Jumat, 11 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak

Ekspor Kalteng Tembus Rp33 Triliun, Tapi Ada Angka yang Bikin Neraca Dagang Melonjak

  • account_circle fe
  • calendar_month Kam, 3 Sep 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayanorneo Aktivitas perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah menunjukkan tren positif sepanjang Januari hingga Juli 2026. Nilai ekspor Kalteng mencapai US$2.157,30 juta atau sekitar US$2,15 miliar.

Angka tersebut meningkat 5,87 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Kenaikan itu membuat ekspor menjadi salah satu penopang penting perdagangan luar negeri Kalteng.

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Toto Haryanto Silitonga mengatakan, peningkatan tersebut tercatat dalam kinerja ekspor selama tujuh bulan pertama 2026.

“Nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Januari-Juli 2026 mencapai US$2.157,30 juta atau naik 5,87 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025,” kata Toto, Selasa (1/9/2026).

Sejumlah komoditas menjadi penopang utama ekspor Kalteng. Di antaranya batu bara, minyak kelapa sawit, kayu olahan, lignit, karet remah, kayu lapis, hasil hutan bukan kayu lainnya, bungkil dan residu, bijih zirconium, niobium dan tantalum, serta zirconium silikat.

Dari sisi negara tujuan, Jepang, Tiongkok, dan India menjadi pasar utama produk ekspor asal Kalimantan Tengah.

“Untuk negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Januari-Juli 2026 antara lain Jepang, Tiongkok, dan India,” ujar Toto.

Berbanding terbalik dengan ekspor, nilai impor Kalteng justru tercatat US$18,85 juta atau turun 0,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor tersebut antara lain berupa mesin ekstraksi, aspal, pupuk, ketel uap, bangunan prefabrikasi, mesin pencampur, dan berbagai jenis mesin lainnya.

“Komoditas impor Kalimantan Tengah selama Januari-Juli 2026 berasal dari Malaysia, Singapura, dan Federasi Rusia,” jelasnya.

Besarnya selisih ekspor dan impor membuat neraca perdagangan Kalteng mencatat surplus US$2.138,45 juta. Kondisi ini menunjukkan perdagangan luar negeri Kalteng masih sangat ditopang aktivitas ekspor komoditas pertambangan, perkebunan, dan kehutanan. (fe)

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Dorong Modernisasi Pertanian, PM-AAS Disiapkan Dongkrak Produksi Pangan di Kalteng

    Pemprov Dorong Modernisasi Pertanian, PM-AAS Disiapkan Dongkrak Produksi Pangan di Kalteng

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menggenjot percepatan transformasi sektor pertanian melalui Program Modern Agriculture System (PM-AAS). Langkah ini dinilai menjadi jawaban atas tantangan produktivitas yang selama ini masih bergantung pada pola budidaya konvensional dan keterbatasan mekanisasi di lapangan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pertanian Modern PM-AAS yang mempertemukan […]

  • Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    Pemprov Kalteng Kunci Inflasi, BULOG Ditarik Jadi Benteng Pangan 2026

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah tegas menghadapi ancaman inflasi dan gejolak pangan. Pemprov Kalteng resmi mengikat kerja sama strategis dengan Perum BULOG Wilayah Kalteng untuk mengamankan pasokan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok sepanjang 2026. Kesepakatan Bersama (MoU) itu diteken langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng Leonard S. Ampung di […]

  • Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    Murung Raya Genap 24 Tahun, Saatnya Potensi Daerah Naik Kelas

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 80
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Puruk Cahu – Kabupaten Murung Raya resmi menginjak usia ke-24. Di balik seremoni upacara dan perayaan hari jadi, tersimpan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan, yakni mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Peringatan Hari Jadi ke-24 Murung Raya dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dan berlangsung di halaman […]

  • Karhutla Makin Meluas, Kalteng Belum Naikan Status Tanggap Darurat: Gubernur Bilang Begini

    Karhutla Makin Meluas, Kalteng Belum Naikan Status Tanggap Darurat: Gubernur Bilang Begini

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menunjukkan tanda-tanda serius di Kalimantan Tengah. Titik kebakaran terus muncul di sejumlah daerah, lahan yang terbakar semakin luas, sementara kabut asap mulai menjadi persoalan. Namun, di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah belum juga menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Karhutla di tingkat provinsi. Padahal, […]

  • Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    Perusahaan Manipulasi CPO Jadi POME di Sumatra, Digeledah!

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Penyidik Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dalam tata niaga ekspor sawit. Sejumlah lokasi di Pekanbaru dan Medan digeledah untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan rekayasa kode ekspor Crude Palm Oil (CPO) menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME) dan produk turunan lain sepanjang 2022–2024. Langkah ini menjadi bagian dari pendalaman perkara yang […]

  • 11 OTT KPK Sepanjang 2025, Kepala Daerah hingga Pejabat Pusat Terseret Korupsi

    11 OTT KPK Sepanjang 2025, Kepala Daerah hingga Pejabat Pusat Terseret Korupsi

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 198
    • 0Komentar

    DAYABORNEO – Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat sepanjang tahun 2025 telah melakukan 11 Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai daerah dan instansi pemerintah. Sejumlah kepala daerah, pejabat kementerian, hingga aparat penegak hukum ditetapkan sebagai tersangka dalam berbagai perkara dugaan tindak pidana korupsi. Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menyampaikan capaian tersebut saat memaparkan kinerja KPK […]

expand_less