Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Serapan APBD Kalteng Baru 30,61 Persen di Semester II

Serapan APBD Kalteng Baru 30,61 Persen di Semester II

  • account_circle fe
  • calendar_month Sel, 4 Agu 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kinerja penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah hingga akhir Juli 2026 masih jauh dari harapan. Realisasi keuangan baru mencapai 30,61 persen, atau hanya sekitar Rp1,66 triliun dari total pagu Rp5,45 triliun, terpaut hampir 30 persen dari target semester II yang seharusnya sudah menyentuh 60 persen.

Data tersebut dipaparkan Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, dalam Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Tahun 2026 di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (4/8/2026).

Menurut Linae, kondisi itu menunjukkan adanya deviasi minus sebesar 29,39 persen, sehingga percepatan pelaksanaan program dan kegiatan tidak bisa lagi ditunda apabila target pembangunan ingin tercapai.

“Target triwulan pertama sebesar 20 persen, triwulan kedua 50 persen, triwulan ketiga 85 persen, dan per 15 November harus mencapai 100 persen untuk fisik. Karena itu hambatan harus segera diidentifikasi dan diselesaikan,” ujarnya.

Tak hanya realisasi keuangan yang masih rendah, capaian fisik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga baru berada di angka 32,51 persen.

Ironisnya, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) strategis justru menjadi penyumbang realisasi terendah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) misalnya, baru menyerap 8,41 persen anggaran dengan realisasi fisik hanya 4,69 persen. Disusul Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan sebesar 8,79 persen, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang baru mencapai 10,26 persen.

Sebaliknya, OPD dengan realisasi tertinggi ditempati Biro Organisasi sebesar 57,31 persen, diikuti Badan Penghubung sebesar 55,36 persen, dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sebesar 53,35 persen.

Kondisi serupa juga terjadi di tingkat kabupaten dan kota. Dari total pagu APBD kabupaten/kota sebesar Rp21,05 triliun, realisasi keuangan baru mencapai 39,65 persen, masih tertinggal 20,35 persen dari target 60 persen.

Kabupaten Sukamara menjadi daerah dengan penyerapan tertinggi sebesar 50,71 persen, disusul Gunung Mas (46,32 persen) dan Katingan (44,98 persen). Sementara posisi terbawah ditempati Seruyan (32,51 persen), Barito Utara (33,57 persen) dan Barito Selatan (33,90 persen).

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan rendahnya serapan anggaran harus menjadi perhatian serius seluruh kepala daerah dan pimpinan OPD. Ia mengingatkan pemerintah pusat kini memberi perhatian khusus terhadap daerah yang lamban merealisasikan anggaran.

“Jangan sampai anggaran hanya tersimpan di kas daerah. Uang itu harus bergerak untuk masyarakat, menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menyelesaikan program pembangunan. Kalau terus lambat, daerah sendiri yang akan menanggung risikonya,” tegas Edy.

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar mempercepat proses pengadaan barang dan jasa tanpa mengabaikan aturan hukum. Menurutnya, efisiensi anggaran bukan alasan untuk menunda pembangunan, melainkan harus dijawab dengan inovasi dan peningkatan kinerja.

Selain mendorong percepatan belanja, Edy meminta seluruh pemerintah daerah tetap waspada menghadapi musim kemarau dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sembari memastikan seluruh program pembangunan tetap berjalan sesuai target demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (red-fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tawon Vespa Bersarang di Atap Rumah Warga Kereng Bangkirai, Bikin Ngeri!

    Tawon Vespa Bersarang di Atap Rumah Warga Kereng Bangkirai, Bikin Ngeri! 

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 53
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Keberadaan tawon vespa di bawah atap rumah membuat warga Jalan Maduhara, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, harus lebih waspada. Khawatir membahayakan penghuni rumah, warga memilih meminta bantuan petugas untuk melakukan evakuasi sarang tersebut, Minggu (16/8/2026). Laporan disampaikan Ivan melalui Call Center 112 sekitar pukul 18.20 WIB. Mendapat laporan itu, […]

  • Rutan Palangka Raya Usulkan Remisi Natal untuk 111 WBP, Ada Nama Ben Brahim

    Rutan Palangka Raya Usulkan Remisi Natal untuk 111 WBP, Ada Nama Ben Brahim

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 242
    • 0Komentar

    DAYA BORNEO, Palangka Raya – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya mengajukan usulan pemberian remisi khusus kepada ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari hak narapidana yang telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan melalui Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Tri […]

  • Merah Putih Turun dari Langit Palangka Raya

    Merah Putih Turun dari Langit Palangka Raya

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ada pemandangan berbeda dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalimantan Tengah. Langit di atas Kantor Gubernur Kalteng menjadi panggung bagi tujuh personel gabungan TNI dan Polri yang melakukan atraksi terjun payung, Senin (17/8/2026) pagi. Aksi tersebut sontak menarik perhatian peserta upacara dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Satu […]

  • Presiden Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Desa Didorong Jadi Basis Baru Ekonomi Nasional

    Presiden Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Desa Didorong Jadi Basis Baru Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jawa Tengah – Pemerintah mulai mempercepat transformasi ekonomi desa melalui pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan langsung Presiden Prabowo Subianto di Desa Nglawak, Sabtu (16/5/2026). Peresmian tersebut menandai dimulainya aktivitas koperasi secara serentak di dua provinsi, yakni Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dari total jumlah yang dioperasikan, sebanyak 530 koperasi berada […]

  • Reforma Agraria Kalteng Disorot, DPR RI Tekan Perlindungan Hak Rakyat

    Reforma Agraria Kalteng Disorot, DPR RI Tekan Perlindungan Hak Rakyat

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 332
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Isu agraria kembali menjadi sorotan dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI di Kalimantan Tengah. Pertemuan strategis yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Kamis (23/4/2026), mempertemukan Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam satu forum koordinasi lintas level pemerintahan. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, […]

  • Kalteng Puncaki Daftar Udara Terburuk Nasional, ISPU 96

    Kalteng Puncaki Daftar Udara Terburuk Nasional, ISPU 96

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 421
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Mengutip databoks Kualitas udara di Kalimantan Tengah mencatatkan kondisi terburuk secara nasional pada Minggu malam (8/2/2026). Data resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan angka ISPU Kalimantan Tengah mencapai 96 pada pukul 18.00 WIB, menempatkannya di posisi teratas provinsi dengan kualitas udara paling buruk di […]

expand_less