Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

Tambang Tanpa Izin Direbut Negara, 1.699 Hektare Lahan PT AKT Resmi Dikuasai Satgas PKH

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
  • visibility 325
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Negara akhirnya memukul meja. Lahan tambang batu bara seluas 1.699 hektare di Kalimantan Tengah yang bertahun-tahun dikuasai PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) tanpa izin resmi kini direbut kembali. Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) mengeksekusi pengambilalihan kawasan tersebut pada Kamis (22/1/2026), sekaligus mengakhiri praktik tambang ilegal yang dinilai merugikan keuangan negara secara masif.

Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, menegaskan langkah ini bukan seremoni, melainkan tindakan hukum yang tegas. Ketua Pelaksana Satgas PKH Febrie Adriansyah memimpin langsung penguasaan lapangan di Kabupaten Murung Raya, didampingi Wakil Ketua Pelaksana Tugas-1 Letjen TNI Richard Taruli Tampubolon dan Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono.

“Satgas PKH mengambil alih kembali lahan seluas 1.699 hektare yang selama ini dikuasai PT AKT secara melawan hukum,” kata Barita.

Ia mengungkapkan bahwa izin operasi PT AKT telah dicabut Kementerian ESDM sejak 19 Oktober 2017. Artinya, hampir sembilan tahun perusahaan tersebut tetap menguasai dan mengeksploitasi kawasan tanpa dasar hukum.

“Lebih parah lagi, PKP2B yang sudah dicabut justru dijadikan jaminan utang ke pihak lain tanpa persetujuan pemerintah. Ini bentuk pembangkangan terang-terangan terhadap negara,” tegasnya.

Satgas PKH juga menemukan PT AKT masih melakukan eksplorasi dan aktivitas tambang hingga Desember 2025 tanpa menyampaikan RKAB. Atas rangkaian pelanggaran itu, pemerintah menjatuhkan denda administratif fantastis senilai Rp4,24 triliun.

“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini perampasan hak negara dan perusakan tata kelola pertambangan,” ujar Barita.

Di lokasi, Satgas PKH mencatat lebih dari 130 unit alat berat dan kendaraan tambang milik PT AKT kini berada dalam pengawasan negara. Untuk memastikan tidak ada upaya penguasaan ulang, TNI AD mengerahkan 65 personel gabungan dari Yon TP 883 dan Kodim 1013/Muara Teweh.

“Negara hadir dan tidak akan lagi memberi ruang bagi tambang ilegal,” pungkas Barita. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seremoni Kartini atau Investasi Masa Depan? Pemprov Kalteng Dorong PAUD Tak Sekadar Ajang Lomba

    Seremoni Kartini atau Investasi Masa Depan? Pemprov Kalteng Dorong PAUD Tak Sekadar Ajang Lomba

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 204
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Peringatan Hari Kartini ke-147 di Kalimantan Tengah diwarnai lomba fashion show dan mewarnai anak usia dini. Namun di balik panggung penuh warna itu, Pemerintah Provinsi Kalteng mengirim pesan tegas: pendidikan anak usia dini tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. Kegiatan yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Senin (27/4/2026), menghadirkan Bunda PAUD […]

  • Video Viral Ucapan Ultah Istri Gubernur, Agustiar Sebut Ada yang Menggerakkan 40 Akun

    Video Viral Ucapan Ultah Istri Gubernur, Agustiar Sebut Ada yang Menggerakkan 40 Akun

    • calendar_month Rab, 2 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 78
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Polemik video viral ucapan selamat ulang tahun untuk Aisyah Thisia Halijam, istri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, kembali menjadi sorotan. Di tengah ramainya perbincangan di media sosial, Agustiar mengungkap dugaan adanya pihak yang menggerakkan sejumlah akun untuk memperbesar isu tersebut. Pernyataan itu disampaikan Agustiar saat menerima Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan di […]

  • Perbaikan Pengadaan Jadi Titik Krusial di Barito Timur

    Perbaikan Pengadaan Jadi Titik Krusial di Barito Timur

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempatkan tata kelola pengadaan barang dan jasa sebagai titik paling krusial dalam pembenahan keuangan daerah di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya kebutuhan pembangunan, KPK mengingatkan setiap proyek pemerintah harus berjalan transparan, kompetitif, dan bebas dari pengondisian. Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) […]

  • Pemerintah Pastikan Percepat Pemulihan Pascakonflik Sosial Papua Pegunungan

    Pemerintah Pastikan Percepat Pemulihan Pascakonflik Sosial Papua Pegunungan

    • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MAHARATINEWS, Palangka Raya – Ratusan rumah warga di Kabupaten Jayawijaya masih menunggu pembangunan kembali pascakonflik sosial yang melanda daerah tersebut. Pemerintah pusat pun bergerak menyusun langkah percepatan lewat Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascakonflik Sosial di Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, yang digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Bupati Jayawijaya […]

  • Wagub Kalteng Tegaskan Domino Bukan Lagi Permainan Biasa: ORADO Harus Cetak Prestasi Nasional

    Wagub Kalteng Tegaskan Domino Bukan Lagi Permainan Biasa: ORADO Harus Cetak Prestasi Nasional

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menegaskan bahwa domino tidak bisa lagi dipandang sebagai sekadar permainan santai. Melalui pelantikan pengurus Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalteng, pemerintah mendorong transformasi serius menuju olahraga prestasi yang siap bersaing di level nasional. Pelantikan pengurus ORADO provinsi hingga kabupaten/kota ini menjadi titik awal penguatan organisasi […]

  • Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 76
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menekan Kalimantan Tengah. Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan memunculkan kekhawatiran terhadap kesehatan. Situasi tersebut mendorong Anggota Fraksi PAN DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, meminta pemerintah bergerak lebih serius. Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada […]

expand_less