Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

Ekspor Batu Bara Indonesia Anjlok 20 Persen

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Jakarta – Kinerja ekspor batu bara Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mengalami penurunan tajam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor komoditas batu bara terkoreksi hingga 20,27 persen secara kumulatif, menjadi US$22,17 miliar atau setara Rp371,3 triliun dengan asumsi kurs Rp16.748 per dolar AS.

Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$27,8 miliar. Penurunan ini sekaligus menandai melemahnya salah satu komoditas andalan ekspor nasional.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan bahwa penurunan nilai ekspor batu bara juga sejalan dengan susutnya volume pengiriman. Secara kumulatif, volume ekspor batu bara turun 3,9 persen menjadi 354,64 juta ton, lebih rendah dibandingkan Januari–November 2024 yang tercatat 369,31 juta ton.

“Secara kumulatif ekspor batu bara turun 20,27 persen,” ujar Pudji dalam konferensi pers daring, Senin (1/5/2026).

BPS mencatat pelemahan kinerja ekspor batu bara berkorelasi dengan menurunnya permintaan dari dua pasar utama, yakni China dan India. Nilai ekspor bahan bakar mineral (HS 27) ke China tercatat anjlok 27,18 persen menjadi US$9,16 miliar, sementara ekspor ke India turun 24,70 persen ke level US$4,89 miliar.

Di sisi lain, ekspor nonmigas ke China justru didominasi oleh komoditas besi dan baja dengan nilai mencapai US$58,24 miliar, menunjukkan pergeseran komposisi perdagangan.

Meski batu bara melemah, BPS mencatat sejumlah komoditas unggulan nonmigas justru menunjukkan tren positif. Ekspor besi dan baja meningkat 9,12 persen menjadi US$25,57 miliar, sementara ekspor CPO dan turunannya melonjak signifikan sebesar 19,15 persen ke level US$21,63 miliar.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Indonesia pada November 2025 masih mencatat surplus sebesar US$2,66 miliar, menandai surplus selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Surplus ini terutama ditopang oleh sektor nonmigas sebesar US$4,64 miliar, meskipun sektor migas masih mengalami defisit US$1,81 miliar akibat impor minyak mentah dan hasil minyak.

BPS mengingatkan, meski surplus masih terjaga, terdapat risiko penyusutan ke depan. Dorongan pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi berpotensi meningkatkan impor, yang dapat menekan kinerja neraca perdagangan jika tidak diimbangi dengan penguatan ekspor bernilai tambah. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perputaran Uang Judi Online Rp286,84 Triliun Sepanjang 2025

    Perputaran Uang Judi Online Rp286,84 Triliun Sepanjang 2025

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat perputaran dana judi online (judol) sepanjang tahun 2025 masih berada pada level yang mengkhawatirkan, meski menunjukkan tren penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Total nilai transaksi judol selama 2025 mencapai Rp286,84 triliun, yang terekam dalam ratusan juta transaksi keuangan. Kepala Biro Humas PPATK Natsir Kongah mengungkapkan, angka […]

  • Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

    Kejar-kejaran di Trans Kalimantan Berujung Penangkapan Kurir Narkoba 35 Kg

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangkaraya – Aparat Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah membongkar upaya penyelundupan narkotika skala besar setelah menggagalkan pelarian dua pria yang membawa puluhan kilogram sabu di Jalan Trans Kalimantan. Aksi pengejaran berlangsung dramatis hingga ke kawasan hutan sebelum polisi berhasil menangkap kedua pelaku. Kapolda Kalimantan Tengah, Iwan Kurniawan, menjelaskan polisi mulai menaruh curiga terhadap sebuah mobil […]

  • Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    Wagub Edy Pratowo Dorong Pendidikan Siap Kerja, UMPR Jawab Lewat D1 Pertanian

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 27
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mendorong perubahan arah pendidikan tinggi saat menghadiri Wisuda Gelombang I Tahun 2026 di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Kamis (23/4/2026). Momentum wisuda yang meluluskan 723 mahasiswa itu sekaligus diwarnai peluncuran Program D1 Vokasi Pertanian dan peletakan batu pertama pembangunan UMPR Hall. Namun bagi pemerintah […]

  • Presiden Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Kecil di PNM Mekar di Bawah 9 Persen

    Presiden Prabowo Targetkan Kredit Rakyat Kecil di PNM Mekar di Bawah 9 Persen

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas untuk meringankan beban pembiayaan masyarakat kecil dengan menginstruksikan penurunan suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar hingga di bawah 9 persen. Kebijakan itu diumumkan Presiden saat memberikan arahan di Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menilai selama ini terjadi ketimpangan besar […]

  • Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 41
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus menjadi kekuatan nasional yang sepenuhnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara […]

  • Cabut Izin Asmin Bara Bronang! Jangan Lagi Rakyat dan Aparat Dibenturkan

    Cabut Izin Asmin Bara Bronang! Jangan Lagi Rakyat dan Aparat Dibenturkan

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Konflik lahan antara masyarakat adat dan PT Asmin Bara Bronang (ABB) menjadi perhatian publik. Warga menuding terjadi penggusuran paksa tanpa izin, tanpa pemberitahuan, dan tanpa ganti rugi. Di lapangan, ketegangan tak terhindarkan. Aparat dan warga berhadap-hadapan, sementara perusahaan dinilai justru luput dari sorotan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, […]

expand_less