Dishut Kalteng Bawa Pesan Alam dan Budaya di Karnaval FBIM 2026
- account_circle D'Borneo
- calendar_month Ming, 17 Mei 2026
- visibility 91
- comment 0 komentar

Dok. Penampilan Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng dalam Karnaval Budaya FBIM 2026.
DAYABORNEO, Palangka Raya — Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah ikut memanaskan atmosfer Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 dengan parade bertema budaya Dayak dan pelestarian hutan, Minggu (17/5/2026).
Penampilan Dishut Kalteng menjadi simbol bahwa identitas Kalimantan tidak hanya berdiri pada adat, tetapi juga kekayaan alam yang masih terjaga.
Rombongan parade Dishut tampil dengan ornamen khas Dayak, atribut kehutanan, hingga pesan-pesan perlindungan lingkungan yang menyatu dalam semangat Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, mengatakan partisipasi pihaknya dalam FBIM merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga budaya sekaligus memperkuat kesadaran menjaga hutan Kalimantan.
“Melalui karnaval ini kita ingin ikut memeriahkan ulang tahun Kalimantan Tengah ke-69. Semoga Kalteng makin maju, makin sejahtera, makin berkah, dan tetap bermartabat,” ujarnya.
Menurut Agustan, masyarakat Dayak sejak dahulu hidup berdampingan dengan alam. Karena itu, pelestarian budaya tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga hutan dan lingkungan hidup.
“Kita ingin generasi muda memahami bahwa hutan bukan hanya sumber ekonomi, tetapi bagian dari kehidupan dan budaya masyarakat Kalimantan,” katanya.
Agustan berharap momentum FBIM menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus dibangun bersama dengan menjaga budaya dan alam.
“Harapan kita masyarakat Kalteng selalu bersyukur, hidup damai, bahagia, dan terus menjaga warisan daerah ini,” pungkasnya.
Karnaval FBIM 2026 sendiri diikuti seluruh kabupaten dan instansi di Kalimantan Tengah dengan menampilkan keberagaman budaya serta potensi daerah masing-masing. (red-fe)
- Penulis: D'Borneo

Saat ini belum ada komentar