File Slab Km 7 Pangkalan Bun Ditutup, PUPR Kalteng Kebut Perbaikan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Kam, 23 Jul 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar

Dok. Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom
DAYANORNEO, Pangkalan Bun – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat menangani kerusakan file slab di Kilometer 7 ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, akses di lokasi tersebut ditutup sementara hingga proses perbaikan selesai.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, mengatakan keputusan penutupan diambil setelah ditemukan retakan pada struktur slab yang berpotensi membahayakan pengguna jalan apabila tetap dilalui kendaraan.
“Kerusakan terjadi pada slab lantai jembatan sehingga perlu segera ditangani. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, akses sementara kami tutup selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Juni Gultom, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan, penanganan dilakukan menggunakan metode grouting beton khusus yang dirancang agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat, sekaligus menghasilkan kekuatan struktur yang setara dengan konstruksi sebelumnya.
Menurut Juni, penyebab pasti kerusakan masih dalam proses kajian teknis. Namun, dugaan awal mengarah pada tingginya beban kendaraan yang melintasi ruas tersebut.
“Secara pasti masih kami teliti, tetapi indikasi awal karena beban kendaraan yang melintas melebihi kapasitas. Ke depan kami akan memperkuat pengawasan terhadap muatan kendaraan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.
Selama pekerjaan berlangsung, masyarakat diminta memanfaatkan jalur alternatif. Pengguna jalan menuju Lamandau diarahkan melalui Simpang Runtu, sedangkan kendaraan tujuan Sukamara dapat melewati jalur Lamandau–Sukamara. Sementara pengendara menuju Kotawaringin Lama juga disarankan menggunakan rute alternatif melalui Lamandau apabila memungkinkan.
Juni menambahkan, perbaikan memanfaatkan anggaran pemeliharaan rutin ruas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama. Penanganan dilakukan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, Polres Kotawaringin Barat, dan Dinas Perhubungan yang turut membantu pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
PUPR Kalteng menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan sehingga ruas strategis tersebut kembali dapat difungsikan secara normal dan aman bagi seluruh pengguna jalan. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar