Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak
- account_circle fe
- calendar_month Kam, 3 Sep 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar

Dok. Data Nilai Ekspor Kalteng Menurut Pelabuhan Muat Januari - Juli 2026
PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai ekspor Kalteng mencapai US$2.157,30 juta atau sekitar US$2,15 miliar.
Angka tersebut meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kenaikan itu membuat ekspor menjadi salah satu penopang penting perdagangan luar negeri Kalteng.
Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Toto Haryanto Silitonga mengatakan, peningkatan tersebut tercatat dalam kinerja ekspor selama tujuh bulan pertama 2026.
“Nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Januari-Juli 2026 mencapai US$2.157,30 juta atau naik 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” kata Toto, Selasa (1/9/2026).
Sejumlah komoditas menjadi penopang utama ekspor Kalteng. Di antaranya batu bara, minyak kelapa sawit, kayu olahan, lignit, karet remah, kayu lapis, hasil hutan bukan kayu lainnya, bungkil dan residu, bijih zirconium, niobium dan tantalum, serta zirconium silikat.
Dari sisi negara tujuan, Jepang, Tiongkok, dan India menjadi pasar utama produk ekspor asal Kalimantan Tengah.
“Untuk negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Januari-Juli 2026 antara lain Jepang, Tiongkok, dan India,” ujar Toto.
Berbanding terbalik dengan ekspor, nilai impor Kalteng justru tercatat US$18,85 juta atau turun 0,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Impor tersebut antara lain berupa mesin ekstraksi, aspal, pupuk, ketel uap, bangunan prefabrikasi, mesin pencampur, dan berbagai jenis mesin lainnya.
“Komoditas impor Kalimantan Tengah selama Januari-Juli 2026 berasal dari Malaysia, Singapura, dan Federasi Rusia,” jelasnya.
Besarnya selisih ekspor dan impor membuat neraca perdagangan Kalteng mencatat surplus US$2.138,45 juta. Kondisi ini menunjukkan perdagangan luar negeri Kalteng masih sangat ditopang aktivitas ekspor komoditas pertambangan, perkebunan, dan kehutanan. (fe)
- Penulis: fe

Saat ini belum ada komentar