Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kriminal » Ramai Disebut ODGJ, Benarkah Pelaku Mengalami Gangguan Jiwa?

Ramai Disebut ODGJ, Benarkah Pelaku Mengalami Gangguan Jiwa?

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah derasnya spekulasi yang beredar di media sosial, kepolisian meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi kejiwaan RB (23), pria yang mengamuk menggunakan mandau dan melukai dua warga di kawasan Jalan G Obos, Palangka Raya, Minggu (7/6/2026).

Pasca peristiwa yang menggegerkan warga tersebut, berbagai informasi bermunculan yang menyebut pelaku merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Namun hingga saat ini, polisi menegaskan belum ada kesimpulan resmi terkait kondisi psikologis pelaku.

Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto mengatakan penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dan fakta untuk memastikan latar belakang kejadian, termasuk kemungkinan adanya gangguan kejiwaan.

“Terkait ODGJ masih kita dalami,” tegas Iyudi.

Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa status kejiwaan seseorang tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan perilaku yang terlihat saat kejadian berlangsung.

Dalam insiden tersebut, RB diduga menyerang dua warga yang masih memiliki hubungan keluarga, yakni HA (45) dan AW (18). Keduanya mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Peristiwa itu sontak memicu kepanikan di kawasan Jalan G Obos. Warga yang menyaksikan kejadian berusaha menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mencoba melarikan diri usai melakukan penyerangan.

Aksi pengejaran berlangsung hingga kawasan sekitar Hotel Luwansa. Pelarian RB akhirnya terhenti setelah puluhan warga berhasil mengepung dan mengamankannya sebelum diserahkan kepada aparat kepolisian.

Sejumlah saksi menyebut pelaku sempat berbicara tidak jelas dan mengeluarkan pernyataan bernada ancaman saat diamankan warga. Bahkan, ia disebut mengatakan bahwa orang-orang yang menangkapnya akan terkena kutukan.

Meski demikian, polisi menilai seluruh informasi tersebut masih perlu diverifikasi melalui proses penyelidikan dan pemeriksaan yang lebih mendalam.

“Pelaku sudah diamankan, korban masih dalam perawatan,” kata Iyudi.

Saat ini, penyidik masih memeriksa pelaku secara intensif sambil mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Polisi berupaya mengungkap secara utuh motif di balik aksi yang membuat warga Palangka Raya geger sekaligus menjawab pertanyaan yang kini ramai diperbincangkan publik: apakah amukan itu murni tindak kriminal atau berkaitan dengan kondisi kejiwaan pelaku. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Tenant Kehilangan Akses Pluit Junction, PT Jakpro Digugat ke Pengadilan

    Puluhan Tenant Kehilangan Akses Pluit Junction, PT Jakpro Digugat ke Pengadilan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Puluhan penyewa ruang usaha di Mall Pluit Junction menghadapi pemutusan akses secara sepihak setelah pengelolaan kawasan dialihkan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kepada PT Grha Jaya Pradana (GJP). Para tenant menegaskan kontrak sewa mereka masih berlaku hingga 2026, namun akses ke unit ditutup total sejak Oktober 2025. Akibatnya, aktivitas usaha terhenti dan […]

  • Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

    Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangkaraya – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah membongkar upaya penyelundupan narkotika skala besar setelah menggagalkan pelarian dua pria yang membawa puluhan kilogram sabu di Jalan Trans Kalimantan. Aksi pengejaran berlangsung dramatis hingga ke kawasan hutan sebelum polisi berhasil menangkap kedua pelaku. Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menjelaskan polisi mulai menaruh curiga terhadap sebuah mobil […]

  • PPATK Bongkar Modus Pengemplangan Pajak Tekstil, Omzet Rp12,49 Triliun

    PPATK Bongkar Modus Pengemplangan Pajak Tekstil, Omzet Rp12,49 Triliun

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pengemplangan pajak di sektor tekstil kembali terkuak. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus penyembunyian omzet dengan memanfaatkan rekening milik karyawan maupun rekening pribadi untuk menghindari kewajiban pajak negara. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, mengatakan temuan tersebut teridentifikasi sepanjang tahun 2025. Dari hasil analisis PPATK, nilai omzet […]

  • Wagub Edy: Efisiensi Bukan Alasan, Pembangunan Katingan Harus Terus Bergerak

    Wagub Edy: Efisiensi Bukan Alasan, Pembangunan Katingan Harus Terus Bergerak

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Kasongan – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tidak menjadikan keterbatasan fiskal sebagai alasan memperlambat pembangunan. Pesan itu disampaikan saat memimpin Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Katingan di Halaman Kantor Bupati Katingan, Senin (20/7/2026). Bagi Edy, tantangan anggaran justru […]

  • Disperkimtan Kalteng Gencarkan Sosialisasi Cegah Permukiman Kumuh

    Disperkimtan Kalteng Gencarkan Sosialisasi Cegah Permukiman Kumuh

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka RAYA – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong pencegahan kawasan permukiman kumuh melalui pendekatan edukatif. Langkah tersebut dilakukan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng dengan menggencarkan kegiatan sosialisasi di berbagai daerah. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di sejumlah kabupaten itu bertujuan membangun kesadaran masyarakat […]

  • Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

    Wagub Edy Pratowo Tegas: Musim Kemarau Bukan Waktu Membakar Hutan

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 64
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Ketika musim kemarau tiba, aktivitas pembakaran hutan tidak bisa dibenarkan. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan aturan tetap berlaku, termasuk terhadap pembakaran yang dikaitkan dengan alasan tertentu maupun kearifan lokal. Edy menyebut pemerintah daerah sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur batas aktivitas pembakaran. Regulasi tersebut membedakan kegiatan yang diperbolehkan […]

expand_less