Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

ESDM Siapkan 313 Izin Tambang Rakyat, Kalimantan Tengah Dominasi Wilayah WPR

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersiap menerbitkan sekitar 313 Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di sejumlah daerah setelah melakukan konsultasi penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) bersama Komisi XII DPR RI.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan, usulan IPR berasal dari pemerintah daerah melalui para gubernur. Dari 24 provinsi yang mengajukan, baru 13 provinsi yang menyerahkan data secara lengkap dan telah melalui proses verifikasi serta evaluasi teknis.

“Wilayah pertambangan itu terbagi atas wilayah usaha pertambangan, wilayah pertambangan rakyat, dan wilayah usaha pertambangan khusus. Karena banyak usulan perubahan dari daerah, maka kami konsultasikan dengan DPR,” kata Yuliot di kompleks parlemen, Kamis (29/1/2026).

Sebagai dasar hukum, Kementerian ESDM akan menerbitkan Keputusan Menteri (Kepmen) untuk menetapkan legalitas WPR sekaligus membuka jalan penerbitan IPR. “Penetapannya melalui kepmen,” tegas Yuliot.

Berdasarkan paparan ESDM, Kalimantan Tengah menjadi daerah dengan jumlah WPR terbanyak, yakni 129 blok yang telah diverifikasi. Disusul Sumatra Barat dengan 121 blok, serta Sulawesi Utara sebanyak 63 blok.

Yuliot menambahkan, kebijakan ini juga diarahkan untuk menata aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) yang selama ini dikelola masyarakat. Pemerintah, kata dia, membuka peluang agar tambang rakyat yang memenuhi kriteria dapat dilegalkan melalui skema WPR dan IPR.

“Tambang-tambang rakyat yang selama ini ilegal akan kami identifikasi. Jika memenuhi syarat, wilayahnya ditetapkan sebagai WPR, lalu diberikan legalitas,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah memberi ruang penambangan legal bagi masyarakat melalui pembentukan koperasi, dengan tetap menjaga tata kelola dan pengawasan negara.

“Kalau rakyat yang menambang, kita buatkan koperasi dan kita legalkan. Tapi jangan berlindung di balik rakyat untuk penyelundupan skala besar,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR 2025.

Sebagai catatan, hingga awal 2024 Kementerian ESDM telah menetapkan 1.215 lokasi WPR dengan total luas mencapai 66.593 hektare. Namun, IPR yang benar-benar terbit saat itu baru mencakup 82 wilayah, sementara laporan pertambangan tanpa izin (PETI) sepanjang 2023 tercatat mencapai 128 kasus. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Tuntutan Menjaga Hutan, Ini Deretan Prestasi Kepala Dishut Kalteng

    Di Tengah Tuntutan Menjaga Hutan, Ini Deretan Prestasi Kepala Dishut Kalteng

    • calendar_month Ming, 4 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di saat sorotan publik terhadap isu deforestasi, konflik lahan, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) justru menutup tahun 2025 dengan catatan prestasi yang tak bisa dipandang sebelah mata. Sepanjang 2025, Dishut Kalteng meraih sejumlah penghargaan strategis, baik di tingkat nasional maupun daerah. Capaian ini sekaligus menjadi penanda bahwa upaya menjaga […]

  • Kenapa Orang Indonesia Menamai Anak dengan Tokoh Anime?

    Kenapa Orang Indonesia Menamai Anak dengan Tokoh Anime?

    • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DAYABORNEO – Bagi sebagian orang, nama bukan sekadar rangkaian kata yang tertulis di kartu identitas. Nama bisa menyimpan kenangan, harapan, bahkan cerita tentang hal yang pernah begitu dekat dengan kehidupan seseorang. Itulah yang membuat fenomena nama tokoh anime di Indonesia menarik perhatian. Di tengah beragamnya nama yang digunakan masyarakat, sejumlah nama karakter anime ternyata masuk […]

  • Pelatihan SDM Koperasi 0%, DPRD Kalteng Sentil Kinerja Dinas Koperasi dan UKM

    Pelatihan SDM Koperasi 0%, DPRD Kalteng Sentil Kinerja Dinas Koperasi dan UKM

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 92
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras kinerja Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng setelah capaian pelatihan sumber daya manusia (SDM) koperasi tercatat masih 0 persen dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025. Catatan tajam itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026), saat […]

  • 21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Presiden Prabowo Subianto membuka sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan bekerja dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Jumat (14/8/2026). Pidato tersebut tidak sekadar menyajikan deretan angka. Prabowo menggunakan capaian di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga ekonomi rakyat sebagai gambaran arah pemerintahannya. […]

  • Sepanjang 2025, KPK Terima 5.020 Laporan Gratifikasi

    Sepanjang 2025, KPK Terima 5.020 Laporan Gratifikasi

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah menerima 5.020 laporan gratifikasi sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 4.220 laporan. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan, hingga Rabu (31/12/2025), total objek gratifikasi yang dilaporkan mencapai 5.799 item. “Penerimaan laporan gratifikasi tahun 2025 meningkat cukup tinggi. Tercatat sampai […]

  • Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    Sengketa Lahan Belum Tuntas, DPRD Kalteng Tagih Tanggung Jawab PT Asmin

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Sengketa lahan yang menyeret nama PT Asmin Bara Baronang kembali menjadi sorotan. Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, dewan secara terbuka mempertanyakan keseriusan perusahaan dalam menyelesaikan konflik dengan masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya menemukan titik akhir. Tak hanya persoalan lahan, DPRD juga mengangkat sejumlah […]

expand_less