Senin, 2 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » NTP Tembus 136,33! Sinyal Kuat Daya Beli Petani Kalteng Mulai Bangkit

NTP Tembus 136,33! Sinyal Kuat Daya Beli Petani Kalteng Mulai Bangkit

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
  • visibility 234
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — Kabar baik datang dari sektor pertanian Kalimantan Tengah. Nilai Tukar Petani (NTP) Februari 2026 menembus angka 136,33 atau naik 1,23 persen dibanding Januari yang berada di posisi 134,67. Angka ini menjadi sinyal tegas bahwa daya beli petani Kalteng mulai menguat.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Agnes Widiastuti, menyampaikan lonjakan tersebut dalam rilis resmi, Senin (2/3/2026).

Agnes menegaskan NTP merupakan indikator utama untuk membaca kemampuan petani dalam memenuhi kebutuhan hidup sekaligus menutup biaya produksi.

“NTP adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan yang dibayar petani. Ketika NTP naik, artinya posisi tawar dan daya beli petani membaik,” jelas Agnes.

Kenaikan NTP Februari 2026 tidak terjadi tanpa sebab. Subsektor hortikultura melonjak tajam 4,09 persen dan menjadi motor utama penguatan. Tanaman perkebunan rakyat ikut naik 1,37 persen, peternakan bertambah 0,76 persen, serta tanaman pangan tumbuh 0,26 persen. Data ini menunjukkan denyut sektor pertanian Kalteng masih bergerak positif di tengah dinamika harga.

Tak hanya itu, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga terdongkrak 1,41 persen dari 140,39 menjadi 142,37. Kenaikan NTUP mengindikasikan usaha pertanian di level rumah tangga semakin solid dan memberi ruang keuntungan lebih besar bagi petani.

Meski demikian, tekanan biaya hidup tetap ada. Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) perdesaan naik 0,14 persen, dipicu kenaikan harga makanan dan minuman 0,18 persen, pakaian dan alas kaki 0,20 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak 1,16 persen.

BPS menegaskan akan terus memantau perkembangan NTP sebagai barometer kesejahteraan petani. Angka Februari ini menjadi catatan penting: ketika hasil produksi naik lebih cepat dari beban biaya, petani punya napas lebih panjang. Tantangannya kini, bagaimana tren positif ini dijaga agar benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan petani di Bumi Tambun Bungai. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Delapan Desa di Rungan Hulu Menjerit Butuh Air Bersih, Sengkon: Jadi Prioritas Saya

    Delapan Desa di Rungan Hulu Menjerit Butuh Air Bersih, Sengkon: Jadi Prioritas Saya

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 85
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Krisis air bersih ternyata masih membayangi warga di pelosok Gunung Mas. Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, mengungkap temuan mengejutkan usai blusukan ke delapan desa di Kecamatan Rungan Hulu saat masa reses. Politikus Partai Perindo dari Daerah Pemilihan Kalteng I—yang mencakup Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas—ini membeberkan […]

  • Pemprov Kalteng dan Bawaslu Siapkan Benteng Informasi Pemilu, Perang Terbuka Lawan Hoaks

    Pemprov Kalteng dan Bawaslu Siapkan Benteng Informasi Pemilu, Perang Terbuka Lawan Hoaks

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memasang kuda-kuda menghadapi dinamika Pemilu dengan menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi ini dibahas serius dalam audiensi dan rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Aula Kanderang Tingang Diskominfosantik Kalteng, Selasa (27/1/2026). Langkah ini menegaskan sikap Pemprov Kalteng untuk tidak memberi ruang […]

  • Yovie Tantang Kalteng Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Kalimantan

    Yovie Tantang Kalteng Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Kalimantan

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas membidik lompatan besar sektor ekonomi kreatif. Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, sebagai sinyal bahwa Kalteng siap keluar dari bayang-bayang daerah penyangga sumber daya alam menuju pusat kreativitas baru di Kalimantan. Kunjungan Yovie ke Palangka Raya bukan seremoni […]

  • Puluhan Tenant Kehilangan Akses Pluit Junction, PT Jakpro Digugat ke Pengadilan

    Puluhan Tenant Kehilangan Akses Pluit Junction, PT Jakpro Digugat ke Pengadilan

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Puluhan penyewa ruang usaha di Mall Pluit Junction menghadapi pemutusan akses secara sepihak setelah pengelolaan kawasan dialihkan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro) kepada PT Grha Jaya Pradana (GJP). Para tenant menegaskan kontrak sewa mereka masih berlaku hingga 2026, namun akses ke unit ditutup total sejak Oktober 2025. Akibatnya, aktivitas usaha terhenti dan […]

  • Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    Pemprov Kalteng Genjot Beasiswa HBS, Tak Ingin Anak Daerah Gagal Kuliah karena Biaya

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai memperkuat fondasi program bantuan biaya kuliah Huma Betang Sejahtera (HBS) agar benar-benar menyentuh mahasiswa yang membutuhkan. Di tengah tingginya biaya pendidikan, Pemprov menegaskan tidak ingin ada generasi muda Kalimantan Tengah yang gagal mengenyam bangku kuliah hanya karena persoalan ekonomi. Komitmen tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) […]

  • Kalimantan Tengah Lahir dari Perlawanan Rakyat Dayak

    Kalimantan Tengah Lahir dari Perlawanan Rakyat Dayak

    • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Kalimantan Tengah tidak lahir dari hadiah kekuasaan. Provinsi ini lahir dari tekanan, tuntutan, dan perjuangan panjang masyarakat Dayak yang merasa tanah mereka selama bertahun-tahun hanya menjadi halaman belakang pembangunan di Pulau Kalimantan. Jauh sebelum resmi berdiri pada 23 Mei 1957, suara kemarahan rakyat pedalaman sudah menggema dari Barito, Kapuas, hingga Kotawaringin. Masyarakat Dayak saat itu […]

expand_less