Disbun Kalteng Gelar Khataman Quran Jadi Aksi Kepedulian Nyata di Bulan Ramadan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Sab, 28 Feb 2026
- visibility 32
- comment 0 komentar

Kepala Dinas Rizky R Badjuri saat memberikan sambutan.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan bahwa peringatan Ramadan tidak boleh berhenti pada agenda seremonial. Melalui kegiatan khataman Al-Quran yang dirangkai dengan buka puasa bersama, institusi ini mendorong agar nilai-nilai keagamaan diterjemahkan menjadi keberpihakan nyata kepada kelompok rentan.
Kepala Disbun Kalteng, Rizky R Badjuri, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pegawai, anak-anak panti asuhan, serta insan media. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kegiatan keagamaan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ramadan tidak boleh diperlakukan sebagai rutinitas tahunan. Khataman Al-Quran harus melahirkan kepekaan sosial dan keberanian untuk berbagi. Pemerintah harus hadir secara nyata, bukan sebatas simbol,” tegas Rizky, di Aula Disbun Kalteng, Jumat (27/2/2026).
Disbun Kalteng, lanjut Rizky, secara konsisten membangun pendampingan terhadap anak-anak panti asuhan. Program tersebut telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir dan menunjukkan perkembangan signifikan.
“Kami memulai pendampingan dari empat anak. Sekarang jumlahnya hampir seratus. Ini bukan angka administratif, ini cerminan tanggung jawab sosial yang terus kami jaga,” ujarnya.
Ia juga mengungkap rencana pembangunan masjid sebagai bagian dari penguatan fasilitas ibadah dan pembinaan spiritual yang terbuka bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan tersebut tidak boleh dipahami sebagai proyek simbolik, melainkan bagian dari komitmen pelayanan publik.
“Pemerintah harus meninggalkan pendekatan simbolik. Fasilitas ibadah harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Itu bentuk keberpihakan yang konkret,” katanya. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar