Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Palangka Raya » Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Terapkan Skema Pembelajaran Khusus PAUD hingga SMP

Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Terapkan Skema Pembelajaran Khusus PAUD hingga SMP

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menerapkan skema khusus kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan 1447 Hijriah untuk seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta. Kebijakan ini dirancang agar proses pendidikan tetap berjalan seiring dengan penguatan pembinaan karakter dan nilai keagamaan peserta didik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menegaskan bahwa pengaturan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemko dalam menciptakan keseimbangan antara aktivitas akademik dan pelaksanaan ibadah puasa.

“Kami menyesuaikan pola pembelajaran selama Ramadan agar siswa tetap produktif, tetapi tidak terbebani secara fisik,” kata Jayani, Senin (16/2/2026).

Pemko Palangka Raya mengawali kebijakan ini dengan menetapkan pembelajaran mandiri pada 18–21 Februari 2026. Selama periode tersebut, peserta didik menjalankan aktivitas pembelajaran di rumah, lingkungan masyarakat, dan tempat ibadah sesuai arahan sekolah.

“Sekolah menyiapkan instrumen pemantauan kegiatan ibadah harian sebagai bagian dari evaluasi pembinaan karakter,” jelas Jayani.

Setelah itu, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung di sekolah mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026 dengan penyesuaian teknis. Pemerintah kota mengatur jam masuk lebih siang, yakni pukul 07.30 WIB, serta memangkas durasi setiap jam pelajaran.

“Kami menghentikan sementara apel pagi dan kegiatan fisik berat. Sekolah kami dorong memperbanyak kegiatan pembinaan akhlak, tadarus, pesantren kilat, serta bimbingan rohani sesuai keyakinan masing-masing siswa,” ujarnya.

Pemko Palangka Raya juga menetapkan libur akhir Ramadan dan Idulfitri pada 16–27 Maret 2026. Kegiatan belajar akan kembali normal pada 30 Maret 2026. Jayani memastikan kebijakan ini tetap fleksibel mengikuti arahan pusat.

“Jika ada perubahan kebijakan dari kementerian terkait, Pemko Palangka Raya siap menyesuaikan agar layanan pendidikan tetap berjalan selaras dengan kebijakan nasional,” tutupnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    Malam Bakat Jagau Nyai Kalteng 2026 Bergema, Duta Budaya Harus Jadi Wajah Pariwisata Daerah

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 42
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Suasana GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya dipenuhi semangat budaya dan kreativitas generasi muda saat Malam Unjuk Bakat Jagau Nyai Kalimantan Tengah Tahun 2026 digelar, Senin (18/5/2026) malam. Ajang yang menjadi bagian dari Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 itu menghadirkan penampilan para finalis dari seluruh daerah di Kalimantan Tengah. Penjabat (Pj.) […]

  • Eleazar Josiah Alumni SMAN 2 Palangka Raya Sukses Tuntaskan KKN Unair Berbasis SDGs di Lamongan

    Eleazar Josiah Alumni SMAN 2 Palangka Raya Sukses Tuntaskan KKN Unair Berbasis SDGs di Lamongan

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Lamongan – Kiprah alumni SMAN 2 Palangka Raya kembali mencuri perhatian melalui kegiatan pengabdian masyarakat di tingkat nasional. Eleazar Josiah Tirtakusuma, mahasiswa Universitas Airlangga yang tergabung dalam Tim BBK 7, menuntaskan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bakalrejo, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, selama periode 6 Januari hingga 2 Februari 2025. Jojo, […]

  • Sawit Kalteng Harus Jadi Kekuatan Strategis di Tengah “Perang Energi”

    Sawit Kalteng Harus Jadi Kekuatan Strategis di Tengah “Perang Energi”

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Anggota MPR RI/DPD RI dari Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menegaskan bahwa komoditas sawit harus menjadi kekuatan strategis daerah di tengah dinamika global yang kian mengarah pada “perang energi”. Mengacu data Badan Pusat Statistik, luas perkebunan sawit di Kalteng mencapai sekitar 2,16 juta hektare. Angka ini menempatkan Kalteng sebagai salah satu wilayah […]

  • Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Tak Boleh Bocor

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan alam Indonesia harus menjadi kekuatan nasional yang sepenuhnya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat. Penegasan itu disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara […]

  • Kalimantan Tengah Tancap Gas Menuju Lumbung Pangan Nasional

    Kalimantan Tengah Tancap Gas Menuju Lumbung Pangan Nasional

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 291
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Pulang Pisau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan ambisinya menjadikan daerah ini sebagai lumbung pangan nasional melalui percepatan Program Optimalisasi Lahan. Komitmen itu ditunjukkan dalam Panen Raya Demplot Padi PT Pupuk Indonesia di Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (10/2/2026). Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo hadir mewakili Gubernur Agustiar Sabran bersama […]

  • Prabowo Ingin Kampus Jadi Problem Solver Daerah

    Prabowo Ingin Kampus Jadi Problem Solver Daerah

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai mengarahkan perguruan tinggi sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan daerah. Kampus tidak lagi hanya diposisikan sebagai ruang akademik yang menghasilkan lulusan dan penelitian, tetapi didorong menjadi pusat solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah daerah—dari pengelolaan sampah, penataan kawasan, hingga inovasi teknologi lingkungan. Arah baru itu mengemuka setelah […]

expand_less