Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Pemprov Kalteng » Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memperkuat fondasi program bantuan biaya kuliah Huma Betang Sejahtera (HBS) agar benar-benar menyentuh mahasiswa yang membutuhkan. Di tengah tingginya biaya pendidikan, Pemprov menegaskan tidak ingin ada generasi muda Kalimantan Tengah yang gagal mengenyam bangku kuliah hanya karena persoalan ekonomi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Palangka Raya, Senin (29/6/2026), dengan menghadirkan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan pelaksanaan program HBS.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Rus’ansyah, mengatakan evaluasi diperlukan agar bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran dan tidak sekadar menjadi program administratif.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi kunci untuk memastikan mahasiswa yang benar-benar layak memperoleh bantuan tidak terlewatkan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Anang Dirjo, menegaskan program Huma Betang Sejahtera merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia.

“Program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada generasi muda yang memiliki semangat belajar tinggi, namun terkendala faktor ekonomi,” ujarnya.

Anang menilai bantuan biaya kuliah bukan sekadar meringankan beban mahasiswa, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Kalimantan Tengah yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan tidak ada anak daerah yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan biaya,” tegasnya.

FGD tersebut juga menjadi ruang bagi perguruan tinggi untuk menyampaikan berbagai masukan terkait mekanisme penyaluran bantuan, validasi data penerima, hingga efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap hasil pembahasan dapat melahirkan kebijakan yang lebih adaptif, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaat program Huma Betang Sejahtera benar-benar dirasakan oleh mahasiswa yang membutuhkan.

Bagi Pemprov Kalteng, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah penerima bantuan, tetapi dari semakin banyaknya anak daerah yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dan kembali membangun Kalimantan Tengah dengan ilmu pengetahuan, kompetensi, dan semangat Huma Betang. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    Indonesia Tegaskan Diplomasi Dialog dan Arah Pembangunan Inklusif di WEF Davos 2026

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DAYABORNEO — Indonesia menegaskan komitmennya pada diplomasi dialog dan pembangunan inklusif dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Forum global tersebut mengusung tema “A Spirit of Dialogue” sebagai ajakan membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks. Dikutip dari akun Facebook nya, Dalam forum itu, Presiden RI Prabowo Subianto […]

  • Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    Gibran Pastikan Proyek MRT Fase 2A Dikebut

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah mempercepat pembangunan transportasi publik modern dengan meninjau langsung progres proyek MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan, Selasa (12/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dan Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat. Mereka meninjau perkembangan konstruksi jalur lanjutan […]

  • PPATK Bongkar Modus Pengemplangan Pajak Tekstil, Omzet Rp12,49 Triliun

    PPATK Bongkar Modus Pengemplangan Pajak Tekstil, Omzet Rp12,49 Triliun

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Praktik pengemplangan pajak di sektor tekstil kembali terkuak. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus penyembunyian omzet dengan memanfaatkan rekening milik karyawan maupun rekening pribadi untuk menghindari kewajiban pajak negara. Kepala Biro Humas PPATK, Natsir Kongah, mengatakan temuan tersebut teridentifikasi sepanjang tahun 2025. Dari hasil analisis PPATK, nilai omzet […]

  • NTP Petani Kalteng Naik Jadi 139,53, Hortikultura Tumbuh Paling Tinggi

    NTP Petani Kalteng Naik Jadi 139,53, Hortikultura Tumbuh Paling Tinggi

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 37
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kondisi ekonomi petani di Kalimantan Tengah menunjukkan perkembangan positif pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Gabungan Kalteng mencapai 139,53, naik 1,88 persen dibandingkan Juli yang berada di angka 136,95. Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator membaiknya daya tukar petani terhadap barang dan jasa yang dibutuhkan […]

  • Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

    Presiden Prabowo Bangun Sentra Nelayan Modern dari Pesisir Gorontalo

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 223
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Gorontalo — Presiden Prabowo Subianto mulai menggerakkan agenda besar transformasi sektor kelautan nasional dari pesisir, saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026). Presiden menegaskan pembangunan ekonomi maritim tidak boleh lagi berhenti pada penangkapan ikan, tetapi harus masuk ke tahap industrialisasi dan penguatan rantai distribusi hasil laut. Di kawasan pesisir itu, […]

  • Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    Gibran Datang ke Kalteng, Karhutla Bukan Lagi Sekadar Soal Api

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka datang ke Palangka Raya, untuk melihat kondisi di lapangan, termasuk dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat, Kamis (10/9/2026). Kedatangan Gibran bersama rombongan melalui Bandara Tjilik Riwut. Ia disambut Gubernur […]

expand_less