Sabtu, 12 Sep 2026
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Fordayak Segel Kantor Mandiri Tunas Finance, Ada Apa? 

Fordayak Segel Kantor Mandiri Tunas Finance, Ada Apa? 

  • account_circle D'Borneo
  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

DAYABORNEO, Palangka Raya – Kesabaran Forum Pemuda Dayak (Fordayak) tampaknya telah mencapai batas. Setelah mengaku berulang kali menempuh jalur mediasi tanpa hasil yang jelas, organisasi tersebut akhirnya melakukan aksi penyegelan terhadap kantor PT Mandiri Tunas Finance (MTF) di Jalan G. Obos, Palangka Raya, Rabu (10/6/2026).

Aksi itu dipicu sengketa objek jaminan fidusia milik CV Cahaya Borneo yang disebut telah menggantung selama hampir empat tahun tanpa kepastian penyelesaian. Fordayak menilai persoalan tersebut bukan lagi sekadar hubungan antara debitur dan perusahaan pembiayaan, melainkan menyangkut transparansi, hak nasabah, dan kepastian hukum.

Koordinator aksi Fordayak, Zakaria Gasan, mengatakan pihaknya terpaksa mengambil langkah lebih keras setelah berbagai upaya komunikasi yang dilakukan tidak menghasilkan penyelesaian yang dianggap memadai.

“Kami sudah beberapa kali meminta penjelasan dan melakukan pertemuan, tetapi tidak ada titik terang. Karena itu hari ini kami melakukan penyegelan sampai ada solusi yang tidak memberatkan debitur,” tegas Zakaria.

Menurut Fordayak, persoalan bermula pada 2021 ketika satu unit truk milik CV Cahaya Borneo yang menjadi objek jaminan fidusia diserahkan kepada MTF akibat keterlambatan pembayaran selama 56 hari. Namun setelah aset tersebut diserahkan, debitur mengaku tidak pernah menerima informasi mengenai proses penjualan kendaraan, hasil pelelangan maupun rincian kewajiban yang tersisa.

“Kalau kendaraan sudah dijual, berapa nilainya, bagaimana perhitungannya, dan apakah masih ada kewajiban debitur? Itu yang menurut pengakuan nasabah tidak pernah dijelaskan secara terbuka,” kata Zakaria.

Persoalan tersebut kembali mencuat pada 2026 ketika CV Cahaya Borneo mengajukan pembiayaan ke perbankan dan mengetahui status kolektibilitasnya berada pada kategori lima dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Ketua Harian Fordayak, Ziburahman, menilai kondisi itu menunjukkan adanya persoalan yang belum terselesaikan secara tuntas.

“Empat tahun berlalu, tetapi dampaknya masih dirasakan debitur. Ketika ingin mengembangkan usaha dan mengakses modal, justru muncul kendala yang selama ini tidak pernah dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.

Di tengah aksi penyegelan, pihak MTF akhirnya memberikan tanggapan singkat. Seorang karyawan yang memperkenalkan diri bernama Yadi mengatakan pihaknya belum dapat memberikan penjelasan rinci karena harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan kantor pusat dan tim yang menangani persoalan tersebut.

“Tetap harus koordinasi kantor. Kita masih belum ada arahan karena ini kan ujungnya, jadi kami harus koordinasi dulu,” ujar Yadi saat dimintai keterangan awak media.

Namun ketika diminta menjelaskan lebih lanjut mengenai langkah yang akan ditempuh perusahaan pasca penyegelan maupun keberadaan perwakilan manajemen dan tim legal, pihak MTF belum memberikan jawaban substantif.

Fordayak menegaskan penyegelan akan tetap berlangsung hingga ada kejelasan atas tuntutan mereka, mulai dari penghapusan denda, pemulihan nama baik debitur dalam sistem informasi keuangan, hingga penyelesaian sengketa yang dinilai telah berlarut-larut selama empat tahun.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyentuh isu yang lebih luas: transparansi perusahaan pembiayaan dalam pengelolaan objek jaminan fidusia serta perlindungan hak-hak debitur setelah aset jaminan diserahkan. Sementara itu, publik masih menunggu penjelasan resmi manajemen PT Mandiri Tunas Finance terkait substansi tuntutan yang disampaikan Fordayak. (red-fe) 

  • Penulis: D'Borneo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Presiden Mengalir ke Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran: Negara Hadir untuk Rakyat

    Bantuan Presiden Mengalir ke Kalteng, Gubernur Agustiar Sabran: Negara Hadir untuk Rakyat

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan dari Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Nyepi. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Kamis (12/3/2026). Gubernur hadir bersama Ketua TP PKK […]

  • HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    HUT Barito Utara ke-76, Gubernur Agustiar Tantang Daerah Berhenti Andalkan SDA

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 57
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Muara Teweh – Di usia ke-76 Kabupaten Barito Utara, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam tidak akan cukup menjadi penopang pembangunan apabila tidak diimbangi inovasi dan pengelolaan yang berkelanjutan. Daerah didorong keluar dari zona nyaman dan mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Agustiar […]

  • Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    Kalteng Diselimuti Asap, DPR RI Syauqie Desak Pemerintah Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle fe
    • visibility 56
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menekan Kalimantan Tengah. Asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan memunculkan kekhawatiran terhadap kesehatan. Situasi tersebut mendorong Anggota Fraksi PAN DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, meminta pemerintah bergerak lebih serius. Menurutnya, penanganan karhutla tidak boleh berhenti pada […]

  • Kajati Baru Kalteng Datang, Gubernur Agustiar Minta Pembangunan Dikawal Ketat

    Kajati Baru Kalteng Datang, Gubernur Agustiar Minta Pembangunan Dikawal Ketat

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle fe
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA, Dayaborneo – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah bukan sekadar seremoni. Di tengah pembangunan daerah yang terus dikebut, kehadiran Kajati baru diharapkan memperkuat pengawasan sekaligus memastikan program pemerintah berjalan tanpa keluar dari koridor hukum. Harapan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menghadiri ramah tamah dan perkenalan Kajati Kalteng Hendrizal Husin […]

  • Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA di Bekasi

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Bekasi – Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi dengan menjenguk para korban di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026) pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Setibanya di rumah sakit, Presiden langsung meninjau ruang perawatan, mulai dari poli bedah hingga ruang Bougenville. Ia menyapa korban, berdialog dengan keluarga, serta memastikan […]

  • KPK Geledah PN Depok dan Sita Uang 50 Ribu Dolar AS

    KPK Geledah PN Depok dan Sita Uang 50 Ribu Dolar AS

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle D'Borneo
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DAYABORNEO, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang wajah lembaga peradilan. Tim penyidik menggeledah kantor dan rumah dinas Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok dan mengamankan uang tunai senilai 50.000 dolar Amerika Serikat, Selasa (10/2/2026). Temuan tersebut mempertebal dugaan praktik korupsi dalam penanganan perkara sengketa lahan yang kini menyeret pimpinan pengadilan. Juru Bicara KPK Budi […]

expand_less