Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » DPRD Kalteng » DPRD Kalteng Sorot Krisis BBM, Junaidi Bongkar Dugaan Pasokan Menyusut di SPBU

DPRD Kalteng Sorot Krisis BBM, Junaidi Bongkar Dugaan Pasokan Menyusut di SPBU

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya — Antrian panjang bahan bakar minyak (BBM) yang mengular di sejumlah SPBU di Kalimantan Tengah kini memantik alarm serius di parlemen daerah. DPRD Kalteng mendesak pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan, setelah muncul dugaan kuat bahwa persoalan bukan sekadar lonjakan konsumsi, melainkan berkurangnya pasokan BBM di lapangan.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menyebut kondisi yang dialami masyarakat saat ini tidak bisa lagi dianggap persoalan biasa. Menurutnya, antrean panjang yang terjadi hampir di banyak SPBU menunjukkan ada masalah serius dalam rantai distribusi energi di daerah.

“Masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, antrean terjadi di mana-mana. Ini bukan persoalan kecil. Kalau dibiarkan, dampaknya bisa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat secara luas,” tegas Junaidi, Selasa (5/5/2026).

Yang mengejutkan, DPRD menemukan indikasi perbedaan mencolok antara laporan resmi dengan realitas distribusi di lapangan. Junaidi mengungkap, berdasarkan keterangan pihak Pertamina, kuota BBM untuk Kalimantan Tengah diklaim aman bahkan mengalami penambahan sekitar 12 persen. Namun fakta di SPBU justru menunjukkan arah sebaliknya.

Junaidi mengaku turun langsung melakukan pengecekan dan berbincang dengan petugas SPBU. Dari penelusuran itu, ia memperoleh informasi bahwa pasokan yang biasanya mencapai 16 tangki kini hanya sekitar 8 tangki.

“Kalau benar suplai turun separuh, wajar antrean makin panjang. Jadi jangan hanya bicara kuota di atas kertas, cek berapa yang benar-benar sampai ke SPBU,” ujarnya lantang.

DPRD pun meminta OPD teknis segera bergerak cepat melakukan audit distribusi dan verifikasi lapangan. Koordinasi dengan Pertamina juga dinilai mendesak untuk memastikan jalur distribusi BBM berjalan sesuai alokasi.

Bagi DPRD, persoalan ini bukan semata urusan antrean di SPBU, tetapi menyangkut denyut kehidupan masyarakat—mulai dari transportasi, logistik, hingga aktivitas ekonomi harian.

“Jangan sampai rakyat terus menunggu di bawah panas matahari, sementara data di meja menyebut semuanya aman. Yang dibutuhkan sekarang adalah tindakan nyata, bukan sekadar angka laporan,” pungkas Junaidi. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Realisasi Pajak Daerah Kalteng 2025 Capai 96,34 Persen

    Realisasi Pajak Daerah Kalteng 2025 Capai 96,34 Persen

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak daerah tahun 2025 mencapai 96,34 persen dari target. Capaian tersebut didorong oleh kinerja sejumlah jenis pajak yang berhasil melampaui target, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran melalui Kepala Badan […]

  • Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    Gubernur Jadi Penentu Utama Upah Minimum 2026

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • account_circle fe
    • visibility 205
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah pusat mengingatkan pentingnya peran kepala daerah dalam menjaga stabilitas hubungan industrial menjelang penetapan upah minimum tahun 2026. Melalui arahan langsung Menteri Dalam Negeri, proses penetapan upah diminta berjalan tepat waktu, transparan, dan kondusif demi melindungi kepentingan pekerja serta dunia usaha. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa gubernur menjadi aktor […]

  • Kalteng Masuk 10 Terendah Realisasi APBD Versi Kemendagri

    Kalteng Masuk 10 Terendah Realisasi APBD Versi Kemendagri

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 478
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo terkait capaian realisasi pendapatan daerah hingga 95,47 persen menjelang akhir tahun anggaran 2025 dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan data nasional yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dalam keterangan kepada media, Edy Pratowo menyebut realisasi pendapatan Provinsi Kalteng per 22 Desember 2025 telah mencapai […]

  • Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    Pemprov Kalteng Perkuat Kapasitas ASN Wujudkan Pelayanan Publik Berbasis HAM

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi mewujudkan pelayanan publik yang adil, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi ASN Tahun 2026 yang dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, […]

  • Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    Satgas PKH Masuk Kalteng, Negara Mulai Mengetuk Pintu Kawasan Hutan Bermasalah

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Negara akhirnya benar-benar hadir di Kalimantan Tengah. Kedatangan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (22/1/2026), menjadi sinyal keras bahwa praktik penguasaan kawasan hutan yang bermasalah tidak lagi dibiarkan mengendap tanpa kepastian hukum. Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyambut langsung rombongan Satgas PKH di […]

  • RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    RKPD 2027 Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memasang target tinggi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Perencanaan pembangunan ditegaskan tidak boleh lagi berhenti sebagai dokumen normatif, tetapi harus menjelma menjadi kebijakan yang benar-benar bekerja dan berdampak bagi masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 […]

expand_less