Sabtu, 31 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

Wagub Kalteng ke Senayan, Perda Diminta Tak Jadi Beban Daerah dan Investor

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membawa suara daerah ke jantung kekuasaan nasional. Ia menghadiri Diseminasi hasil pemantauan dan evaluasi peraturan daerah yang digelar Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Forum ini menjadi panggung penting untuk menguji apakah produk hukum daerah benar-benar berpihak pada pembangunan atau justru menghambat laju ekonomi.

Diseminasi yang diinisiasi Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI tersebut mengupas tuntas kualitas Perda dan Raperda di daerah, mulai dari kesesuaiannya dengan undang-undang nasional hingga dampaknya terhadap investasi dan tata kelola pemerintahan.

“Regulasi daerah tidak boleh menjadi beban baru bagi masyarakat dan dunia usaha. Perda harus memberi kepastian, bukan menciptakan masalah,” tegas Edy Pratowo di hadapan peserta forum.

Ia menilai kegiatan ini sebagai alarm dini bagi pemerintah daerah agar lebih cermat dalam menyusun kebijakan. Menurut Edy, masih ditemukan Perda yang tumpang tindih, kurang responsif, bahkan berpotensi bertentangan dengan regulasi di atasnya.

Forum tersebut secara terbuka memaparkan hasil evaluasi terhadap Perda strategis, termasuk regulasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), pengelolaan APBD, serta tata kelola pemerintahan desa. Temuan-temuan itu dinilai krusial karena menyentuh langsung iklim investasi dan efektivitas pelayanan publik.

“Kalau regulasi tidak sinkron, yang rugi bukan hanya pemerintah, tapi masyarakat dan daerah itu sendiri,” ujar Edy.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terbuka terhadap kritik dan rekomendasi dari DPD RI sebagai bagian dari upaya pembenahan regulasi. Menurutnya, harmonisasi pusat dan daerah bukan pilihan, melainkan keharusan di tengah tuntutan percepatan pembangunan.

Diseminasi ini menjadi forum refleksi kolektif yang rutin digelar setiap masa persidangan. Bagi Kalimantan Tengah, kehadiran Wagub di Senayan adalah sinyal tegas: daerah tidak ingin tertinggal oleh regulasi yang lemah. Perda harus menjadi alat dorong pembangunan, bukan rem yang menghambat masa depan. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Freddy Ering Sentil Belanja APBD Kalteng: Jangan Kejar Proyek Besar Saat Anggaran Terbatas

    Freddy Ering Sentil Belanja APBD Kalteng: Jangan Kejar Proyek Besar Saat Anggaran Terbatas

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 38
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Ruang fiskal Kalimantan Tengah yang terbatas membuat DPRD Kalteng meminta pemerintah tidak salah menentukan prioritas. Perubahan APBD 2026 didorong lebih fokus pada kebutuhan yang benar-benar mendesak, bukan sekadar mengejar pembangunan fisik berskala besar. Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Yohanes Freddy Ering, menegaskan sejumlah sektor tidak boleh kehilangan dukungan anggaran. […]

  • Lahan Bekas Terbakar di Sabaru Kembali Dilalap Api

    Lahan Bekas Terbakar di Sabaru Kembali Dilalap Api

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 99
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menunjukkan taringnya di Kota Palangka Raya. Kali ini, api membakar lahan kosong di kawasan Jalan Pasendeng Ujung, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Minggu (16/8/2026) malam. Kebakaran dilaporkan warga melalui Call Center 112 sekitar pukul 18.24 WIB. Laporan tersebut langsung direspons Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan […]

  • Ansyari Dukung Kereta Api Masuk PSN

    Ansyari Dukung Kereta Api Masuk PSN

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Harapan menghadirkan jaringan kereta api di Pulau Kalimantan kembali menemukan momentumnya. Setelah bertahun-tahun hanya menjadi wacana, proyek transportasi berbasis rel itu kini masuk dalam perhatian pemerintah pusat dan dinilai berpotensi mengubah wajah perekonomian Borneo, termasuk Kalimantan Tengah. Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, menilai pembangunan kereta api akan menjadi salah […]

  • Paripurna DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pembangunan Kalteng

    Paripurna DPRD Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pembangunan Kalteng

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya –  Awal tahun 2026 dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan DPRD untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menghadiri Rapat Paripurna ke-11 Penutupan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 sekaligus Rapat Paripurna ke-1 Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026, yang digelar […]

  • Karhutla Membakar Lahan, Sentimen Kesukuan Membakar Nalar: Mengapa Asal Daerah yang Dipersoalkan?

    Karhutla Membakar Lahan, Sentimen Kesukuan Membakar Nalar: Mengapa Asal Daerah yang Dipersoalkan?

    • calendar_month Kam, 22 Okt 2026
    • account_circle fe
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Ada ironi yang patut direnungkan masyarakat Kalimantan Tengah ketika persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum sepenuhnya teratasi, tetapi perhatian publik justru berpotensi terseret ke perdebatan tentang asal daerah orang-orang yang menyuarakan kritik. Demonstrasi di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah pada 19 Oktober 2026 seharusnya menjadi momentum untuk menguji keseriusan penanganan karhutla, mengevaluasi kebijakan pemerintah, dan […]

  • Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memperkuat fondasi program bantuan biaya kuliah Huma Betang Sejahtera (HBS) agar benar-benar menyentuh mahasiswa yang membutuhkan. Di tengah tingginya biaya pendidikan, Pemprov menegaskan tidak ingin ada generasi muda Kalimantan Tengah yang gagal mengenyam bangku kuliah hanya karena persoalan ekonomi. Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) […]

expand_less