Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Beranda » Palangka Raya » Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Terapkan Skema Pembelajaran Khusus PAUD hingga SMP

Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Terapkan Skema Pembelajaran Khusus PAUD hingga SMP

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
  • visibility 115
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menerapkan skema khusus kegiatan pembelajaran selama bulan Ramadan 1447 Hijriah untuk seluruh satuan pendidikan PAUD, SD, dan SMP negeri maupun swasta. Kebijakan ini dirancang agar proses pendidikan tetap berjalan seiring dengan penguatan pembinaan karakter dan nilai keagamaan peserta didik.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menegaskan bahwa pengaturan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemko dalam menciptakan keseimbangan antara aktivitas akademik dan pelaksanaan ibadah puasa.

“Kami menyesuaikan pola pembelajaran selama Ramadan agar siswa tetap produktif, tetapi tidak terbebani secara fisik,” kata Jayani, Senin (16/2/2026).

Pemko Palangka Raya mengawali kebijakan ini dengan menetapkan pembelajaran mandiri pada 18–21 Februari 2026. Selama periode tersebut, peserta didik menjalankan aktivitas pembelajaran di rumah, lingkungan masyarakat, dan tempat ibadah sesuai arahan sekolah.

“Sekolah menyiapkan instrumen pemantauan kegiatan ibadah harian sebagai bagian dari evaluasi pembinaan karakter,” jelas Jayani.

Setelah itu, kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung di sekolah mulai 23 Februari hingga 14 Maret 2026 dengan penyesuaian teknis. Pemerintah kota mengatur jam masuk lebih siang, yakni pukul 07.30 WIB, serta memangkas durasi setiap jam pelajaran.

“Kami menghentikan sementara apel pagi dan kegiatan fisik berat. Sekolah kami dorong memperbanyak kegiatan pembinaan akhlak, tadarus, pesantren kilat, serta bimbingan rohani sesuai keyakinan masing-masing siswa,” ujarnya.

Pemko Palangka Raya juga menetapkan libur akhir Ramadan dan Idulfitri pada 16–27 Maret 2026. Kegiatan belajar akan kembali normal pada 30 Maret 2026. Jayani memastikan kebijakan ini tetap fleksibel mengikuti arahan pusat.

“Jika ada perubahan kebijakan dari kementerian terkait, Pemko Palangka Raya siap menyesuaikan agar layanan pendidikan tetap berjalan selaras dengan kebijakan nasional,” tutupnya. (red-fe)

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen

    Indonesia Pimpin Pertumbuhan Ekonomi G20, Capai 5,61 Persen

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta — Di tengah perlambatan ekonomi global yang masih membayangi banyak negara besar, Indonesia justru mencatat lompatan pertumbuhan yang impresif. Pemerintah mengumumkan ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen, menjadikannya salah satu yang tertinggi di antara negara-negara G20—mengungguli sejumlah kekuatan ekonomi dunia seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Korea Selatan, hingga Arab Saudi. Capaian tersebut menjadi sorotan dalam rapat […]

  • Ini Tahun Terakhir! Dishub Kalteng Ngebut Urus Nasib 5 Lulusan Polbit di Tengah Anggaran Mepet

    Ini Tahun Terakhir! Dishub Kalteng Ngebut Urus Nasib 5 Lulusan Polbit di Tengah Anggaran Mepet

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
    • account_circle fe
    • visibility 22
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Waktu tak lagi berpihak pada lulusan Pola Pembibitan (Polbit) PTDI-STTD Provinsi Kalimantan Tengah. Tahun 2026 dipastikan menjadi periode terakhir penerimaan CPNS lewat jalur ini, memaksa Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah bergerak cepat mengejar tenggat pengusulan e-Formasi di tengah kondisi anggaran yang belum sepenuhnya aman. Persoalan itu dibahas tuntas dalam rapat pengusulan […]

  • 21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    21 Bulan Pemerintahan: 14 Capaian Diungkap, Tapi Presiden Minta Jangan Cepat Puas

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 46
    • 0Komentar

    JAKARTA, Dayaborneo – Presiden Prabowo Subianto membuka sejumlah capaian pemerintah selama 21 bulan bekerja dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Jumat (14/8/2026). Pidato tersebut tidak sekadar menyajikan deretan angka. Prabowo menggunakan capaian di sektor pangan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur hingga ekonomi rakyat sebagai gambaran arah pemerintahannya. […]

  • Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    Kemenag Putuskan 1 Syawal 1447 Hijriah pada 19 Maret

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DAYABONEO, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan akan menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah melalui sidang isbat pada 19 Maret 2026. Sidang penentuan hari raya itu digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan seluruh […]

  • Presiden Turun Langsung ke Kalteng, Puluhan Ribu Hotspot Jadi Sorotan

    Presiden Turun Langsung ke Kalteng, Puluhan Ribu Hotspot Jadi Sorotan

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026), membawa pesan kuat di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih membayangi sejumlah wilayah. Presiden tidak hanya menerima laporan, tetapi turun langsung untuk melihat kebutuhan penanganan karhutla di lapangan. Presiden tiba di Bandara Tjilik Riwut setelah melakukan kunjungan […]

  • Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 81
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menekan Kalimantan Tengah. Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan memunculkan kekhawatiran terhadap kesehatan. Situasi tersebut mendorong Anggota Fraksi PAN DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, meminta pemerintah bergerak lebih serius. Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada […]

expand_less