Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

WTP Bukan Alasan, Teras Narang Desak Pemerintah Benahi Transfer ke Daerah

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 1 Jul 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2025. Namun di balik capaian tersebut, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengungkap persoalan yang dinilai jauh lebih penting, yakni belum tepatnya formulasi Dana Alokasi Umum (DAU) dalam mencerminkan kebutuhan fiskal daerah.

Catatan inilah yang menjadi perhatian Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Dr. Agustin Teras Narang. Menurutnya, penghargaan WTP seharusnya tidak membuat pemerintah pusat cepat puas, sementara persoalan ketimpangan fiskal daerah masih terjadi.

Dalam Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI, Rabu (1/7/2026), BPK RI menegaskan bahwa pengelolaan APBN dan APBD harus semakin terintegrasi sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). Di sisi lain, auditor negara juga menemukan bahwa skema DAU tahun 2025 belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil celah fiskal di berbagai daerah.

Bagi Teras Narang, temuan tersebut bukan sekadar catatan administratif, melainkan sinyal bahwa formula transfer ke daerah masih perlu dievaluasi secara menyeluruh.

“Kalau indikator kebutuhan fiskal belum menggambarkan kondisi sebenarnya, dampaknya tentu ada daerah yang menerima anggaran tidak sesuai kebutuhan pembangunan. Ini harus segera diperbaiki,” ujarnya.

Mantan Gubernur Kalimantan Tengah itu menilai reformasi kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) menjadi kebutuhan mendesak, terutama di tengah ruang fiskal pemerintah yang semakin terbatas. Menurutnya, setiap rupiah anggaran harus benar-benar diarahkan pada daerah yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah pusat tidak mengambil jalan pintas melalui kebijakan yang justru memperlemah kemampuan fiskal daerah. Sebaliknya, pembinaan, pendampingan, serta sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah perlu diperkuat agar pembangunan berjalan lebih efektif.

Teras turut mendukung rekomendasi DPD RI yang meminta pemerintah segera mengevaluasi sistem TKD untuk memperkuat pemerataan pembangunan, memberikan afirmasi lebih besar kepada wilayah kepulauan dan daerah 3T, serta meningkatkan perhatian pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pengelolaan keuangan negara bukan hanya raihan opini WTP, melainkan sejauh mana APBN mampu menghadirkan keadilan fiskal bagi seluruh daerah di Indonesia. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuliah Gratis, Turun ke Sawah, Kantongi Rp10 Juta Sebulan — Ini Tawaran Pemprov Kalteng buat Anak Muda

    Kuliah Gratis, Turun ke Sawah, Kantongi Rp10 Juta Sebulan — Ini Tawaran Pemprov Kalteng buat Anak Muda

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 82
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Kabar menggembirakan buat generasi muda Bumi Tambun Bungai yang ingin kuliah sekaligus punya penghasilan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membuka jalur pendidikan vokasi D3 dengan beasiswa penuh, plus bonus yang tak main-main: potensi kantong tebal lewat program Brigade Pangan. Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo mengungkap, beasiswa penuh ini digulirkan lewat kerja sama dengan […]

  • Freddy Ering Sentil Belanja APBD Kalteng: Jangan Kejar Proyek Besar Saat Anggaran Terbatas

    Freddy Ering Sentil Belanja APBD Kalteng: Jangan Kejar Proyek Besar Saat Anggaran Terbatas

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 36
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ruang fiskal Kalimantan Tengah yang terbatas membuat DPRD Kalteng meminta pemerintah tidak salah menentukan prioritas. Perubahan APBD 2026 didorong lebih fokus pada kebutuhan yang benar-benar mendesak, bukan sekadar mengejar pembangunan fisik berskala besar. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, menegaskan sejumlah sektor tidak boleh kehilangan dukungan anggaran. […]

  • File Slab Km 7 Pangkalan Bun Ditutup, PUPR Kalteng Kebut Perbaikan

    File Slab Km 7 Pangkalan Bun Ditutup, PUPR Kalteng Kebut Perbaikan

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Pangkalan Bun – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menangani kerusakan file slab di Kilometer 7 ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, akses di lokasi tersebut ditutup sementara hingga proses perbaikan selesai. Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, mengatakan keputusan penutupan diambil setelah ditemukan retakan pada struktur slab yang berpotensi […]

  • Diterpa Isu Perselingkuhan Dengan Wabup Katingan, Tri Yulia: 100 Persen Hoaks!

    Diterpa Isu Perselingkuhan Dengan Wabup Katingan, Tri Yulia: 100 Persen Hoaks!

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle fe
    • visibility 6
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Isu dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Wakil Bupati Katingan, Firdaus, bersama Putri Pariwisata Palangka Raya 2025, Tri Yulia Fajrianti, mulai menjadi perbincangan panas di Kalimantan Tengah. Tak hanya tudingan dugaan hubungan terlarang, isu tersebut bahkan berkembang dengan narasi yang mengaitkan nama Tri Yulia dengan kabar kehamilan. Informasi yang beredar di media sosial […]

  • Fordayak Segel Kantor Mandiri Tunas Finance, Ada Apa?

    Fordayak Segel Kantor Mandiri Tunas Finance, Ada Apa? 

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kesabaran Forum Pemuda Dayak (Fordayak) tampaknya telah mencapai batas. Setelah mengaku berulang kali menempuh jalur mediasi tanpa hasil yang jelas, organisasi tersebut akhirnya melakukan aksi penyegelan terhadap kantor PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Jalan G. Obos, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026). Aksi itu dipicu sengketa objek jaminan fidusia milik CV Cahaya Borneo […]

  • Gubernur Kalteng Bagikan Bantuan Pangan dan Uang Tunai di Tiga Kelurahan Palangka Raya

    Gubernur Kalteng Bagikan Bantuan Pangan dan Uang Tunai di Tiga Kelurahan Palangka Raya

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan tidak hanya mengancam kesehatan warga Palangka Raya, tetapi juga mengganggu aktivitas dan perekonomian mereka. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, Senin (28/9/2026). Menurut Agustiar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng ingin memastikan warga tetap sehat dan selamat selama kondisi ini […]

expand_less