Selasa, 28 Jul 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kanwil Kemenkum Kalteng Kawal Lima Raperbup Gunung Mas

Kanwil Kemenkum Kalteng Kawal Lima Raperbup Gunung Mas

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mengawal pembentukan produk hukum daerah yang berkualitas. Melalui Rapat Pengharmonisasian, Pembulatan, dan Pemantapan Konsepsi, Kanwil Kemenkum Kalteng membahas lima Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Kabupaten Gunung Mas guna memastikan regulasi yang disusun memiliki landasan hukum kuat, selaras dengan aturan yang lebih tinggi, dan implementatif bagi pembangunan daerah.

Kegiatan yang digelar di Palangka Raya, Kamis (30/4/2026), itu menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Lima Raperbup yang masuk dalam pembahasan meliputi penerapan Whistleblowing System di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 29 Tahun 2025 tentang standar harga satuan dan biaya umum Tahun Anggaran 2026, penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, standar biaya Tahun Anggaran 2027, serta kebijakan wajib belajar satu tahun prasekolah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, Hajrianor, menegaskan bahwa harmonisasi regulasi bukan sekadar tahapan formal dalam penyusunan peraturan, tetapi langkah substansial untuk memastikan setiap kebijakan daerah memiliki kepastian hukum dan arah implementasi yang jelas.

Menurutnya, regulasi yang baik akan menjadi fondasi bagi tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga menilai sejumlah rancangan kebijakan yang dibahas menunjukkan komitmen progresif Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, terutama dalam memperkuat sistem pengawasan internal melalui Whistleblowing System dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program wajib belajar satu tahun prasekolah.

Sementara itu, Inspektur Pembantu Khusus Kabupaten Gunung Mas, Beni Boas, mengapresiasi dukungan Kanwil Kemenkum Kalteng yang dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam menyempurnakan substansi regulasi agar tidak menimbulkan multitafsir saat diterapkan.

Melalui harmonisasi ini, Kanwil Kemenkum Kalteng terus memperkuat komitmennya menghadirkan produk hukum daerah yang responsif, adaptif terhadap kebutuhan zaman, dan berorientasi pada kepentingan publik demi mendukung pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin maju dan berkelanjutan. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKA PMII Kalteng Gelar Bukber dan Diskusi: Kaderisasi Wajib Diperkuat, Alumni Diminta Turun Tangan

    IKA PMII Kalteng Gelar Bukber dan Diskusi: Kaderisasi Wajib Diperkuat, Alumni Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kalimantan Tengah menggelar buka puasa bersama sekaligus diskusi konsolidasi bertajuk “Merajut Kiprah IKA PMII Kalteng Masa Kini” di Palangka Raya, Sabtu (28/2/2026) sore. Forum ini memantapkan arah gerak organisasi alumni agar tidak berhenti pada seremoni, tetapi menghasilkan agenda kerja yang terukur. Ketua IKA […]

  • Gas Melon Sulit Didapat, Disdagperin Kalteng Temukan LPG Subsidi di Bisnis Laundry

    Gas Melon Sulit Didapat, Disdagperin Kalteng Temukan LPG Subsidi di Bisnis Laundry

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Keluhan masyarakat terkait langkanya elpiji 3 kilogram di Kota Palangka Raya ternyata tidak sepenuhnya disebabkan oleh persoalan pasokan. Setelah melakukan serangkaian pengawasan bersama Pertamina, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalimantan Tengah menemukan indikasi penggunaan gas bersubsidi oleh sejumlah usaha laundry yang tidak termasuk kelompok penerima subsidi. Temuan tersebut muncul saat tim gabungan […]

  • Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

    Prabowo Sentil Narasi Pesimisme: Mau Kabur ke Yaman, Silakan

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Cilacap – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan pernyataan keras yang langsung menyita perhatian publik saat meresmikan groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026). Di tengah pidato yang menekankan pentingnya optimisme dan kerja nyata untuk bangsa, Prabowo menyentil keras pihak-pihak yang dinilainya terus membangun narasi pesimisme terhadap masa depan Indonesia. “Mungkin […]

  • Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    Peresmian 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah Digeber

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tancap gas mendukung langkah strategis pemerintah pusat dalam memperkuat infrastruktur layanan publik dan ketahanan pangan. Peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri dinilai menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi daerah yang dampaknya langsung menyentuh lapangan kerja, logistik, hingga perputaran usaha […]

  • Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

    Resep Wadi Bumbu Rempah, Sajian Tradisional Dayak yang Kaya Cita Rasa

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 3
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA, Wadi menjadi salah satu kuliner legendaris masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah yang hingga kini masih banyak dinikmati. Hidangan ini berasal dari teknik pengawetan ikan melalui proses fermentasi tradisional, sehingga menghasilkan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma khas yang menjadi ciri utamanya. Dahulu, wadi dibuat sebagai solusi untuk menyimpan hasil tangkapan ikan air tawar agar […]

  • Dudung Buka Kartu di Hadapan Dubes Belanda, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

    Dudung Buka Kartu di Hadapan Dubes Belanda, Investasi hingga Ketahanan Pangan Jadi Sorotan

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Pemerintah Indonesia mengirim sinyal kuat kepada dunia internasional. Di hadapan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memaparkan langsung arah pembangunan nasional di era Presiden Prabowo Subianto, mulai dari program Makan Bergizi Gratis hingga agenda besar memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. […]

expand_less