Cuaca Panas Meningkat, Dishut Kalteng Pasang Mode Siaga
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- visibility 94
- comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Cuaca panas yang melanda Kalimantan Tengah dalam beberapa pekan terakhir kembali menyalakan alarm kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah kondisi atmosfer yang cenderung kering dan suhu udara yang meningkat, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh perangkat pencegahan berada dalam status siaga.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menegaskan bahwa potensi karhutla tetap harus diantisipasi meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah dalam satu hingga dua hari terakhir.
“Memang dalam beberapa minggu terakhir cuaca cukup panas, bahkan di beberapa daerah curah hujan relatif rendah. Namun, kami bersyukur hujan sudah mulai turun dan ini membantu menekan potensi kebakaran. Meski begitu, kewaspadaan tidak boleh kendur,” ujar Agustan, Selasa (27/1/2026).
Berdasarkan pemantauan kondisi cuaca, suhu udara di Kalimantan Tengah dalam beberapa pekan terakhir tercatat berada di atas rata-rata normal, disertai periode tanpa hujan di sejumlah kabupaten. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan kerentanan lahan, khususnya di kawasan gambut dan hutan produksi.
Menghadapi situasi itu, Dinas Kehutanan Kalteng telah membuka Posko Siaga Karhutla sejak 1 Januari 2026. Posko ini menjadi pusat koordinasi cepat untuk menerima laporan, mengerahkan personel, serta memastikan respons awal jika muncul titik api di lapangan.
“Kami tidak menunggu kejadian. Posko sudah aktif sejak awal tahun. Begitu ada laporan, tim langsung bergerak. Pencegahan jauh lebih penting daripada pemadaman,” tegasnya.
Selain kesiapan personel, Dishut Kalteng juga memastikan seluruh peralatan pemadaman dalam kondisi optimal. Peralatan baru yang tersedia sejak tahun lalu dipadukan dengan perawatan rutin terhadap alat lama agar tetap siap digunakan kapan pun dibutuhkan.
“Kami cek rutin, kami perbaiki, dan kami pastikan semua alat layak pakai. Ini bagian dari komitmen menjaga hutan Kalimantan Tengah,” pungkas Agustan.
Dengan cuaca yang masih fluktuatif dan ancaman karhutla yang selalu membayangi, Dishut Kalteng menegaskan kesiapsiagaan penuh sebagai langkah nyata melindungi hutan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar