Wagub Kalteng Tagih Peran Nyata Kadin, Dunia Usaha Jangan Jadi Penonton Pembangunan
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Jum, 10 Jul 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar

Dok. foto bersama.
DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengirim pesan tegas kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah. Di tengah besarnya potensi investasi dan ambisi mendorong pertumbuhan ekonomi, dunia usaha diminta tidak hanya hadir dalam forum-forum organisasi, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Pesan itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo saat menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kadin Kalimantan Tengah di Ballroom Hotel Best Western Palangka Raya, Jumat (10/7/2026).
Mengusung tema “Sinergi Dunia Usaha untuk Mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera”, forum tersebut tidak hanya menentukan arah kepengurusan lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi momentum menguji sejauh mana Kadin mampu menjawab tantangan investasi, industrialisasi, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Edy menegaskan pemerintah tidak dapat menjalankan agenda pembangunan sendirian. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada keberanian dunia usaha menangkap peluang investasi dan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian daerah.
“Kadin harus menjadi mitra strategis pemerintah. Jangan hanya menjadi tempat berhimpunnya pelaku usaha, tetapi harus mampu melahirkan gagasan, membuka investasi, memperkuat UMKM, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” tegas Edy.
Ia mengatakan Kalimantan Tengah memiliki sumber daya alam yang melimpah, namun potensi tersebut harus diolah menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar menghasilkan komoditas mentah.
“Potensi daerah kita sangat besar. Tantangannya sekarang adalah bagaimana dunia usaha mampu menghadirkan investasi yang berkualitas, mendorong hilirisasi, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kadin Kalimantan Tengah Rahmat Nasution Hamka menegaskan komitmennya menjaga kemitraan dengan pemerintah daerah sekaligus memperkuat peran organisasi dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.
“Kami ingin Kadin hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai solusi bagi dunia usaha. Kolaborasi dengan pemerintah akan terus diperkuat agar investasi tumbuh, pelaku usaha berkembang, dan ekonomi Kalimantan Tengah semakin maju,” kata Rahmat.
Dalam Musprov VIII tersebut, Rahmat Nasution Hamka menjadi satu-satunya calon yang mendaftar sebagai Ketua Kadin Kalimantan Tengah. Kondisi itu membuat forum lebih berfokus pada penyusunan arah organisasi dan program kerja dibandingkan kontestasi kepemimpinan.
Bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kepengurusan baru Kadin kini menghadapi tantangan yang lebih besar daripada sekadar menjalankan roda organisasi. Dunia usaha dituntut mampu menjadi lokomotif investasi, mempercepat hilirisasi sumber daya alam, memperkuat daya saing UMKM, serta memastikan pertumbuhan ekonomi daerah benar-benar dirasakan hingga ke masyarakat akar rumput. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar