Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Fordayak Segel Kantor Mandiri Tunas Finance, Ada Apa? 

Fordayak Segel Kantor Mandiri Tunas Finance, Ada Apa? 

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Kesabaran Forum Pemuda Dayak (Fordayak) tampaknya telah mencapai batas. Setelah mengaku berulang kali menempuh jalur mediasi tanpa hasil yang jelas, organisasi tersebut akhirnya melakukan aksi penyegelan terhadap kantor PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Jalan G. Obos, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

Aksi itu dipicu sengketa objek jaminan fidusia milik CV Cahaya Borneo yang disebut telah menggantung selama hampir empat tahun tanpa kepastian penyelesaian. Fordayak menilai persoalan tersebut bukan lagi sekadar hubungan antara debitur dan perusahaan pembiayaan, melainkan menyangkut transparansi, hak nasabah, dan kepastian hukum.

Koordinator aksi Fordayak, Zakaria Gasan, mengatakan pihaknya terpaksa mengambil langkah lebih keras setelah berbagai upaya komunikasi yang dilakukan tidak menghasilkan penyelesaian yang dianggap memadai.

“Kami sudah beberapa kali meminta penjelasan dan melakukan pertemuan, tetapi tidak ada titik terang. Karena itu hari ini kami melakukan penyegelan sampai ada solusi yang tidak memberatkan debitur,” tegas Zakaria.

Menurut Fordayak, persoalan bermula pada 2021 ketika satu unit truk milik CV Cahaya Borneo yang menjadi objek jaminan fidusia diserahkan kepada MTF akibat keterlambatan pembayaran selama 56 hari. Namun setelah aset tersebut diserahkan, debitur mengaku tidak pernah menerima informasi mengenai proses penjualan kendaraan, hasil pelelangan maupun rincian kewajiban yang tersisa.

“Kalau kendaraan sudah dijual, berapa nilainya, bagaimana perhitungannya, dan apakah masih ada kewajiban debitur? Itu yang menurut pengakuan nasabah tidak pernah dijelaskan secara terbuka,” kata Zakaria.

Persoalan tersebut kembali mencuat pada 2026 ketika CV Cahaya Borneo mengajukan pembiayaan ke perbankan dan mengetahui status kolektibilitasnya berada pada kategori lima dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Ketua Harian Fordayak, Ziburahman, menilai kondisi itu menunjukkan adanya persoalan yang belum terselesaikan secara tuntas.

“Empat tahun berlalu, tetapi dampaknya masih dirasakan debitur. Ketika ingin mengembangkan usaha dan mengakses modal, justru muncul kendala yang selama ini tidak pernah dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.

Di tengah aksi penyegelan, pihak MTF akhirnya memberikan tanggapan singkat. Seorang karyawan yang memperkenalkan diri bernama Yadi mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan rinci karena harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan kantor pusat dan tim yang menangani persoalan tersebut.

“Tetap harus koordinasi kantor. Kita masih belum ada arahan karena ini kan ujungnya, jadi kami harus koordinasi dulu,” ujar Yadi saat dimintai keterangan awak media.

Namun ketika diminta menjelaskan lebih lanjut mengenai langkah yang akan ditempuh perusahaan pasca penyegelan maupun keberadaan perwakilan manajemen dan tim legal, pihak MTF belum memberikan jawaban substantif.

Fordayak menegaskan penyegelan akan tetap berlangsung hingga ada kejelasan atas tuntutan mereka, mulai dari penghapusan denda, pemulihan nama baik debitur dalam sistem informasi keuangan, hingga penyelesaian sengketa yang dinilai telah berlarut-larut selama empat tahun.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyentuh isu yang lebih luas: transparansi perusahaan pembiayaan dalam pengelolaan objek jaminan fidusia serta perlindungan hak-hak debitur setelah aset jaminan diserahkan. Sementara itu, publik masih menunggu penjelasan resmi manajemen PT Mandiri Tunas Finance terkait substansi tuntutan yang disampaikan Fordayak. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    Hari Kebangkitan Nasional dan Perjuangan Menjaga Identitas Budaya Dayak

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan lagi sekadar mengenang perjuangan melawan penjajahan di masa lalu. Di era modern saat ini, kebangkitan bangsa juga dimaknai sebagai perjuangan menjaga identitas budaya di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Di Kalimantan Tengah, semangat kebangkitan itu hidup melalui upaya masyarakat Dayak mempertahankan warisan budaya leluhur agar tidak hilang […]

  • Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

    Rakerda APDESI Harus Lahirkan Solusi bagi Pembangunan Desa

    • calendar_month 6 menit yang lalu
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 3
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang dijalankan pemerintah, Kabupaten Katingan menaruh harapan besar kepada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 sebagai forum untuk mencari terobosan baru dalam pembangunan desa. Pemerintah Kabupaten Katingan menilai tantangan yang dihadapi desa saat ini semakin kompleks. Selain dituntut […]

  • Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

    Reforma Agraria Disorot, Agustiar Sabran Sambut Pejabat Pusat di Kalteng

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Gubernur Agustiar Sabran menyambut langsung kedatangan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dan Wakil Menteri ATR/BPN RI Ossy Dermawan di Bandara Tjilik Riwut, Rabu (22/4/2026). Penyambutan berlangsung dengan prosesi adat khas Dayak, namun pesan yang dibawa dalam kunjungan ini jauh dari sekadar seremoni. Kunjungan kerja Komisi II DPR RI […]

  • Dishut Kalteng Bawa Pesan Alam dan Budaya di Karnaval FBIM 2026

    Dishut Kalteng Bawa Pesan Alam dan Budaya di Karnaval FBIM 2026

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah ikut memanaskan atmosfer Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 dengan parade bertema budaya Dayak dan pelestarian hutan, Minggu (17/5/2026). Penampilan Dishut Kalteng menjadi simbol bahwa identitas Kalimantan tidak hanya berdiri pada adat, tetapi juga kekayaan alam yang masih terjaga. Rombongan parade Dishut tampil dengan […]

  • Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

    Ekonomi Kalimantan Tengah 2026 Diyakini Tetap Tumbuh Positif Di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis perekonomian daerah tetap tumbuh positif sepanjang tahun 2026 meski dunia masih dibayangi perlambatan ekonomi global, gejolak geopolitik, dan fluktuasi pasar keuangan internasional. Optimisme tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Betang Hapakat Kantor Perwakilan Bank […]

  • Kejurnas Offroad 2026 Dimulai, Gubernur: Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional

    Kejurnas Offroad 2026 Dimulai, Gubernur: Kalteng Siap Jadi Tuan Rumah Event Nasional

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya — Aroma lumpur, raungan mesin, dan adrenalin ekstrem membakar kawasan Sirkuit Sukamulya Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, saat Kejuaraan Nasional Adventure Offroad Putaran II Piala Gubernur dan Tangkiling Offroad Extreme 4 Tahun 2026 resmi dibuka, Sabtu (16/5/2026). Gubernur Agustiar Sabran hadir langsung bersama unsur Forkopimda membuka ajang nasional yang mempertemukan offroader dari berbagai […]

expand_less