Minggu, 13 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kriminal » Kapolda Buka Kronologi Tragedi Katingan: Operasi Narkoba Berubah Jadi Serangan Brutal

Kapolda Buka Kronologi Tragedi Katingan: Operasi Narkoba Berubah Jadi Serangan Brutal

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 23 Jul 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Fakta-fakta baru di balik gugurnya tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan mulai terkuak. Operasi penindakan terhadap jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, berubah menjadi aksi penyerangan brutal setelah massa diduga terprovokasi dan mengepung aparat yang tengah menjalankan tugas negara.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan membeberkan kronologi lengkap insiden tersebut dalam konferensi pers di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Kamis (23/7/2026).

Menuru Iwan, operasi diawali dari penyelidikan terhadap seorang residivis berinisial B yang kembali diduga mengendalikan peredaran sabu di wilayah Katingan.

Setelah memastikan adanya transaksi narkotika, tim yang terdiri dari 12 personel bergerak melakukan penindakan. Pelaku berhasil diamankan bersama dua paket sabu. Namun, situasi berubah hanya dalam hitungan menit.

“Saat pelaku diamankan, seorang perempuan berteriak menyebut anggota kami sebagai perampok sambil membawa parang. Teriakan itu memancing warga berdatangan hingga jumlah massa terus bertambah,” ungkap Kapolda.

Massa yang datang disebut tidak hanya melakukan intimidasi, tetapi juga menyerang petugas menggunakan senjata tajam dan senapan angin. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan, namun kondisi semakin sulit dikendalikan.

Dalam situasi tersebut, personel memilih mundur untuk menghindari jatuhnya korban di kalangan warga. Jalur penyelamatan yang tersisa hanyalah sungai.

“Pertimbangannya sederhana, jangan sampai masyarakat menjadi korban. Karena itu anggota mundur dengan cara terjun ke sungai,” jelas Iwan.

Para personel berenang sekitar 400 meter menuju pulau kecil di tengah sungai. Namun pelarian itu tidak menghentikan aksi massa. Berdasarkan hasil penyidikan, kelompok penyerang diduga terus melakukan pengejaran melalui jalur darat dan sungai menggunakan perahu kelotok.

Penyidikan yang dilakukan Polda Kalteng bersama Bareskrim Polri mengungkap dugaan kekerasan yang menyebabkan tiga anggota polisi kehilangan nyawa. Polisi mengaku telah mengamankan sejumlah saksi yang memperkuat konstruksi perkara.

“Ada saksi yang menerangkan salah satu pelaku pulang ke rumah dan mengaku telah menghabisi anggota Polri. Keterangan itu menjadi bagian penting dalam proses pembuktian,” tegas Kapolda.

Hingga kini sembilan tersangka telah diamankan, termasuk tiga pelaku utama yang ditangkap di Kalimantan Timur. Namun penyidikan belum berhenti. Polda Kalteng memastikan akan memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat negara.

Kasus ini tidak lagi dipandang sebagai perkara peredaran narkotika semata. Aparat menanganinya dalam dua jalur sekaligus, yakni tindak pidana narkotika dan tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan gugurnya tiga anggota Polri. Kapolda menegaskan siapa pun yang terlibat akan diproses tanpa pandang bulu sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasupa Hasundau IKAPTK Kalteng Jadi Ruang Transfer Nilai Kepamongprajaan Antar Generasi

    Hasupa Hasundau IKAPTK Kalteng Jadi Ruang Transfer Nilai Kepamongprajaan Antar Generasi

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah dinamika birokrasi yang terus berkembang, penguatan nilai kebersamaan dan etika kepamongprajaan lintas generasi dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Berangkat dari semangat tersebut, Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Hasupa Hasundau dan Silaturahmi Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan bersama Praja IPDN Tahun 2025, Sabtu (27/12/2025) malam. Gubernur […]

  • Kejurnas Offroad 2026 Dimulai, Gubernur: Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional

    Kejurnas Offroad 2026 Dimulai, Gubernur: Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Aroma lumpur, raungan mesin, dan adrenalin ekstrem membakar kawasan Sirkuit Sukamulya Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, saat Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Putaran II Piala Gubernur dan Tangkiling Offroad Extreme 4 Tahun 2026 resmi dibuka, Sabtu (16/5/2026). Gubernur Agustiar Sabran hadir langsung bersama unsur Forkopimda membuka ajang nasional yang mempertemukan offroader dari berbagai […]

  • HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di usia ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan cukup menjadi penopang pembangunan apabila tidak diimbangi inovasi dan pengelolaan yang berkelanjutan. Daerah didorong keluar dari zona nyaman dan mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Agustiar […]

  • Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

    Sidang Isbat Tetapkan Awal Puasa Ramadhan, Kamis 19 Februari 2026

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah memastikan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (17/2/2026). Keputusan tersebut diambil dengan menggabungkan perhitungan hisab dan hasil pemantauan hilal di berbagai daerah, Indonesia. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa tim pemantau tidak menemukan hilal yang […]

  • Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penyidik Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dalam tata niaga ekspor sawit. Sejumlah lokasi di Pekanbaru dan Medan digeledah untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan rekayasa kode ekspor Crude Palm Oil (CPO) menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME) dan produk turunan lain sepanjang 2022–2024. Langkah ini menjadi bagian dari pendalaman perkara yang […]

  • PLN Palangka Raya Dilempari Bangkai Ayam, Buntut Pemadaman Listrik Bergilir

    PLN Palangka Raya Dilempari Bangkai Ayam, Buntut Pemadaman Listrik Bergilir

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Bau busuk bangkai ayam menjadi “pesan” keras yang dibawa para peternak ke Kantor PLN Palangka Raya, Rabu (29/7/2026). Ribuan ayam mati diangkut ke lokasi dan sebagian dilemparkan ke halaman kantor sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik bergilir yang disebut telah menghantam usaha peternakan. Aksi tersebut bukan sekadar unjuk rasa. Para peternak […]

expand_less