Persiapan HUT Kalteng Dikebut, Sekda Tegas: Jangan Jadi Acara Seremonial Kosong
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Rab, 15 Apr 2026
- visibility 249
- comment 0 komentar

Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden saat memimpin rapat.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tak ingin peringatan Hari Jadi ke-69 berjalan biasa-biasa saja. Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden secara tegas mengultimatum seluruh panitia agar bergerak cepat dan meninggalkan pola kerja lamban.
Dalam rapat lanjutan yang digelar di Aula Bajakah, Kantor Gubernur, Senin (13/4/2026), Linae menyoroti langsung potensi keterlambatan jika koordinasi tidak segera diperkuat. Ia menilai, waktu yang tersisa menuju bulan Mei sudah sangat terbatas.
“Tidak ada lagi alasan menunda. Semua harus langsung jalan. Kalau masih menunggu, kita akan tertinggal,” tegasnya dengan nada serius.
Menurutnya, struktur kepanitiaan yang telah ditetapkan melalui keputusan gubernur sudah jelas membagi peran dan tanggung jawab. Karena itu, ia meminta setiap koordinator seksi berhenti pada tahap wacana dan segera masuk ke tahap eksekusi.
“Jangan hanya rapat dan konsep. Yang kita butuhkan sekarang adalah aksi nyata,” ujarnya.
Linae juga mengkritisi kecenderungan kegiatan hari jadi yang kerap terjebak pada seremoni tanpa dampak. Ia menegaskan, pola tersebut harus diubah jika pemerintah ingin mendapatkan kepercayaan publik.
“Kita tidak butuh acara yang hanya ramai di atas kertas. Yang kita butuhkan adalah kegiatan yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia bahkan memerintahkan seluruh koordinator untuk mempresentasikan rencana program pada hari yang sama sebagai bentuk kontrol langsung terhadap kesiapan panitia.
Rapat tersebut dihadiri jajaran kepala OPD, termasuk Kepala Biro Administrasi Pimpinan Johni Sonder. Seluruh peserta diminta memperkuat koordinasi lintas sektor agar tidak terjadi tumpang tindih program maupun kegagalan pelaksanaan.
Dengan nada tegas, Linae menutup arahannya dengan satu pesan: HUT Kalteng harus menjadi panggung kerja nyata pemerintah, bukan sekadar rutinitas tahunan tanpa makna. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar