Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » Pelatihan SDM Koperasi 0%, DPRD Kalteng Sentil Kinerja Dinas Koperasi dan UKM

Pelatihan SDM Koperasi 0%, DPRD Kalteng Sentil Kinerja Dinas Koperasi dan UKM

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 15 Mei 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti keras kinerja Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng setelah capaian pelatihan sumber daya manusia (SDM) koperasi tercatat masih 0 persen dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025.

Catatan tajam itu disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, Senin (11/5/2026), saat DPRD membeberkan sejumlah kelemahan kinerja perangkat daerah yang dinilai belum menyentuh penguatan ekonomi rakyat secara nyata.

Juru Bicara DPRD Kalteng, H. Sudarsono, menegaskan bahwa capaian pelatihan SDM koperasi yang nihil menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah, terutama di tengah gencarnya narasi pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan.

“Dinas Koperasi dan UKM memang mencatat capaian progresif, tetapi pelatihan SDM koperasi masih 0 persen. Ini tidak boleh dianggap biasa,” tegas Sudarsono.

Menurut DPRD, kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan kapasitas koperasi belum berjalan maksimal, padahal koperasi dan UMKM selama ini disebut sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

DPRD menilai tanpa peningkatan kualitas SDM, koperasi hanya akan berjalan administratif tanpa mampu berkembang menghadapi persaingan usaha yang semakin digital dan kompetitif.

Karena itu, legislatif mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penataan koperasi aktif dan tidak aktif hingga percepatan transformasi digital koperasi dan UMKM.

Selain itu, DPRD juga meminta penguatan Koperasi Desa Merah Putih tidak berhenti pada slogan program semata, tetapi benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

“Jangan sampai koperasi hanya hidup di atas kertas, sementara pembinaan SDM-nya nihil,” ujar Sudarsono.

DPRD juga mengingatkan bahwa banyak pelaku UMKM di desa masih tertinggal dalam akses teknologi, pemasaran digital, hingga penguatan manajemen usaha.

Jika persoalan tersebut terus dibiarkan, DPRD menilai program pemberdayaan ekonomi rakyat berpotensi hanya menjadi angka serapan anggaran tanpa dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus DPRD Kalteng Perdalam Revisi Raperda Penanaman Modal

    Pansus DPRD Kalteng Perdalam Revisi Raperda Penanaman Modal

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DAYABIRNEO, Palangka Raya — DPRD Provinsi Kalimantan Tengah  (Kalteng) melalui Panitia Khusus (Pansus) terus mengintensifkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penyelenggaraan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Pembahasan ini dilakukan untuk memastikan regulasi daerah selaras dengan aturan nasional terbaru, serta mampu memberikan kepastian hukum bagi para investor. Ketua Komisi II DPRD Kalimantan […]

  • Eleazar Josiah Alumni SMAN 2 Palangka Raya Sukses Tuntaskan KKN Unair Berbasis SDGs di Lamongan

    Eleazar Josiah Alumni SMAN 2 Palangka Raya Sukses Tuntaskan KKN Unair Berbasis SDGs di Lamongan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kiprah alumni SMAN 2 Palangka Raya kembali mencuri perhatian melalui kegiatan pengabdian masyarakat di tingkat nasional. Eleazar Josiah Tirtakusuma, mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam Tim BBK 7, menuntaskan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, selama periode 6 Januari hingga 2 Februari 2025. Jojo, […]

  • BNNP Kalteng Perkuat Perang Melawan Narkoba

    BNNP Kalteng Perkuat Perang Melawan Narkoba

    • calendar_month Kam, 20 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 54
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Perang terhadap narkoba di Kalimantan Tengah tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. BNN Provinsi Kalimantan Tengah mendorong keterlibatan pemerintah, masyarakat hingga generasi muda untuk memperkuat gerakan pencegahan dan pemberantasan narkotika. Pesan tersebut mengemuka dalam rangkaian kegiatan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng yang digelar di Palangka Raya, Kamis (20/8/2026). Kegiatan […]

  • Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

    Ratusan Kilometer Demi Sebuah Mimpi

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Tidak semua anak berani meninggalkan rumah demi mengejar masa depan. Namun, bagi Resi Septriasa, mimpi lebih besar daripada rasa takut berpisah dengan kampung halaman. Lulusan SMP Negeri 5 Selat, Kabupaten Kapuas, itu memilih merantau ke Palangka Raya untuk mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMKN 2 Palangka Raya, […]

  • Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    Lonjakan IGD Doris Disentil Gubernur: Masalahnya Bukan Kapasitas, Tapi Sistem yang Dilanggar

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 482
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan lonjakan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doris Sylvanus tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan keterbatasan fasilitas. Ia menilai, akar masalah justru terletak pada tidak tertibnya sistem rujukan layanan kesehatan. Menurut Gubernur, sebagai rumah sakit rujukan provinsi, RSUD Doris seharusnya menerima pasien yang […]

  • Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    Ombudsman RI Desak Pengawasan THR Diperketat, 652 Aduan Buruh Belum Tuntas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 89
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi buruh kembali jadi borok tahunan. Ombudsman RI membuka fakta pahit: 652 aduan pekerja soal maladministrasi THR sepanjang 2023–2025 belum tuntas ditangani. Negara dinilai masih setengah hati melindungi hak normatif buruh, sementara perusahaan bandel terus mengulang pelanggaran menjelang THR 2026. Anggota Ombudsman RI Robert Na […]

expand_less