Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membawa suara daerah ke jantung kekuasaan nasional. Ia menghadiri Diseminasi hasil pemantauan dan evaluasi peraturan daerah yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Forum ini menjadi panggung penting untuk menguji apakah produk hukum daerah benar-benar berpihak pada pembangunan atau justru menghambat laju ekonomi.

Diseminasi yang diinisiasi Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI tersebut mengupas tuntas kualitas Perda dan Raperda di daerah, mulai dari kesesuaiannya dengan undang-undang nasional hingga dampaknya terhadap investasi dan tata kelola pemerintahan.

“Regulasi daerah tidak boleh menjadi beban baru bagi masyarakat dan dunia usaha. Perda harus memberi kepastian, bukan menciptakan masalah,” tegas Edy Pratowo di hadapan peserta forum.

Ia menilai kegiatan ini sebagai alarm dini bagi pemerintah daerah agar lebih cermat dalam menyusun kebijakan. Menurut Edy, masih ditemukan Perda yang tumpang tindih, kurang responsif, bahkan berpotensi bertentangan dengan regulasi di atasnya.

Forum tersebut secara terbuka memaparkan hasil evaluasi terhadap Perda strategis, termasuk regulasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), pengelolaan APBD, serta tata kelola pemerintahan desa. Temuan-temuan itu dinilai krusial karena menyentuh langsung iklim investasi dan efektivitas pelayanan publik.

“Kalau regulasi tidak sinkron, yang rugi bukan hanya pemerintah, tapi masyarakat dan daerah itu sendiri,” ujar Edy.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terbuka terhadap kritik dan rekomendasi dari DPD RI sebagai bagian dari upaya pembenahan regulasi. Menurutnya, harmonisasi pusat dan daerah bukan pilihan, melainkan keharusan di tengah tuntutan percepatan pembangunan.

Diseminasi ini menjadi forum refleksi kolektif yang rutin digelar setiap masa persidangan. Bagi Kalimantan Tengah, kehadiran Wagub di Senayan adalah sinyal tegas: daerah tidak ingin tertinggal oleh regulasi yang lemah. Perda harus menjadi alat dorong pembangunan, bukan rem yang menghambat masa depan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    Teras Narang Minta Pemerintah Kalteng Jangan Setengah Hati Tangani Karhutla

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi ancaman serius di Kalimantan Tengah. Memasuki pertengahan Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sedikitnya 472 kejadian karhutla yang telah melalap sekitar 456,78 hektare lahan. Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang, menilai kondisi tersebut harus […]

  • Hari Otonomi Daerah: Antara Kemandirian Fiskal dan Tantangan Ekonomi Modern

    Hari Otonomi Daerah: Antara Kemandirian Fiskal dan Tantangan Ekonomi Modern

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Otonomi Daerah setiap 25 April bukan sekadar seremoni administratif. Momentum ini menjadi refleksi atas sejauh mana desentralisasi benar-benar memperkuat ekonomi daerah di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Sejak diberlakukan pascareformasi, otonomi daerah memberi kewenangan luas kepada pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya dan menentukan arah pembangunan sesuai potensi lokal. Namun, lebih dari […]

  • BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    BBK 7 Universitas Airlangga Dorong Kebiasaan Hidup Bersih di Sekolah Dasar Desa Bakalrejo

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kelompok Belajar Bersama (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung di SDN 1 dan SDN 2 Bakalrejo pada 14–23 Januari 2026 sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Penyuluhan ini dilatarbelakangi […]

  • Pertemuan Malam di Palangka Raya, Pusat dan Daerah Sinkronkan Agenda Agraria Kalteng

    Pertemuan Malam di Palangka Raya, Pusat dan Daerah Sinkronkan Agenda Agraria Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menghadiri pertemuan strategis bersama Tim Komisi II DPR RI dan jajaran Kementerian ATR/BPN di Swiss-Belhotel Danum, Rabu malam (22/4/2026). Forum ini menjadi ruang konsolidasi awal untuk menyelaraskan arah kebijakan agraria yang selama ini dinilai masih menghadapi sejumlah hambatan di lapangan. Sejumlah pejabat […]

  • Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    Dishut Kalteng Tegaskan Polhut Garda Terdepan Perlindungan Hutan

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Komitmen menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Kehutanan (Polhut) ke-59 yang digelar di Persemaian Permanen Hiu Putih, Palangka Raya, Senin (29/12/2025) pagi. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi atas peran strategis Polhut di tengah tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks. […]

  • 21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Presiden Prabowo Subianto membuka sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan bekerja dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Jumat (14/8/2026). Pidato tersebut tidak sekadar menyajikan deretan angka. Prabowo menggunakan capaian di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga ekonomi rakyat sebagai gambaran arah pemerintahannya. […]

expand_less