account_circle neha
    • visibility 15
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat Kabupaten Lamandau menerima bantuan pangan dan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) Tahap II dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Penyaluran ini disertai layanan kesehatan gratis, pembagian masker, dan vitamin untuk membantu warga menghadapi dampak karhutla. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendatangi tiga […]

  • Pendapatan Ngebut, Belanja APBD Kalteng Baru 53,29 Persen

    Pendapatan Ngebut, Belanja APBD Kalteng Baru 53,29 Persen

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 275
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 menunjukkan kinerja yang belum sepenuhnya seimbang antara pendapatan dan belanja. Data terbaru Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan RI melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 6 Desember 2025 mencatat realisasi pendapatan daerah telah mencapai 66,24 persen, sementara […]

expand_less