Kejurnas Offroad 2026 Dimulai, Gubernur: Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sab, 16 Mei 2026
- visibility 82
- comment 0 komentar

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat mencoba menggunakan mobil offroad.
DAYABORNEO, Palangka Raya — Aroma lumpur, raungan mesin, dan adrenalin ekstrem membakar kawasan Sirkuit Sukamulya Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, saat Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Putaran II Piala Gubernur dan Tangkiling Offroad Extreme 4 Tahun 2026 resmi dibuka, Sabtu (16/5/2026).
Gubernur Agustiar Sabran hadir langsung bersama unsur Forkopimda membuka ajang nasional yang mempertemukan offroader dari berbagai penjuru Indonesia. Kehadiran orang nomor satu di Kalteng itu sekaligus menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap perkembangan olahraga otomotif ekstrem di daerah.
Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan Kalimantan Tengah tidak hanya siap menjadi lokasi perlombaan, tetapi juga siap tampil sebagai daerah tujuan sport tourism nasional. Menurutnya, event offroad menjadi cara efektif memperkenalkan potensi wisata alam, budaya Dayak, hingga kekuatan ekonomi masyarakat lokal.
“Event seperti ini bukan sekadar balapan. Ini tentang memperkenalkan Kalimantan Tengah kepada Indonesia,” tegas Agustiar di hadapan peserta dan penonton.
Ia menyebut kehadiran ratusan peserta, kru, komunitas, hingga wisatawan otomotif memberikan efek ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar, mulai dari pelaku UMKM, hotel, rumah makan, hingga sektor transportasi.
Tak hanya itu, Agustiar juga memberi motivasi kepada offroader lokal agar menjadikan Kejurnas tersebut sebagai ajang pembuktian diri sekaligus ruang belajar dari pembalap nasional berpengalaman.
“Kita ingin offroader Kalteng naik kelas dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.
Kejurnas Offroad 2026 berlangsung selama dua hari, 16–17 Mei, dengan sejumlah kelas bergengsi seperti 1000cc Standard, Under 1–2500cc, hingga Upper 1–4800cc. Medan ekstrem berlumpur khas Tangkiling menjadi tantangan utama yang memacu adrenalin para peserta.
Ribuan warga tampak memadati arena sejak pagi. Sorak penonton pecah setiap kali kendaraan peserta berjibaku menaklukkan tanjakan curam, kubangan lumpur, hingga lintasan ekstrem yang menguji nyali dan kemampuan pembalap. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar