Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Gubernur Agustiar Sabran Minta Atlet Pelajar Buktikan Kualitas di O2SN Nasional

Gubernur Agustiar Sabran Minta Atlet Pelajar Buktikan Kualitas di O2SN Nasional

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2026
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

DAYANORNEO, Palangka Raya Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan tegas kepada para atlet pelajar yang akan mewakili daerah pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Prestasi di tingkat provinsi dinilai bukan garis akhir, melainkan awal untuk membuktikan kualitas Kalimantan Tengah di panggung nasional.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Malam Puncak O2SN Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Sylva Mini Soccer Palangka Raya, Jumat (17/7/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil menjadi juara sekaligus mengingatkan agar tidak cepat merasa puas dengan hasil yang telah diraih.

“Jadikan prestasi ini sebagai langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Buktikan bahwa atlet pelajar Kalimantan Tengah mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional,” tegas Agustiar Sabran.

O2SN Kalteng 2026 diikuti 954 peserta dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK sederajat, dengan dukungan sekitar 2.000 suporter dari berbagai kabupaten dan kota. Kompetisi mempertandingkan tujuh cabang olahraga utama, yakni bulutangkis, atletik, pencak silat, renang, panjat tebing, senam, dan catur, serta dua cabang olahraga tradisional Kalimantan Tengah sebagai eksibisi, yaitu balogo dan manyipet.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, M. Reza Prabowo, menilai para atlet yang lolos ke tingkat nasional masih membutuhkan pembinaan yang lebih intensif agar mampu bersaing dengan kontingen dari provinsi lain.

“Mereka jangan cepat puas. Ini baru seleksi dari kabupaten ke provinsi. Di tingkat nasional persaingannya jauh lebih berat, sehingga latihan harus lebih disiplin dan berkelanjutan,” ujarnya.

Reza memastikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan memberikan dukungan bagi kontingen yang berlaga di tingkat nasional sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain mengejar prestasi, menurutnya O2SN juga menjadi sarana membangun karakter peserta didik melalui sportivitas, disiplin, kerja keras, serta kecintaan terhadap budaya daerah melalui cabang olahraga tradisional.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap para atlet pelajar mampu membawa pulang prestasi sekaligus membuktikan bahwa generasi muda Bumi Tambun Bungai memiliki daya saing, karakter kuat, dan semangat juang untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

    Rupiah Anjlok Tembus Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tetap Tenang

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS kembali memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha dan masyarakat. Namun di tengah tekanan pasar yang meningkat, pemerintah meminta publik tidak terpancing kepanikan dan tetap melihat kondisi ekonomi nasional secara menyeluruh. Pemerintah menegaskan bahwa pergerakan nilai tukar saat ini masih terus dipantau […]

  • DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    DPRD Kalteng Bongkar Problem Perkebunan, Konflik Lahan Baru Tertangani 26 Persen

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras carut-marut tata kelola sektor perkebunan di Kalimantan Tengah. Dalam evaluasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025, legislatif menilai penyelesaian konflik perkebunan berjalan lambat, sementara pengawasan terhadap perusahaan besar swasta masih menyisakan banyak persoalan di lapangan. Sorotan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 […]

  • Perbaikan Pengadaan Jadi Titik Krusial di Barito Timur

    Perbaikan Pengadaan Jadi Titik Krusial di Barito Timur

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempatkan tata kelola pengadaan barang dan jasa sebagai titik paling krusial dalam pembenahan keuangan daerah di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya kebutuhan pembangunan, KPK mengingatkan setiap proyek pemerintah harus berjalan transparan, kompetitif, dan bebas dari pengondisian. Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

  • Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    Ekspor Batubara Tak Lagi Bebas, Pemerintah Terapkan Aturan Baru

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah resmi mengubah mekanisme ekspor batubara dengan menerapkan aturan baru yang memperkuat pengawasan terhadap komoditas sumber daya alam strategis. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menata perdagangan batubara agar berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai regulasi. Aturan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 31/MK/BC/2026 yang mulai berlaku efektif sejak 1 Juni […]

  • Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

    Muhammadiyah Mantap Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026, Ini Dasar Ilmiah dan Fikihnya

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini memicu diskusi publik karena berbeda dengan keputusan pemerintah yang menetapkan awal puasa pada 19 Februari 2026. Muhammadiyah menegaskan keputusan tersebut berdasar pendekatan astronomi global melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Mengutip dari laman resmi Muhammadiyah, […]

  • Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas mendukung langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur layanan publik dan ketahanan pangan. Peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri dinilai menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi daerah yang dampaknya langsung menyentuh lapangan kerja, logistik, hingga perputaran usaha […]

expand_less