Rabu, 29 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Hakim Tipikor Turun ke Permukiman Warga, Universitas Pancasila Dorong Kesadaran Hukum dari Akar Rumput

Hakim Tipikor Turun ke Permukiman Warga, Universitas Pancasila Dorong Kesadaran Hukum dari Akar Rumput

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta Utara Upaya membangun masyarakat yang taat hukum tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum di ruang pengadilan. Edukasi langsung kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting agar warga memahami hak dan kewajibannya sebelum persoalan hukum berkembang menjadi konflik.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Pancasila di Balai Warga RW 01, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dr. Andreas Eno Tirtakusuma, S.H., S.Ak., M.H., yang turut berbagi pandangan mengenai pentingnya membangun budaya sadar hukum di tengah masyarakat. Kehadiran seorang hakim dalam forum edukasi warga menjadi bukti bahwa penegakan hukum tidak berhenti pada proses peradilan, tetapi juga harus diwujudkan melalui pencegahan dan peningkatan literasi hukum.

Mengusung tema “Membangun Budaya Sadar Hukum untuk Mewujudkan Masyarakat yang Tertib dan Adil”, kegiatan berlangsung interaktif. Warga tidak hanya menerima materi penyuluhan, tetapi juga berdialog langsung mengenai persoalan hukum yang kerap ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua RW 01 Penjaringan, Abdul Rasid, mengapresiasi inisiatif Fakultas Hukum Universitas Pancasila yang dinilainya mampu menjembatani kebutuhan masyarakat akan informasi hukum yang mudah dipahami.

“Materinya sangat dekat dengan persoalan yang kami hadapi. Warga jadi lebih memahami langkah hukum yang benar, ditambah adanya santunan dan bantuan sembako yang sangat membantu masyarakat,” ujar Abdul Rasid.

Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Dr. Lisda Syamsumardian, S.H., M.H., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan hukum yang tidak hanya berkembang di lingkungan akademik, tetapi juga memberi dampak langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum, Dr. M. Ilham Hermawan, S.H., M.H., mengatakan mahasiswa hukum harus mampu menghubungkan teori dengan realitas sosial agar keilmuan yang dimiliki benar-benar memberikan solusi bagi masyarakat.

Dalam sesi penyuluhan, peserta memperoleh pemahaman mengenai bahaya pinjaman online ilegal, penyelesaian sengketa pertanahan, hingga perlindungan hukum bagi korban kekerasan dalam rumah tangga. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan penyaluran paket sembako kepada warga.

Selain jajaran pimpinan Fakultas Hukum Universitas Pancasila, kegiatan juga dihadiri para dosen Program Magister Ilmu Hukum, di antaranya Dr. Yoyo Arifhardani, S.H., M.M., LL.M., Dr. Indah Harlina, S.H., M.H., Dr. Jum Anggriani, S.H., M.Hum., Dr. Andreas Eno Tirtakusuma, S.H., S.Ak., M.H., Dr. Diani Kesuma, S.H., M.H., Dr. Utji Sriwulandari, S.H., M.H., Dr. Ali Abdullah, S.H., M.M., M.Kn., M.H., serta Agus Trianto, S.H., M.H., serta tokoh masyarakat, dan unsur pimpinan wilayah.

Kehadiran para akademisi bersama praktisi hukum tersebut menegaskan komitmen Universitas Pancasila dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat sebagai fondasi terciptanya kehidupan yang tertib, adil, dan berkeadaban. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Agustiar Sabran: Jangan Biarkan Dayak Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    Gubernur Agustiar Sabran: Jangan Biarkan Dayak Hanya Jadi Penonton di Tanah Sendiri

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 GERDAYAK Indonesia tidak sekadar menjadi ajang seremonial organisasi masyarakat Dayak. Dari panggung peringatan itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengirim pesan yang lebih dalam: masyarakat Dayak harus bersatu, memperkuat kapasitas diri, dan mengambil peran utama dalam pembangunan daerah. Di hadapan pengurus GERDAYAK se-Kalimantan Tengah, unsur Forkopimda, […]

  • Pemprov Kalteng Akui Gunakan Dana Reboisasi untuk Tutup Kewajiban APBD 2025

    Pemprov Kalteng Akui Gunakan Dana Reboisasi untuk Tutup Kewajiban APBD 2025

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 mulai memasuki tahap krusial. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Tengah bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membedah penggunaan anggaran, termasuk terungkapnya pemanfaatan sementara Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR) untuk menutup kewajiban pembayaran pemerintah daerah yang telah jatuh tempo. Rapat berlangsung di Ruang Rapat […]

  • Kepala BGN Dicopot, Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Program MBG

    Kepala BGN Dicopot, Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Program MBG

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana dan dua wakilnya, Lodewyk Pusung serta Sony Sanjaya. Langkah tersebut diumumkan langsung pemerintah di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (02/06/2026), setelah dilakukan evaluasi kinerja selama hampir satu setengah tahun terakhir. Perombakan ini menandai babak baru […]

  • Wagub Tantang IKA PMII Kalteng Berkontribusi Nyata Untuk Masayrakat

    Wagub Tantang IKA PMII Kalteng Berkontribusi Nyata Untuk Masayrakat

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah secara terbuka menantang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) untuk tidak sekadar menjadi organisasi alumni, tetapi tampil sebagai kekuatan intelektual yang berani, kritis, dan berdampak langsung bagi pembangunan daerah. \Pesan tegas ini mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi dan Ramah Tamah serta Pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus […]

  • Prabowo Tata Ulang Sektor Energi, Negara Disiapkan Pegang Kendali Lebih Besar

    Prabowo Tata Ulang Sektor Energi, Negara Disiapkan Pegang Kendali Lebih Besar

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mulai menata ulang arah kebijakan energi dan pertambangan nasional dengan menegaskan peran negara harus lebih dominan dalam pengelolaan sumber daya alam strategis. Langkah ini diproyeksikan menjadi fondasi baru dalam memperkuat kedaulatan energi sekaligus memaksimalkan penerimaan negara dari sektor tambang dan migas. Arah kebijakan tersebut mengemuka saat Presiden menerima […]

  • Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    Dinas Kehutanan Kalteng Dihancurkan, Apa yang Ingin Dibangun?

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DAYANORNEO, Palangka Raya – Alat berat mulai bekerja. Dinding yang selama puluhan tahun berdiri kokoh kini rata dengan tanah. Gedung Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, yang menjadi saksi lahirnya berbagai kebijakan pengelolaan hutan, kini hanya menyisakan kenangan. Bagi sebagian orang, ini mungkin hanya pembongkaran sebuah bangunan. Namun bagi Kalimantan Tengah, hilangnya gedung tersebut menyimpan pertanyaan […]

expand_less