Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » PLN Palangka Raya Dilempari Bangkai Ayam, Buntut Pemadaman Listrik Bergilir

PLN Palangka Raya Dilempari Bangkai Ayam, Buntut Pemadaman Listrik Bergilir

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 29 Jul 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Bau busuk bangkai ayam menjadi “pesan” keras yang dibawa para peternak ke Kantor PLN Palangka Raya, Rabu (29/7/2026). Ribuan ayam mati diangkut ke lokasi dan sebagian dilemparkan ke halaman kantor sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik bergilir yang disebut telah menghantam usaha peternakan.

Aksi tersebut bukan sekadar unjuk rasa. Para peternak ingin memperlihatkan secara langsung konsekuensi yang mereka tanggung ketika listrik padam berulang kali. Bangkai ayam yang mulai membusuk menjadi simbol kerugian yang menurut mereka terus membesar.

Masalahnya menjadi serius karena sebagian peternak menggunakan sistem kandang tertutup atau close house. Sistem ini membutuhkan pasokan listrik secara terus-menerus untuk menjalankan blower dan menjaga suhu serta sirkulasi udara di dalam kandang.

Ketika listrik mati selama tiga hingga enam jam dalam sehari, sistem ventilasi ikut berhenti. Suhu kandang meningkat dan ayam tidak mampu bertahan. Puluhan ribu hingga ratusan ribu ayam disebut mati, sementara kerugian peternak ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami bawa bangkai ayam ini supaya PLN melihat sendiri akibatnya. Ini bukan hanya soal lampu mati. Ketika listrik mati berjam-jam, ternak kami bisa mati dan usaha kami ikut hancur,” ujar salah seorang peternak.

Para peternak mempertanyakan pola pemadaman yang menurut mereka belum cukup mempertimbangkan karakteristik wilayah. Kawasan yang menjadi sentra peternakan, kata mereka, memiliki kebutuhan listrik yang jauh berbeda dengan pelanggan rumah tangga biasa.

“Kami butuh solusi, bukan sekadar jadwal pemadaman. Kalau kondisi ini terus berulang, siapa yang menanggung kerugian peternak?” kata peternak lainnya.

Mereka mendesak PLN membuka komunikasi secara langsung dengan pelaku usaha untuk mencari langkah pencegahan. Peternak berharap ada kebijakan yang mempertimbangkan kawasan dengan aktivitas produksi yang sangat bergantung pada listrik.

Aksi melempar bangkai ayam ke halaman PLN pun menjadi gambaran betapa frustrasinya para peternak. Ketika listrik padam, kerugiannya tidak berhenti pada alat elektronik yang mati atau aktivitas usaha yang tertunda.

Di kandang close house, listrik padam bisa berarti ayam mati. Dan bagi peternak, ayam mati berarti modal ikut terkubur.

Kini para peternak menunggu satu hal dari PLN: bukan sekadar penjelasan, tetapi solusi yang benar-benar bisa mencegah kerugian kembali terjadi. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Dorong Miangas Masuk Peta Digital Nasional

    Prabowo Dorong Miangas Masuk Peta Digital Nasional

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kepulauan Talaud — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat wilayah perbatasan bukan hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga lewat penguatan konektivitas digital. Dalam kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026), Presiden meluncurkan langkah strategis untuk membuka akses komunikasi yang lebih luas bagi masyarakat di pulau terluar Indonesia tersebut. Sebagai bagian dari […]

  • Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Negara akhirnya benar-benar hadir di Kalimantan Tengah. Kedatangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (22/1/2026), menjadi sinyal keras bahwa praktik penguasaan kawasan hutan yang bermasalah tidak lagi dibiarkan mengendap tanpa kepastian hukum. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung rombongan Satgas PKH di […]

  • Program MBG Disorot, DPRD Kalteng: Jangan Sampai Gagal di Lapangan

    Program MBG Disorot, DPRD Kalteng: Jangan Sampai Gagal di Lapangan

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pelaksanaan program MBG di Kalimantan Tengah mulai menuai sorotan serius. Anggota DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, menegaskan pihak legislatif tidak akan tinggal diam melihat berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Ia mengungkapkan, DPRD telah menerima sejumlah laporan masyarakat yang mengindikasikan pelaksanaan program belum berjalan maksimal. Persoalan yang muncul tidak hanya bersifat […]

  • Gebyar Ramadan Harus Cetak Generasi Berkarakter, Bukan Sekadar Ajang Lomba

    Gebyar Ramadan Harus Cetak Generasi Berkarakter, Bukan Sekadar Ajang Lomba

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya membangun generasi muda berkarakter saat membuka Gebyar Ramadan Berkah Jilid 5 di Halaman TVRI Kalteng, Jalan Yos Sudarso, Senin (2/3/2026) sore. Didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, ia menolak jika kegiatan tersebut dipandang sebatas perlombaan tahunan tanpa makna strategis. Di hadapan peserta dan tamu undangan, […]

  • Presiden Turun Langsung ke Kalteng, Puluhan Ribu Hotspot Jadi Sorotan

    Presiden Turun Langsung ke Kalteng, Puluhan Ribu Hotspot Jadi Sorotan

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 44
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026), membawa pesan kuat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi sejumlah wilayah. Presiden tidak hanya menerima laporan, tetapi turun langsung untuk melihat kebutuhan penanganan karhutla di lapangan. Presiden tiba di Bandara Tjilik Riwut setelah melakukan kunjungan […]

  • Rp2 Miliar Dikembalikan, Pintu Tersangka Dugaan Korupsi KPU Kotim Mulai Terbuka

    Rp2 Miliar Dikembalikan, Pintu Tersangka Dugaan Korupsi KPU Kotim Mulai Terbuka

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 232
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Penyelidikan dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Umum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) senilai Rp40 miliar kian mengerucut. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah tak lagi sekadar mengumpulkan petunjuk, tetapi mulai menekan aktor-aktor kunci dalam pusaran perkara anggaran 2023–2024 tersebut. Kamis (22/1/2026), penyidik memeriksa Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi dan […]

expand_less