Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Proyek Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, Ketua DPRD Arton Desak Percepatan

Proyek Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, Ketua DPRD Arton Desak Percepatan

  • account_circle fe
  • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

PALANGKA RAYA, Dayanorneo – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Arton S. Dohong menyoroti realisasi pekerjaan proyek pemerintah daerah yang dinilai masih berjalan lambat. Hingga Agustus 2026, pelaksanaan pekerjaan melalui satuan kerja pemerintah baru mencapai sekitar 38 persen.

Arton meminta pemerintah daerah tidak menyia-nyiakan waktu yang tersisa. Ia mendorong seluruh satuan kerja segera mengejar pekerjaan yang telah direncanakan agar program pembangunan tidak menumpuk menjelang akhir tahun anggaran.

Sorotan tersebut disampaikan Arton dalam momentum Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kalteng tentang penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 sekaligus pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026, Selasa (1/9/2026).

Menurut Arton, rendahnya realisasi pekerjaan bukan hanya persoalan administrasi pemerintahan. Lambannya proyek juga berpotensi menghambat perputaran ekonomi di daerah karena anggaran pemerintah berkaitan langsung dengan aktivitas usaha dan penyerapan tenaga kerja.

“Hal ini dilakukan agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran, sehingga mendorong kemampuan daya beli masyarakat,” kata Arton.

Karena itu, ia meminta pemerintah daerah mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan. Namun, percepatan tidak boleh mengorbankan kualitas pekerjaan maupun manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Arton menegaskan DPRD Kalteng akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran. DPRD ingin memastikan anggaran yang sudah dialokasikan benar-benar menghasilkan pekerjaan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Selain proyek pembangunan, DPRD juga memberi perhatian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jika kondisi membutuhkan, percepatan realokasi anggaran dapat dilakukan untuk memperkuat penanganan bencana, termasuk melalui belanja tidak terduga maupun pos anggaran lain yang belum mendesak.

Memasuki masa persidangan berikutnya, Arton menegaskan DPRD Kalteng akan terus mengawal pelaksanaan pembangunan. Dengan realisasi yang baru mencapai 38 persen, percepatan pekerjaan kini menjadi pekerjaan rumah penting pemerintah daerah sebelum tahun anggaran berakhir. (fe) 

  • Penulis: fe

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DAYA BORNEO: Cara Baru Menikmati Berita

    DAYA BORNEO: Cara Baru Menikmati Berita

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus informasi, DAYA BORNEO hadir sebagai media yang menawarkan cara baru menikmati berita, sekaligus menjadi satu suara dari Tanah Rimba. Berangkat dari moto ini, DAYA BORNEO ingin menghadirkan berita yang tajam, terpercaya, dan dekat dengan pembaca, terutama masyarakat Kalimantan Tengah dan sekitarnya. Berbeda dari media konvensional, DAYA BORNEO menghadirkan pengalaman membaca berita […]

  • Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Murung Raya

    Sejarah Singkat Lahirnya Kabupaten Murung Raya

    • calendar_month Ming, 2 Agu 2026
    • account_circle Neha
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Kabupaten Murung Raya merupakan salah satu daerah otonom termuda di Provinsi Kalimantan Tengah. Meski baru berdiri pada awal abad ke-21, wilayah ini memiliki sejarah panjang yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan Kabupaten Barito Utara serta perkembangan kawasan pedalaman Pulau Kalimantan. Secara resmi, Kabupaten Murung Raya dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten […]

  • Gubernur Kalteng Ikuti Rapur Pidato Prabowo di HUT ke-81 RI

    Gubernur Kalteng Ikuti Rapur Pidato Prabowo di HUT ke-81 RI

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 71
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai memasuki rangkaian agenda kenegaraan. Di Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng untuk mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden RI, Jumat (14/8/2026). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Tengah. Ketua DPRD Kalteng Arton […]

  • Waspada! PLN Umumkan Dua Kali Pemadaman di Palangka Raya Hari Ini, Cek Wilayahmu

    Waspada! PLN Umumkan Dua Kali Pemadaman di Palangka Raya Hari Ini, Cek Wilayahmu

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Palangka Raya Barat mengumumkan pemadaman listrik yang akan berlangsung dua sesi dalam satu hari, Rabu (2/9/2026). Kebijakan tersebut diambil sehubungan dengan adanya gangguan kelistrikan yang tengah ditangani tim teknis di lapangan. Sesi pertama pemadaman akan berlangsung pada pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Wilayah […]

  • Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

    Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tidak semua anak berani meninggalkan rumah demi mengejar masa depan. Namun, bagi Resi Septriasa, mimpi lebih besar daripada rasa takut berpisah dengan kampung halaman. Lulusan SMP Negeri 5 Selat, Kabupaten Kapuas, itu memilih merantau ke Palangka Raya untuk mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 2 Palangka Raya, […]

  • Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya

    Jam Pelajaran Sekolah di Kalteng Dipangkas, Ini Alasan di Baliknya

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Siswa di sejumlah sekolah Kalimantan Tengah mulai pekan ini bakal pulang lebih awal. Bukan karena libur, tapi karena setiap jam pelajaran kini dipersingkat, dari yang biasanya 45 menit menjadi hanya 30 menit. Kebijakan ini bukan tanpa sebab: kabut asap yang kian tebal di sejumlah wilayah dinilai sudah mengganggu proses belajar mengajar. […]

expand_less